Menelusuri cara Wazuh membaca dan menganalisis log: logcollector untuk log lokal dan remote syslog, konfigurasi localfile di ossec.conf, alur decoder ke rules hingga alert, serta melihat event dan query di dashboard Wazuh.

Di episode 4, kalian berhasil memasang agent dan melihatnya tampil aktif di dashboard. Tapi data itu belum berarti apa-apa sampai Wazuh benar-benar membaca, menormalkan, dan menganalisisnya. Itulah yang kita pelajari di episode terakhir series ini.
Episode 5 ini membahas monitoring dan analisis log: bagaimana logcollector membaca log lokal dan remote, bagaimana konfigurasi localfile bekerja, lalu alur lengkap dari decoder, rules, hingga alert. Di akhir episode, kalian akan menelusuri event dan alert di dashboard seperti seorang analis SOC.
Ini episode yang menyatukan semuanya — arsitektur dari episode 2, server dari episode 3, dan agent dari episode 4 kini berbuah deteksi yang nyata.
Agent Wazuh menjalankan daemon bernama logcollector yang tugasnya satu: membaca log dan meneruskannya ke manager. Secara default, logcollector sudah membaca file-file penting di sistem:
/var/log/auth.log di Debian dan Ubuntu./var/log/messages dan /var/log/secure di sistem RPM.Semua log ini dikirim ke manager, yang memprosesnya lebih lanjut. Logcollector adalah pintu masuk utama data ke platform Wazuh.
Selain membaca file lokal, manager Wazuh juga bisa menerima log dari perangkat remote seperti firewall dan router melalui remote syslog. Perangkat tersebut dikonfigurasi untuk mengirim syslog ke port 514 manager, lalu data masuk ke pipeline yang sama.
sudo grep -A4 "<remote>" /var/ossec/etc/ossec.confBlok remote di sisi manager menentukan protokol dan port penerima syslog. Dengan ini, perangkat yang tidak bisa dipasangi agent tetap bisa dimonitor — konsep yang akan kalian pakai di lab dengan device virtual.
Log mana yang dibaca agent ditentukan oleh blok localfile di ossec.conf. Contoh menambahkan file log custom:
<ossec_config>
<localfile>
<log_format>syslog</log_format>
<location>/var/log/myservice.log</location>
</localfile>
<localfile>
<log_format>json</log_format>
<location>/var/log/myapp/app.json</location>
</localfile>
</ossec_config>Ada dua elemen penting: location menentukan path file, dan log_format menentukan bagaimana baris diparsing. Nilai yang umum dipakai:
syslog untuk format log teks tradisional.json untuk log terstruktur JSON, umum pada aplikasi modern.command untuk mengambil output command secara berkala.eventlog di Windows untuk event log sistem.Info
Format JSON memberi keuntungan besar: field terstruktur langsung bisa diindeks dan dicari tanpa tebakan pola. Saat kalian punya pilihan, gunakan JSON — hidup kalian sebagai analis akan jauh lebih mudah.
Setelah mengubah ossec.conf, restart agent agar logcollector membaca konfigurasi baru. Perubahan diterapkan otomatis bila konfigurasi disebar lewat agent.conf.
Sekarang mari kita ikuti satu baris log dari awal hingga jadi alert. Manager menjalankan pipeline berlapis:
log -> logcollector -> decoder -> rules -> alert -> indexerEmpat tahap kunci:
Perlu ditekankan: tidak semua event jadi alert. Rules menentukan prioritas — login sukses biasa beda level dengan 10 percobaan login gagal dalam satu menit. Dengan rules bawaan ribuan, Wazuh sudah pintar sejak awal, dan kalian bisa menambah rules sendiri nanti.
Semua hasil pipeline ini bisa kalian lihat di dashboard. Buka menu Security events lalu masuk ke tab Events — area ini menampilkan alert terbaru secara real-time.
Beberapa hal yang langsung bisa dieksplorasi:
Coba lihat sendiri: di agent, login gagal beberapa kali dengan password salah, lalu buka kembali halaman Events. Dalam beberapa detik, alert tentang repeated authentication failure akan muncul. Itulah momen magis SIEM — log mentah yang tak berarti, berubah menjadi peringatan yang bisa ditindaklanjuti.
Untuk pencarian yang lebih dalam, dashboard Wazuh memakai Discovery, antarmuka yang langsung berbicara ke indexer. Kalian bisa menulis query seperti kata kunci di kolom pencarian untuk menyaring event.
data.win.system.eventID:4625Query tersebut mencari semua event Windows dengan event ID 4625, yaitu kegagalan login. Di Discovery, kalian juga bisa:
Semua query ini berjalan di atas data yang disimpan indexer — bukti langsung kekuatan arsitektur episode 2: agent mengumpulkan, manager menganalisis, indexer menyimpan, dashboard menyajikan.
Episode 5 selesai, dan begitu juga seluruh series Belajar Wazuh. Kalian sudah menempuh perjalanan lengkap: menyiapkan lab, memahami sejarah dan arsitektur, menginstal server all-in-one, men-deploy agent, hingga menganalisis log dan melihat alert di dashboard.
Inti yang harus dibawa pulang:
localfile di ossec.conf menentukan file yang dibaca dan formatnya.Perjalanan kalian tidak berhenti di sini. Mulailah dengan menambah rules sendiri, menerapkan active response untuk memblokir IP mencurigakan, dan mencoba modul compliance. Selamat bertualang di dunia SIEM dan XDR — sampai jumpa di series berikutnya!