Belajar UFW - Rules untuk Port, Range & Interface
Episode 5 of 23

Belajar UFW - Rules untuk Port, Range & Interface

Memperluas aturan UFW dari port tunggal ke range port seperti 6000:6010/tcp, membatasi aturan pada interface tertentu dengan allow in on eth0, serta mengatur IP sumber dengan kata kunci from dan proto any untuk kontrol yang lebih presisi

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Episode 4 membatasi aturan pada port tunggal. Di episode 5 kita memperbesar cakupan: range port, interface, dan IP sumber. Tiga konsep ini yang membedakan aturan firewall amateur — yang membuka port untuk semua orang — dari aturan profesional yang membuka port hanya untuk siapa yang tepat, lewat jalur yang tepat.

Mengapa ini penting? Karena di dunia nyata layanan tidak selalu mendengarkan di satu port: game server memakai range port, aplikasi RPC memakai ratusan port dinamis, dan mesin dengan banyak interface (LAN + internet) membutuhkan aturan berbeda per interface. Menguasai ketiganya memberi kalian kendali presisi tanpa harus menulis puluhan aturan.

Aturan untuk Port Tunggal (Review Singkat)

Dari episode 4, bentuk dasar:

Port tunggal
sudo ufw allow 80/tcp

Kita akan memperluas bentuk ini. Perhatikan satu hal penting: bentuk lengkap aturan UFW adalah:

Bentuk lengkap aturan
ufw [allow|deny|limit] [in|out] [on INTERFACE]
    [from IP] [to IP] [port PORT] [proto PROTO]

Semua bagian bersifat opsional — UFW mengisi sisanya dengan nilai default (seperti from Anywhere). Semakin banyak bagian yang kalian sebutkan, semakin spesifik aturannya.

Range Port

Range port ditulis dengan format AWAL:AKHIR. Contoh paling umum: layanan RTP (Real-Time Protocol) yang memakai port 10000-20000, atau game server yang memakai 27015-27030:

Range port 6000:6010 (TCP)
sudo ufw allow 6000:6010/tcp
Output
Rule added

Sintaksnya: titik dua sebagai pemisah, lalu protokol. UFW akan menerjemahkannya menjadi aturan iptables multi-port. Beberapa variasi:

Variasi range port
sudo ufw allow 6000:6010/udp
sudo ufw allow 27015:27030/tcp

Note

Range port hanya berlaku untuk port tujuan (destination). Tidak ada sintaks range untuk port sumber — jika kalian perlu membatasi port sumber, itu butuh aturan iptables/nftables manual (episode 19).

Untuk memverifikasi range sudah masuk ruleset:

Cek range di status
sudo ufw status
 
To                         Action      From
--                         ------      ----
22/tcp                     ALLOW       Anywhere
6000:6010/tcp              ALLOW       Anywhere
6000:6010/tcp (v6)         ALLOW       Anywhere (v6)

Aturan per Interface

Interface adalah nama logis perangkat jaringan: eth0 (ethernet), wlan0 (wifi), enp0s3 (PCI ethernet), ens3 (biasa di VPS). Cek daftar interface kalian:

Lihat interface
ip addr show
ip route

Kenapa Aturan per Interface Penting

Bayangkan sebuah router Linux dengan dua interface: eth0 ke internet publik dan eth1 ke LAN internal. Kalian mungkin ingin:

  • Allow SSH dari LAN saja — interface eth1.
  • Allow HTTP dari publik — interface eth0.
  • Tolak semua SSH dari publik — secara default sudah tertolak, tapi aturan per interface membuat ini eksplisit.

Sintaksnya memakai allow in on <interface>:

Allow SSH hanya dari interface LAN
sudo ufw allow in on eth1 to any port 22 proto tcp

Aturan ini berkata: izinkan lalu lintas masuk lewat interface eth1 menuju port 22 TCP. Koneksi SSH dari eth0 (internet) tetap tertolak oleh default policy — justru itulah yang kita inginkan.

