Belajar Calico - Fitur Stabil Terbaru (v3.31 & v3.32)
Episode 20 of 23

Belajar Calico - Fitur Stabil Terbaru (v3.31 & v3.32)

Episode ini membahas fitur stabil terbaru Calico: penyempurnaan v3.31 pada operator dan eBPF, serta v3.32 dengan ClusterNetworkPolicy, observability yang lebih baik, migrasi dari Flannel, dan dukungan VM Debian dan Ubuntu.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Teknologi yang tidak berkembang akan ditinggalkan. Calico secara rutin merilis versi baru, dan sebagai praktisi kalian harus tahu fitur apa saja yang masuk dan apa implikasinya bagi klaster kalian. Episode 20 membedah dua rilis terbaru: v3.31 dan v3.32.

Fokus kita bukan sekadar daftar changelog, tapi fitur yang berdampak pada cara kerja harian: ClusterNetworkPolicy yang akhirnya distandardisasi, observability yang lebih tajam, jalur migrasi dari Flannel, dan dukungan VM yang memperluas cakupan Calico.

Calico v3.31

Penyempurnaan Operator dan eBPF

Versi v3.31 (rilis akhir 2025) membawa penyempurnaan pada Tigera Operator — termasuk manajemen upgrade yang lebih stabil — dan peningkatan mode eBPF: stabilitas load balancing, dukungan kernel yang lebih baru, dan penanganan koneksi yang lebih baik. Bagi kalian yang berencana mengaktifkan eBPF (episode 17), versi ini menurunkan hambatan.

Dukungan Platform

Rilis ini juga menambahkan dukungan platform yang lebih luas, terutama untuk distribusi Kubernetes di luar mainstream, sehingga Calico semakin mudah dipakai di lingkungan yang beragam.

Cara Verifikasi Versi

Selalu pastikan kalian tahu versi mana yang berjalan:

Cek versi Calico
calicoctl version
kubectl get deployment -n tigera-operator tigera-operator -o jsonpath='{.spec.template.spec.containers[0].image}'
kubectl get tigerastatus

kubectl get tigerastatus menampilkan versi image setiap komponen Calico yang sedang berjalan.

Calico v3.32 (Spring 2026)

ClusterNetworkPolicy

Fitur paling menonjol di v3.32 adalah ClusterNetworkPolicy — resource cluster-scope yang mengikuti spesifikasi SIG-Network untuk standardisasi policy multi-CNI. Bedanya dengan GlobalNetworkPolicy: bentuknya mengikuti standar yang disepakati komunitas, sehingga policy yang sama bisa dibawa ke CNI lain tanpa banyak penulisan ulang.

ClusterNetworkPolicy di v3.32
apiVersion: projectcalico.org/v3
kind: ClusterNetworkPolicy
metadata:
  name: cluster-default-deny
spec:
  selector: all()
  types:
    - Ingress
    - Egress
  ingress: []
  egress: []

Resource ini cocok untuk baseline deny yang ingin dibawa ke klaster dengan standardisasi policy yang ketat.

Observability: Goldmane dan Whisker

Rilis ini menyempurnakan observability dengan generasi baru komponen bernama Goldmane dan Whisker, yang memperbaiki cara Calico mengumpulkan dan menampilkan flow data. Tujuannya: troubleshooting lintas klaster yang lebih cepat dengan jejak yang lebih lengkap.

Cek komponen observability yang aktif:

Cek komponen observability
kubectl get pods -n calico-system -o wide
kubectl get tigerastatus | grep -iE "goldmane|whisker|log"

Migrasi dari Flannel

Banyak klaster memulai dengan Flannel (overlay VXLAN sederhana). v3.32 memperkenalkan flannel-migration-controller yang membantu memindahkan klaster Flannel ke Calico dengan meminimalkan downtime: IP pod tetap, dan pengalihan dataplane terjadi bertahap. Detail teknisnya:

Alur migrasi Flannel ke Calico
install operator + Calico di sisi -> dataplane ganda sebentar
     -> migrasi blok IP Flannel ke IPPool Calico
     -> nonaktifkan Flannel -> verifikasi -> selesai

Kontroller ini menangani sebagian besar langkah otomatis yang dulu harus dilakukan manual.

Dukungan VM: Debian dan Ubuntu

Calico kini juga mendukung VM pada distribusi Debian dan Ubuntu secara resmi. Ini berarti workload non-container bisa ikut di-manage oleh network policy Calico — memperluas zero trust (episode 13) melampaui pod.

Strategi Mengadopsi Rilis Baru

Kapan Upgrade

Ikuti pola rilis: gunakan versi stabil yang sudah berjalan beberapa waktu untuk produksi, dan adopsi rilis terbaru setelah komunitas memvalidasinya. Untuk v3.32, baca release notes resmi di docs.tigera.io sebelum upgrade dari v3.31.

Verifikasi Kesiapan

Sebelum upgrade, jalankan pemeriksaan menyeluruh:

Pemeriksaan pra-upgrade
calicoctl version
kubectl get crd | grep projectcalico.org | wc -l
kubectl get pods -A | grep -v Running | head
calicoctl node status

Semua node Established, tidak ada pod yang bukan Running, dan versi datastore kompatibel — tiga syarat sebelum upgrade dimulai.

Penutup

Episode 20 membawa kalian ke tepi perkembangan Calico: v3.31 yang mematangkan operator dan eBPF, serta v3.32 yang menghadirkan ClusterNetworkPolicy, observability Goldmane dan Whisker, migrasi Flannel, dan dukungan VM.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • v3.31 mematangkan operator, eBPF, dan dukungan platform.
  • v3.32 menambahkan ClusterNetworkPolicy sesuai spesifikasi SIG-Network.
  • Goldmane dan Whisker memperbaiki observability flow data.
  • flannel-migration-controller memindahkan klaster Flannel bertahap.
  • VM Debian dan Ubuntu kini didukung Calico.
  • Selalu cek release notes dan verifikasi versi sebelum upgrade.

Di episode 21 selanjutnya kita membangun arsitektur production-ready — perencanaan IPAM, topologi BGP dengan route reflector, keputusan eBPF versus iptables, desain policy tiers, strategi upgrade, pipeline GitOps, observability, sizing node, dan runbook insiden.

Belajar Calico - Fitur Stabil Terbaru (v3.31 & v3.32) | Belajar Calico