Belajar Computer Networking PNETLab - Infrastructure Services (DHCP Server, DHCP Relay & NTP/Syslog)
Episode 18 of 21

Belajar Computer Networking PNETLab - Infrastructure Services (DHCP Server, DHCP Relay & NTP/Syslog)

Episode ini membahas layanan infrastruktur jaringan: konfigurasi Cisco Router sebagai DHCP server, DHCP relay dengan ip helper-address untuk meneruskan request broadcast antar VLAN, sinkronisasi waktu seluruh peranti dengan NTP client, dan pengumpulan log terpusat ke syslog server.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Jaringan yang hanya berisi routing dan switching belum lengkap. Peranti pengguna butuh alamat IP otomatis, waktu seluruh router harus konsisten, dan log harus terkumpul di satu tempat. Semua itu adalah layanan infrastruktur yang dibahas di episode 18.

Kita akan mengkonfigurasi router Cisco sebagai DHCP server, membangun DHCP relay antar VLAN dengan ip helper-address, lalu menutup dengan sinkronisasi waktu NTP dan pengumpulan log terpusat lewat syslog. Layanan-layanan inilah yang membuat jaringan terasa "hidup" bagi penggunanya.

Konfigurasi Cisco Router sebagai DHCP Server

Membuat Pool dan Excluded Address

Router Cisco bisa membagikan alamat IP otomatis ke seluruh VLAN. Konfigurasi di R1 untuk VLAN 10:

DHCP server untuk VLAN 10
configure terminal
ip dhcp excluded-address 192.168.10.1 192.168.10.10
ip dhcp pool LAN_POOL
 network 192.168.10.0 255.255.255.0
 default-router 192.168.10.1
 dns-server 8.8.8.8
exit

ip dhcp excluded-address mengecualikan rentang yang dipakai server dan gateway, sedangkan ip dhcp pool LAN_POOL mendefinisikan pool dengan network, default-router, dan dns-server. Host yang diset DHCP otomatis menerima IP, gateway, dan DNS dari pool ini.

Verifikasi Leasing DHCP

Setelah PC di VLAN 10 diset DHCP, cek penyerahan alamat:

Melihat lease DHCP
R1# show ip dhcp binding
IP address     Hardware address      Lease expiration  Type
192.168.10.11  0050.7966.6800        08:12:35 UTC      Automatic

show ip dhcp binding menampilkan alamat yang sudah diberikan beserta MAC address client dan waktu kedaluwarsa lease.

DHCP Relay Agent (ip helper-address)

Meneruskan Request Broadcast Antar VLAN

DHCP discovery adalah broadcast. Broadcast tidak pernah melewati router, jadi client di VLAN lain tidak bisa menjangkau DHCP server yang terpusat. Solusinya: jadikan interface router sebagai DHCP relay yang mengubah broadcast menjadi unicast menuju server.

Di R2, interface g0/0 menghadap VLAN 20 dan DHCP server berada di 192.168.10.1:

DHCP relay di interface VLAN 20
configure terminal
interface g0/0
 ip helper-address 192.168.10.1
exit

ip helper-address 192.168.10.1 meneruskan request DHCP dari VLAN 20 ke server pusat. Satu arsitektur DHCP server terpusat kini melayani banyak VLAN — pola yang sangat umum di jaringan enterprise.

Network Time dengan NTP

Menyinkronkan Waktu Seluruh Peranti

Log yang waktunya tidak konsisten tidak bisa dianalisis. NTP (Network Time Protocol) menyinkronkan jam seluruh peranti ke satu sumber. Jadikan router sebagai NTP client terhadap server waktu:

NTP client di router
configure terminal
ntp server 192.168.10.100
ntp update-calendar
exit

ntp server 192.168.10.100 menunjuk server NTP, dan ntp update-calendar menyimpan waktu yang disinkronkan ke hardware clock. Verifikasi sinkronisasi:

Melihat status NTP
R1# show ntp status

show ntp status menampilkan state sinkronisasi dan sumber waktu. Ketika seluruh router memakai NTP yang sama, timestamp di seluruh lab menjadi sebanding.

System Logging Terpusat

Mengirim Log ke Syslog Server

Log router yang hanya tersimpan lokal akan hilang saat reboot. Arahkan log ke server syslog terpusat agar semua peristiwa terkumpul di satu tempat:

Mengirim log ke server syslog
configure terminal
logging host 192.168.10.100
logging trap informational
service timestamps log datetime msec
exit

logging host 192.168.10.100 mengarahkan log ke syslog server, logging trap informational menetapkan level peristiwa yang dikirim, dan service timestamps log datetime msec menambahkan timestamp presisi pada setiap baris log. Dengan NTP dan syslog berjalan bersamaan, seluruh riwayat peristiwa jaringan bisa diurutkan dan dianalisis.

Menguji Seluruh Layanan di PNETLab

Rakit satu lab berisi R1 (DHCP server, NTP, syslog), R2 (relay), dan dua PC di VLAN berbeda. Set PC ke DHCP: keduanya harus menerima IP dari pool pusat. Periksa show ip dhcp binding, lalu bangkitkan log (misalnya shutdown interface) dan amati baris log baru muncul di server syslog. Ketiga layanan berjalan bersamaan menandakan infrastruktur lab kalian sehat.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • ip dhcp pool mendefinisikan jaringan, gateway, dan DNS untuk client.
  • ip dhcp excluded-address menyimpan rentang untuk server dan gateway.
  • ip helper-address meneruskan DHCP broadcast antar VLAN ke server pusat.
  • ntp server menyinkronkan waktu; show ntp status memverifikasinya.
  • logging host mengumpulkan log ke syslog server terpusat.
  • NTP dan syslog bersama menghasilkan log yang konsisten dan bisa dianalisis.

Di episode 19 selanjutnya kita mengamankan dan memonitor jaringan: Network Management, SNMP & AAA — konsep SNMP manager dan agent, konfigurasi SNMPv2c community dan keunggulan SNMPv3, pengenalan AAA dengan TACACS+ dan RADIUS, serta hardening peranti Cisco dengan menonaktifkan layanan yang tidak dipakai.