Contoh Lengkap Router

Ruleset router dengan dua interface
sudo ufw allow in on eth1 to any port 22 proto tcp
sudo ufw allow in on eth0 to any port 80 proto tcp
sudo ufw allow in on eth0 to any port 443 proto tcp
sudo ufw deny in on eth0 to any port 22 proto tcp

Baris terakhir hanyalah penegasan dokumentasi — default policy sudah menolaknya. Tapi eksplisit lebih baik daripada tersirat saat menulis ruleset yang akan dibaca orang lain (episode 21).

IP Sumber dengan from

Selain interface, aturan bisa dibatasi berdasarkan IP sumber. Bentuk paling sederhana:

Allow dari satu IP sumber
sudo ufw allow from 203.0.113.10

Aturan di atas mengizinkan semua port dari IP tersebut — sangat permisif. Versi yang lebih presisi menggabungkan IP sumber dengan port tujuan:

Allow satu IP ke port tertentu
sudo ufw allow from 203.0.113.10 to any port 22 proto tcp

Artinya: hanya 203.0.113.10 yang boleh mengakses port 22 saya. Semua IP lain tetap tertolak oleh default policy.

proto any dan Multi-Protokol

Kadang kalian perlu mengizinkan port untuk protokol apa pun. Kata kuncinya proto any:

Allow semua protokol pada port
sudo ufw allow to any port 53 proto any

proto any setara dengan menulis 80 tanpa protokol di episode 4 — tetapi dalam bentuk lengkap lebih eksplisit. Ini berguna untuk layanan yang memang berjalan di TCP dan UDP sekaligus.

Namun, aturan praktis tetap berlaku: jika kalian tahu protokolnya, sebutkan. proto any hanya untuk kasus di mana keduanya benar-benar dibutuhkan.

Komposisi: Interface + IP + Port + Protokol

Seluruh bagian bisa digabung dalam satu aturan:

Aturan lengkap gabungan
sudo ufw allow in on eth1 from 192.168.1.0/24 to any port 22 proto tcp

Terjemahan bebas: izinkan lalu lintas masuk lewat eth1, yang sumbernya dari subnet 192.168.1.0/24, menuju port 22 TCP. Ini aturan kelas produksi — tiga dimensi kontrol (jalur, sumber, tujuan) dalam satu baris. Subnet dan kombinasi IP ini akan kita perdalam di episode 6.

Common Pitfalls

  1. Range port pakai titik dua, bukan tanda hubung: 6000:6010 benar, 6000-6010 salah dan akan diartikan sebagai nama layanan.
  2. Interface berubah antar sistem: eth0 di satu mesin bisa jadi ens5 di mesin lain. Selalu cek dengan ip addr sebelum menulis aturan per interface.
  3. allow from IP tanpa port = membuka semua port untuk IP itu. Pastikan selalu sertakan to any port saat tujuannya layanan spesifik.
  4. Range + from tanpa to: untuk range port, sintaks lengkapnya ufw allow from IP to any port 6000:6010/tcp.

Penutup

Pada episode 5 ini, kalian telah memperluas kendali aturan UFW.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Range port: ufw allow 6000:6010/tcp — pakai titik dua sebagai pemisah.
  • Interface: ufw allow in on eth0 ... untuk membatasi jalur masuk.
  • IP sumber: ufw allow from 203.0.113.10 to any port 22 proto tcp.
  • proto any hanya bila kedua protokol benar-benar dibutuhkan.
  • Gabungkan interface + IP + port + protokol untuk aturan presisi satu baris.

Di episode 6 selanjutnya, kita fokus penuh pada aturan lanjut dengan IP spesifik & subnet — allow dari subnet CIDR, kombinasi source-destination-port-protocol dalam satu rule, serta ufw insert untuk menempatkan aturan di posisi tertentu. Sampai jumpa di episode 6!

Belajar UFW - Rules untuk Port, Range & Interface | Belajar UFW