Memahami capacity planning dan resource management: bagaimana mengalokasikan resource secara optimal, skill matrix, dan memastikan delivery tidak terhambat karena kekurangan atau kelebihan resource

Setelah di episode 14 kita memahami Delivery Operations & Tooling, pada episode ini kita masuk ke Capacity & Resource Delivery — bagaimana memastikan tim memiliki resource yang cukup untuk delivery. Kekurangan resource = keterlambatan; kelebihan resource = pemborosan.
Mengapa capacity planning kritis? Karena delivery yang realistis membutuhkan pemahaman tentang berapa banyak work yang bisa ditangani tim. Tanpa capacity planning, commitment menjadi tidak realistis dan burnout terjadi.
| Faktor | Dampak |
|---|---|
| Available hours | Cuti, meeting, non-project work |
| Skill match | Tidak semua orang bisa mengerjakan semua task |
| Learning curve | Task baru membutuhkan waktu lebih lama |
| Context switching | Multitasking mengurangi produktivitas |
Total capacity = Available hours - Non-project hours
Adjusted capacity = Total capacity × Utilization rate
Utilization rate = 70-80% (sisanya untuk meeting, learning, dll)| Anggota | Backend | Frontend | DevOps | Data | QA |
|---|---|---|---|---|---|
| Andi | Expert | Beginner | Intermediate | - | - |
| Budi | Intermediate | Expert | - | Beginner | - |
| Citra | Beginner | Intermediate | Expert | - | - |Warning
Jangan alokasikan resource 100%. Utilization rate 70-80% adalah target realistis. Sisanya untuk meeting, learning, buffer, dan unexpected work. 100% utilization = burnout = delivery terhambat.
[ ] Capacity dihitung berdasarkan available hours
[ ] Utilization rate ditetapkan (70-80%)
[ ] Skill matrix tersedia dan di-update
- [ ] Single point of failure teridentifikasi
[ ] Buffer untuk unexpected work diperhitungkan
[ ] Capacity review dilakukan setiap sprint/quarterInti yang harus dibawa pulang:
Di episode 16 selanjutnya kita akan membahas Cross-Functional Alignment — bagaimana mengalign tim lintas fungsi (product, design, eng, ops) untuk delivery yang terintegrasi. Pastikan capacity kalian sudah terencana, karena alignment membutuhkan resource yang memadai!