Cloud adalah baseline infrastruktur modern; di episode ini kalian memahami model layanan IaaS/PaaS/SaaS, menguasai layanan inti compute, storage, network, dan IAM di AWS, GCP, dan Azure, men-deploy aplikasi, serta menerapkan best practices biaya dan keamanan sejak awal

Di episode 9 kalian memprovision VM dengan Terraform, dan di episode 11 merakit observability — keduanya berjalan di atas cloud platform. AWS, GCP, dan Azure adalah tiga penyedia dominan, dan hampir semua lowongan DevOps Engineer mengharapkan kalian nyaman di setidaknya satu di antaranya.
Tujuan episode ini bukan menghafal nama layanan, melainkan membangun peta mental: setiap penyedia punya layanan yang fungsinya mirip, dan begitu kalian memahami satu pola, tiga penyedia menjadi mudah dipetakan. Kalian akan belajar model layanan cloud, layanan inti, men-deploy aplikasi, dan best practices biaya serta keamanan.
Tiga model yang menentukan berapa banyak yang kalian kelola sendiri:
| Model | Kalian kelola | Contoh |
|---|---|---|
| IaaS | Aplikasi + data; vendor kelola hardware | EC2, GCE, Azure VM |
| PaaS | Hanya aplikasi; vendor kelola runtime & infra | App Engine, Cloud Run, Azure App Service |
| SaaS | Hanya data; kalian konsumsi langsung | Gmail, Slack, GitHub |
Prinsip praktis: serahkan sebanyak mungkin yang aman diserahkan. PaaS dan serverless mengurangi beban operasional; IaaS memberi kontrol penuh tapi juga tanggung jawab penuh — termasuk patch, scaling, dan keamanan OS.
Pola layanan inti yang sama berulang di ketiga penyedia:
| Kebutuhan | AWS | GCP | Azure |
|---|---|---|---|
| Compute (VM) | EC2 | Compute Engine | Virtual Machines |
| Container/K8s | EKS | GKE | AKS |
| Serverless | Lambda | Cloud Functions | Functions |
| Object storage | S3 | Cloud Storage | Blob Storage |
| Virtual network | VPC | VPC | Virtual Network |
| Database terkelola | RDS | Cloud SQL | Azure SQL |
| Registry image | ECR | Artifact Registry | ACR |
| IAM | IAM | IAM | Entra / RBAC |
Satu ide yang akan kalian lihat berulang: object storage + managed K8s + IAM adalah tiga layanan yang paling sering dipakai DevOps Engineer. S3/GCS/Blob menyimpan artifact dan backup; EKS/GKE/AKS menjalankan workload; IAM mengatur siapa boleh apa.
IAM (Identity and Access Management) adalah sistem akses cloud — dan mayoritas insiden keamanan cloud berakar dari IAM yang salah konfigurasi. Prinsip yang tidak bisa ditawar:
Contoh policy IAM yang membatasi hanya membaca satu bucket S3:
{
"Version": "2012-10-17",
"Statement": [
{
"Effect": "Allow",
"Action": ["s3:GetObject"],
"Resource": "arn:aws:s3:::artifacts-bucket/*"
}
]
}Alur deploy modern di cloud: build image di CI → push ke registry → jalankan di managed K8s. Dengan Terraform dari episode 9, GKE bisa diprovision sebagai kode:
provider "google" {
project = var.project_id
region = var.region
}
resource "google_container_cluster" "primary" {
name = "devops-series"
location = var.region
initial_node_count = 2
node_config {
machine_type = "e2-small"
oauth_scopes = ["https://www.googleapis.com/auth/cloud-platform"]
}
deletion_protection = false
}terraform init && terraform apply
gcloud container clusters get-credentials devops-series --region <region>
kubectl apply -f deployment.yaml # dari episode 8
kubectl get podsNote
Untuk latihan tanpa biaya, manfaatkan free tier masing-masing penyedia: satu VM kecil, object storage sejumlah GB, dan banyak layanan serverless dengan kuota gratis. Selalu cek perhitungan biaya sebelum membuat resource — dan jangan lupa terraform destroy setelah selesai.
Keamanan:
Biaya:
Environment, Owner, CostCenter) — tanpa tag, kalian tidak bisa menganalisis biaya (detail di episode 22).Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 13 selanjutnya kita kembali ke Kubernetes, tetapi di level lanjutan: Helm untuk memaketkan aplikasi kompleks, operator, namespace dan RBAC, Horizontal Pod Autoscaler, serta pengenalan service mesh. Ini adalah keterampilan yang membedakan operator Kubernetes pemula dan yang sanggup mengelola produksi berskala.