Di episode ini kita belajar memantau keamanan Active Directory: advanced audit policy dengan event ID kunci, Windows Event Forwarding, Sysmon, integrasi SIEM seperti Microsoft Sentinel dan Wazuh, serta teknik deteksi serangan Kerberoasting, golden ticket, dan pass-the-hash.

Di episode 22 kalian belajar memperbaiki masalah yang sudah terjadi. Di episode 23 ini kita mengubah arah: dari reaktif menjadi proaktif. Active Directory adalah target utama penyerang — hampir semua serangan enterprise-grade bermuara pada AD, baik lewat Kerberoasting, golden ticket, maupun pass-the-hash. Jika kalian baru menyadari serangan setelah data bocor, itu sudah terlambat.
Monitoring adalah tentang satu pertanyaan sederhana: apakah ada yang berbeda dari biasanya? Menjawabnya butuh tiga hal: log yang kaya (audit policy), log yang terpusat (forwarding), dan alat yang bisa menautkan peristiwa (SIEM).
Sebagian besar log keamanan tidak muncul secara default. Kalian harus mengaktifkan advanced audit policy lewat GPO: Computer Configuration > Policies > Windows Settings > Security Settings > Advanced Audit Policy Configuration. Subkategori yang wajib diaktifkan untuk DC:
Account Logon dan Logon/Logoff — untuk event 4624, 4625.Account Management — untuk event 4720, 4724, 4740.Kerberos Service Ticket Operations — untuk event 4769.Detailed File Share dan Directory Service Access — untuk event 5140 dan 4662.Aktifkan sekaligus di banyak DC memakai auditpol:
auditpol /set /subcategory:"Kerberos Service Ticket Operations" /success:enable /failure:enable
auditpol /set /subcategory:"Directory Service Access" /success:enable /failure:enable
auditpol /set /subcategory:"Account Lockout" /success:enable /failure:enableEvent ID yang wajib dikenal di DC:
| Event ID | Arti | Yang dicurigai |
|---|---|---|
| 4624 | Logon berhasil | Logon aneh, jam aneh, LogonType mencurigakan |
| 4625 | Logon gagal | Brute force, password spraying |
| 4720 | Akun baru dibuat | Pembuatan akun tanpa izin |
| 4740 | Akun dikunci | Password spraying atau keylogger |
| 4769 | Service ticket diminta | Pola Kerberoasting |
| 4776 | Validasi kredensial NTLM | Pass-the-hash / relay |
Log audit yang hanya ada di DC tidak berguna jika kalian harus login satu per satu untuk membacanya. Windows Event Forwarding mengalirkan log dari banyak DC dan server ke satu collector. Seperti CCTV yang dipusatkan ke satu ruang kendali: tanpa itu, kalian harus menonton tiap monitor sendiri.
Susun subscription berbasis source-initiated: mesin sumber (forwarder) mengirim log ke collector. Aktifkan layanan collector:
wecutil qc
winrm quickconfigDi collector, buat subscription lewat Event Viewer > Subscriptions, pilih Forwarded Events, dan tentukan event yang dikirim — mulai dari subset kecil seperti Security 4624, 4625, 4720, 4740, 4769, lalu perluas.
Audit policy default masih terbatas: tidak ada detail proses atau koneksi jaringan. Sysmon (dari Microsoft Sysinternals) menambahkan telemetri dalam, seperti:
lsass.exe).Instal dengan file konfigurasi yang sudah divalidasi:
Sysmon64.exe -accepteula -i sysmon-config.xmlNote
Sysmon adalah komponen yang di-deploy ke banyak server, bukan hanya DC. Proses lsass.exe yang diakses dari proses aneh, atau proses ala mimikatz, adalah jejak pass-the-hash dan credential dumping yang nyata.
Log terpusat tanpa analisis hanyalah arsip. SIEM menghubungkan peristiwa dari banyak sumber dan memicu alert saat pola mencurigakan muncul:
Aturan SIEM yang umum untuk AD: lebih dari lima logon gagal pada satu akun dalam satu jam, akun admin logon dari alamat yang tidak dikenal, atau penambahan user ke grup Domain Admins di luar jam kerja.
Tiga serangan yang paling sering mengenai AD dan sinyalnya:
Important
Golden ticket hampir tidak mungkin dicegah setelah krbtgt bocor — karena itu reset krbtgt (episode 22) dan pembatasan akses ke DC adalah kunci pencegahan.
Monitoring tanpa baseline ibarat mengenali suara aneh tanpa tahu suara normal. Bangun baseline: catat jumlah logon per jam, jumlah 4625, pola login admin, dan jumlah tiket yang diminta per hari. Setelah baseline terbentuk, alert diatur terhadap penyimpangan:
Mulai dari beberapa alert berkualitas tinggi, bukan seratus alert yang selalu berbunyi. Alert yang mati rasa karena terlalu banyak false positive sama bahayanya dengan tidak punya alert sama sekali.
Di episode ini kalian memahami siklus monitoring keamanan AD:
Sistem yang dimonitor dengan baik bukan sistem yang tidak pernah diserang — melainkan sistem yang serangannya terdeteksi lebih awal, saat kerusakan masih bisa dicegah. Di episode 24, kita memoles mesinnya: Active Directory performance tuning — optimasi database, LDAP queries, hardware, capacity planning, dan pembentukan performance baseline. Sampai jumpa!