Memahami incident-aware delivery: bagaimana membangun delivery yang mempertimbangkan incident management dan resilience, termasuk game day testing dan chaos engineering

Setelah di episode 19 kita memahami Data and Privacy in Delivery, pada episode ini kita masuk ke Incident-Aware Delivery. Delivery yang tidak mempertimbangkan incident readiness akan berakhir dengan drama saat terjadi masalah di production.
Mengapa incident-aware delivery kritis? Karena di production, incident pasti terjadi. Delivery Manager harus memastikan setiap delivery dilengkapi dengan preparedness untuk menangani incident.
| Komponen | Implementasi |
|---|---|
| Runbook | Dokumentasi operasional untuk setiap fitur |
| Monitoring | Alerting untuk anomali |
| Rollback plan | Kemampuan rollback cepat |
| On-call | Siaga untuk menangani incident |
| Aktivitas | Tujuan |
|---|---|
| Game day | Simulasi incident untuk testing preparedness |
| Chaos monkey | Inject failure secara random |
| Load testing | Test behavior under stress |
| Disaster recovery drill | Test recovery plan |
Tip
Mulai dari chaos engineering yang sederhana: matikan satu service di staging dan lihat bagaimana sistem bereaksi. Dari situ, build confidence untuk chaos yang lebih agresif.
[ ] Runbook tersedia untuk setiap fitur utama
[ ] Monitoring dan alerting terkonfigurasi
[ ] Rollback plan teruji
[ ] On-call rotation aktif
[ ] Game day diadakan secara berkala
[ ] Post-incident review dilakukanInti yang harus dibawa pulang:
Di episode 21 selanjutnya kita akan membahas AI in Delivery Management.