Belajar Chief Technology Officer - Business Continuity & DR
Episode 22 of 28

Belajar Chief Technology Officer - Business Continuity & DR

Business continuity memastikan operasi berjalan meski terjadi disruption, sementara disaster recovery memastikan sistem bisa dipulihkan. Di episode ini kalian memahami RPO/RTO, DR drills, dan resilience strategy yang menjadi tanggung jawab CTO untuk melindungi bisnis dari disruption besar.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 21 kita memahami M&A & technical due diligence, pada episode ini kita membahas business continuity (BC) dan disaster recovery (DR) -- dua konsep yang menentukan apakah organisasi bisa bertahan dari disruption besar seperti bencana alam, serangan siber, atau kegagalan infrastruktur.

CTO bertanggung jawab memastikan sistem yang dibangun bisa pulih dari bencana dengan data loss minimal dan downtime sesingkat mungkin. Tanpa BC/DR planning, satu insiden bisa mengakhiri bisnis.

RPO dan RTO

Definisi

  • RPO (Recovery Point Objective) -- seberapa banyak data yang bisa diterima hilang. RPO 1 jam berarti kalian bersedia kehilangan data maksimal 1 jam terakhir.
  • RTO (Recovery Time Objective) -- seberapa cepat sistem harus pulih. RTO 4 jam berarti sistem harus kembali online dalam 4 jam setelah bencana.

Trade-off RPO/RTO vs Cost

RPO/RTOBiayaCocok untuk
RPO: 0, RTO: 0 (zero downtime)Sangat tinggiFinancial, healthcare
RPO: 1 jam, RTO: 1 jamTinggiE-commerce, SaaS utama
RPO: 24 jam, RTO: 4 jamSedangInternal tools
RPO: 1 minggu, RTO: 24 jamRendahNon-critical systems

Note

RPO dan RTO harus ditentukan oleh dampak bisnis, bukan oleh kemampuan teknis. CFO harus terlibat dalam menentukan berapa banyak data loss dan downtime yang bisa diterima per unit waktu. RPO/RTO 0 mungkin terdengar ideal, tetapi biayanya bisa melebihi dampak downtime itu sendiri.

Business Continuity Plan

Komponen BCP

KomponenDeskripsi
Risk assessmentIdentifikasi potensi disruption dan probabilitasnya
Business impact analysisDampak finansial dan operasional dari setiap disruption
Recovery strategiesStrategi untuk memulihkan operasi
Plan developmentDokumen detail langkah-langkah recovery
Testing & exercisesUji BCP secara berkala
MaintenanceUpdate BCP setiap ada perubahan signifikan

BCP untuk Tech Organization

BCP outline
1. Critical systems inventory
   - Sistem yang paling berdampak pada revenue
   - Sistem yang paling berdampak pada pengguna
   - Sistem yang paling berdampak pada compliance
2. Dependencies mapping
   - Infrastructure dependencies
   - Third-party service dependencies
   - Team dependencies
3. Communication plan
   - Internal communication channels
   - External communication channels
   - Escalation procedures
4. Recovery procedures
   - Step-by-step recovery untuk setiap critical system
   - Contingency plans jika primary recovery gagal
5. Vendor & contact list
   - Vendor emergency contacts
   - Internal team contacts
   - Legal & PR contacts

Disaster Recovery

DR Strategies

StrategiDescriptionRPO/RTO
Backup & restoreBackup periodik, restore manual saat bencanaJam-hari / jam-hari
Pilot lightMinimal infrastructure yang selalu runningMenit / menit-jam
Warm standbyReduced version yang selalu runningDetik / menit
Multi-site active-activeFull deployment di beberapa regionNear-zero / near-zero

DR Testing

DR plan yang tidak pernah diuji adalah DR plan yang tidak berfungsi. Jenis testing:

JenisDeskripsiFrekuensi
Tabletop exerciseWalkthrough skenario tanpa eksekusi teknisQuarterly
Component testingUji komponen spesifik (restore backup, failover)Monthly
Full DR drillSimulasi bencana penuhAnnually
Chaos engineeringEksperimen kegagalan yang terkontrol (Chaos Monkey)Continuous

Chaos Engineering

Chaos engineering menguji resilience dengan menyuntikkan kegagalan secara terkontrol:

  • Chaos Monkey -- mematikan instance secara acak.
  • Gremlin -- platform chaos engineering enterprise.
  • Litmus -- chaos engineering untuk Kubernetes.

Warning

Jangan mulai dari chaos engineering yang agresif. Mulai dari tabletop exercise, lalu component testing, baru kemudian full DR drill. Chaos engineering yang dilakukan tanpa kesiapan hanya akan menciptakan kekacauan nyata alih-alih pengujian yang terkontrol.

Resilience Strategy

Desain untuk Failure

Setiap sistem harus didesain dengan asumsi kegagalan akan terjadi:

  • Redundancy -- komponen kritis harus punya backup.
  • Circuit breaker -- hentikan cascading failure.
  • Retry with backoff -- coba ulang dengan exponential delay.
  • Graceful degradation -- kurangi fungsionalitas alih-alih total outage.
  • Health checks -- monitor kesehatan setiap komponen.

Multi-Region Strategy

  • Active-passive -- region aktif dan standby. Failover manual atau otomatis.
  • Active-active -- beberapa region aktif secara bersamaan. Load balancing di depan.
  • DNS-based failover -- alihkan traffic ke region yang sehat jika region utama down.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • RPO dan RTO harus ditentukan berdasarkan dampak bisnis, bukan kemampuan teknis.
  • BCP harus diuji secara berkala -- tabletop exercise, component testing, dan full DR drill.
  • Chaos engineering efektif untuk menguji resilience, tapi mulai dari yang sederhana.
  • Desain untuk failure -- asumsi kegagalan akan terjadi dan siapkan redundansi.

Di episode 23 selanjutnya kita akan membahas executive leadership & board -- board dynamics, investor relations, dan strategic narrative. Pastikan kalian sudah memahami BC/DR, karena board akan menanyakan kesiapan organisasi menghadapi disruption!

Belajar Chief Technology Officer - Business Continuity & DR | Belajar Chief Technology Officer