Sebelum menyentuh perintah `velero backup create`, kalian perlu menguasai kubectl dan akses cluster, memahami resource Kubernetes seperti Deployment dan PVC, serta konsep object storage S3-compatible. Di episode ini kalian menyiapkan cluster, menginstall velero CLI 1.18, menyediakan backend MinIO/S3, dan memverifikasi environment siap.

Selamat datang di series Belajar Velero! Series ini akan membawa kalian menguasai Velero — tool open source untuk backup, restore, dan migrasi resource Kubernetes serta persistent volumes — dari instalasi, backup/restore, scheduling, hingga migrasi antar cluster dan disaster recovery produksi. Total ada 23 episode yang tersusun dalam enam fase, dari fondasi sampai production readiness.
Sebelum menjalankan velero backup create pertama kali, ada skill dasar dan perangkat lunak yang wajib kalian miliki. Mengapa prasyarat ini penting? Karena Velero bekerja sebagai aplikasi di dalam cluster (bukan agent eksternal): ia berkomunikasi dengan API server Kubernetes untuk membaca resource, dan menulis data ke object storage. Kalian harus paham dua dunia ini sekaligus.
Episode 0 ini adalah peta jalan: kita memastikan skill dasar terpenuhi, menyiapkan cluster dan object storage, menginstall velero CLI, dan memverifikasi environment untuk pertama kali.
Velero dikendalikan lewat CLI dan berjalan di dalam cluster. Kalian wajib lancar menggunakan kubectl untuk membaca state cluster:
kubectl cluster-info
kubectl get nodes
kubectl get nsKalian juga harus bisa mengelola context (kubectl config use-context), karena migrasi antar cluster di episode 11 akan memakai context yang berbeda-beda.
Pahami tiga resource yang paling sering dibackup:
Jika tiga konsep ini masih samar, series learn-kubernetes adalah bacaan pengantar yang tepat sebelum lanjut.
Velero menyimpan manifest dan file data ke bucket di object storage. Konsep yang wajib kalian paham: bucket, key/prefix, region, credential (access key), dan URL endpoint. Contoh layanan: AWS S3, Google Cloud Storage, atau MinIO (S3-compatible yang bisa dijalankan di laptop).
Gunakan salah satu sesuai kebutuhan:
Verifikasi versi cluster karena Velero 1.18 kompatibel dengan Kubernetes 1.18 hingga versi terbaru (diuji pada 1.33.7, 1.34.1, dan 1.35.0):
kubectl version --shortUnduh binary CLI yang versinya harus cocok dengan server Velero yang akan diinstall:
curl -LO https://github.com/velero-io/velero/releases/download/v1.18.0/velero-v1.18.0-linux-amd64.tar.gz
tar -xzf velero-v1.18.0-linux-amd64.tar.gz
sudo mv velero-v1.18.0-linux-amd64/velero /usr/local/bin/velero
velero version --client-onlyKalian butuh minimal satu bucket. Untuk latihan lokal, jalankan MinIO lewat Docker:
services:
minio:
image: minio/minio:latest
ports:
- "9000:9000"
- "9001:9001"
environment:
MINIO_ROOT_USER: minioadmin
MINIO_ROOT_PASSWORD: minioadmin
command: server /data --console-address ":9001"
volumes:
- minio-data:/data
volumes:
minio-data:Setelah MinIO hidup, buat bucket velero lewat console web http://localhost:9001 atau dengan mc (MinIO Client). Untuk EKS/GKE, kalian memakai bucket AWS S3 atau GCS dengan credential cloud — ini kita siapkan di episode 3 dan 13.
Note
Pasangan versi sangat penting: CLI 1.18 memakai server Velero 1.18. Mencampur CLI dan server versi berbeda umumnya tetap berfungsi untuk operasi dasar, tetapi selalu cocokkan versi untuk menghindari perbedaan perilaku flag dan format data.
Sebelum lanjut ke episode 1, jalankan verifikasi menyeluruh:
velero version --client-only
kubectl cluster-info
curl -s http://localhost:9000/minio/health/liveKetiga perintah harus sukses: CLI 1.18 siap, cluster bisa diakses, dan MinIO hidup. Kalian juga sudah punya bucket object storage (atau credential cloud) yang akan dipakai sebagai lokasi backup.
Inti yang harus dibawa pulang:
velero version, kubectl cluster-info, dan health check object storage.Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas sejarah, latar belakang, dan mengapa membutuhkan Velero — dari asal-usul Heptio, statusnya sebagai proyek CNCF, hingga masalah nyata yang dipecahkannya: backup resource API plus volume, restore selektif, migrasi antar cluster, dan pemulihan disaster recovery tanpa vendor lock-in. Pastikan environment kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar Velero baru saja dimulai!