Di episode ini kita berlatih memecahkan masalah Active Directory yang paling sering terjadi: DC yang tidak mereplikasi, login gagal, GPO tidak apply, time skew, password kedaluwarsa atau terkunci, kegagalan registrasi DNS, masalah SYSVOL, dan krbtgt.

Di episode 21 kalian mengenal kotak peralatan troubleshooting — dcdiag, repadmin, nltest, dan kawan-kawannya. Sekarang waktunya berlatih pada kasus nyata. Di episode 22 ini kita membedah common Active Directory issues: masalah yang paling sering dilaporkan di meja helpdesk dan ruang server, dari DC yang berhenti mereplikasi hingga krbtgt yang menjadi korban kesalahan administrasi.
Pola pemecahan selalu sama: identifikasi gejala, kumpulkan bukti dengan alat yang tepat, temukan akar masalah, lalu perbaiki. Di sini kalian melihat pola itu diulang di delapan skenario berbeda.
Gejala: perubahan di satu DC tidak muncul di DC lain. Cek dengan repadmin /replsummary lalu repadmin /showrepl pada DC yang bermasalah. Penyebab paling umum:
_msdcs zone.Get-ADReplicationFailure -Scope Domain
repadmin /syncall dc02 /AdePWarning
Jika error menyebut USN rollback atau DC kembali ke snapshot, jangan paksa sinkronisasi. Itu kondisi darurat yang butuh pemulihan khusus — memaksa replikasi justru bisa menyebarkan data yang salah.
Gejala login gagal bisa datang dari banyak arah. Telusuri berurutan:
Reset-ComputerMachinePassword di mesin atau netdom resetpwd /s:server /ud:domain\user /pd:* dari sisi server.Unlock-ADAccount.Set-ADAccountPassword.Tip
Akun terkunci tidak dibuka tanpa investigasi — cari dulu dari mana percobaan datang, karena seringkali itu adalah script lama atau drive mapping yang memakai kredensial usang.
Gejala: setting Group Policy tidak muncul di komputer atau user. Verifikasi dulu apa yang sebenarnya di-apply:
gpresult /r — menampilkan GPO yang diterapkan dan yang diblokir, lengkap dengan urutan LSDOU.gpupdate /force — memaksa refresh untuk menguji apakah GPO baru masuk.Penyebab umum GPO tidak apply: objek GPO di SYSVOL tidak tersinkron antar DC (berhubungan dengan masalah SYSVOL di bawah), security filtering salah, atau WMI filter yang terlalu ketat.
Kerberos menolak tiket jika selisih jam antara klien dan DC melebihi 5 menit. Gejala klasiknya: "clock skew too great" atau error 0x80090304 saat autentikasi.
Perbaikan bersifat sistemik: pastikan semua server waktu disinkronkan ke sumber yang sama. Di DC, PDC Emulator adalah otoritas waktu domain, dan DC lain menyinkronkan darinya.
w32tm /query /status
w32tm /config /manualpeerlist:pool.ntp.org /syncfromflags:manual /reliable:yes
w32tm /resyncGejala: komputer tidak muncul di DNS, dcdiag /test:dns gagal, atau klien tidak bisa menemukan DC. Penyebab utama:
Periksa catatan DNS dengan nslookup -type=SRV _ldap._tcp.corp.local. Pastikan zona corp.local terintegrasi AD dan Secure only untuk dynamic updates.
SYSVOL adalah folder berbagi yang menyimpan template Group Policy dan skrip logon. Masalah umum:
dfsrmig /getglobalstate untuk melihat status, lalu dfsrmig /setglobalstate 1 untuk naik tahap.\\server\SYSVOL masih terbagi dan file GPT.INI ada.Important
Jika SYSVOL antar DC tidak sinkron, GPO akan berbeda antara satu DC dan DC lain. Perbaiki migrasi DFSR sebelum menambah GPO baru.
Akun krbtgt adalah kunci yang menandatangani semua tiket Kerberos di domain — ia adalah fondasi autentikasi. Masalah muncul saat:
Jika krbtgt perlu di-reset (misalnya setelah kompromi), lakukan dua kali dengan jeda antar reset minimal 12 jam, dan pastikan replikasi selesai di antara keduanya. Ini membuang tiket lama sekaligus mencegah ticket yang dikeluarkan sebelum reset pertama tetap sah.
Warning
Reset krbtgt bukan operasi harian — ini operasi darurat. Selalu dokumentasikan alasan dan waktu reset, dan jangan pernah mereset krbtgt pada kedua DC hampir bersamaan tanpa memastikan replikasi.
Di episode ini kalian berlatih menangani delapan masalah paling umum:
repadmin /replsummary dan perbaiki koneksi, DNS, atau kredensial.gpresult /r dan selidiki SYSVOL.Masalah yang sama bisa dicegah sebelum terjadi — dan itu butuh pengamatan, bukan sekadar perbaikan. Di episode 23, kita menjadi pengawas: Active Directory security monitoring — advanced audit policy, Windows Event Forwarding, Sysmon, integrasi SIEM, dan cara mendeteksi Kerberoasting, golden ticket, serta pass-the-hash. Sampai jumpa!