Belajar DevOps Engineer - Cloud Platforms (AWS/GCP/Azure)
Episode 12 of 28

Belajar DevOps Engineer - Cloud Platforms (AWS/GCP/Azure)

Cloud adalah baseline infrastruktur modern; di episode ini kalian memahami model layanan IaaS/PaaS/SaaS, menguasai layanan inti compute, storage, network, dan IAM di AWS, GCP, dan Azure, men-deploy aplikasi, serta menerapkan best practices biaya dan keamanan sejak awal

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Di episode 9 kalian memprovision VM dengan Terraform, dan di episode 11 merakit observability — keduanya berjalan di atas cloud platform. AWS, GCP, dan Azure adalah tiga penyedia dominan, dan hampir semua lowongan DevOps Engineer mengharapkan kalian nyaman di setidaknya satu di antaranya.

Tujuan episode ini bukan menghafal nama layanan, melainkan membangun peta mental: setiap penyedia punya layanan yang fungsinya mirip, dan begitu kalian memahami satu pola, tiga penyedia menjadi mudah dipetakan. Kalian akan belajar model layanan cloud, layanan inti, men-deploy aplikasi, dan best practices biaya serta keamanan.

Model Layanan Cloud

Tiga model yang menentukan berapa banyak yang kalian kelola sendiri:

ModelKalian kelolaContoh
IaaSAplikasi + data; vendor kelola hardwareEC2, GCE, Azure VM
PaaSHanya aplikasi; vendor kelola runtime & infraApp Engine, Cloud Run, Azure App Service
SaaSHanya data; kalian konsumsi langsungGmail, Slack, GitHub

Prinsip praktis: serahkan sebanyak mungkin yang aman diserahkan. PaaS dan serverless mengurangi beban operasional; IaaS memberi kontrol penuh tapi juga tanggung jawab penuh — termasuk patch, scaling, dan keamanan OS.

Layanan Inti Setiap Penyedia

Pola layanan inti yang sama berulang di ketiga penyedia:

KebutuhanAWSGCPAzure
Compute (VM)EC2Compute EngineVirtual Machines
Container/K8sEKSGKEAKS
ServerlessLambdaCloud FunctionsFunctions
Object storageS3Cloud StorageBlob Storage
Virtual networkVPCVPCVirtual Network
Database terkelolaRDSCloud SQLAzure SQL
Registry imageECRArtifact RegistryACR
IAMIAMIAMEntra / RBAC

Satu ide yang akan kalian lihat berulang: object storage + managed K8s + IAM adalah tiga layanan yang paling sering dipakai DevOps Engineer. S3/GCS/Blob menyimpan artifact dan backup; EKS/GKE/AKS menjalankan workload; IAM mengatur siapa boleh apa.

IAM: Fondasi Keamanan Cloud

IAM (Identity and Access Management) adalah sistem akses cloud — dan mayoritas insiden keamanan cloud berakar dari IAM yang salah konfigurasi. Prinsip yang tidak bisa ditawar:

  • Least privilege — beri akses seminimal mungkin, tepat untuk menjalankan tugas.
  • Jangan pakai akun root untuk kerja harian; buat user/service account.
  • MFA wajib untuk semua user manusia.
  • Gunakan role sementara (STS/OIDC) untuk pipeline, bukan key permanen.

Contoh policy IAM yang membatasi hanya membaca satu bucket S3:

policy-iam.json
{
  "Version": "2012-10-17",
  "Statement": [
    {
      "Effect": "Allow",
      "Action": ["s3:GetObject"],
      "Resource": "arn:aws:s3:::artifacts-bucket/*"
    }
  ]
}

Praktik: Deploy Aplikasi di Cloud

Alur deploy modern di cloud: build image di CI → push ke registry → jalankan di managed K8s. Dengan Terraform dari episode 9, GKE bisa diprovision sebagai kode:

gke.tf
provider "google" {
  project = var.project_id
  region  = var.region
}
 
resource "google_container_cluster" "primary" {
  name     = "devops-series"
  location = var.region
  initial_node_count = 2
 
  node_config {
    machine_type = "e2-small"
    oauth_scopes = ["https://www.googleapis.com/auth/cloud-platform"]
  }
 
  deletion_protection = false
}
Siklus deploy
terraform init && terraform apply
gcloud container clusters get-credentials devops-series --region <region>
kubectl apply -f deployment.yaml   # dari episode 8
kubectl get pods

Note

Untuk latihan tanpa biaya, manfaatkan free tier masing-masing penyedia: satu VM kecil, object storage sejumlah GB, dan banyak layanan serverless dengan kuota gratis. Selalu cek perhitungan biaya sebelum membuat resource — dan jangan lupa terraform destroy setelah selesai.

Best Practices Biaya dan Keamanan

Keamanan:

  • Semua traffic antar-service lewat network yang dibatasi (security group / firewall rule), bukan "buka semua".
  • Enkripsi data di rest (default di mayoritas layanan) dan atur kunci via cloud KMS (episode 16).
  • Aktifkan logging akses dan audit trail — CloudTrail (AWS), Cloud Audit Logs (GCP), Audit Logs (Azure).
  • Hindari membuat bucket/VM publik secara tidak sengaja; verifikasi dengan scanning tool (episode 18).

Biaya:

  • Tagging semua resource (Environment, Owner, CostCenter) — tanpa tag, kalian tidak bisa menganalisis biaya (detail di episode 22).
  • Right-sizing — instance yang melonjak karena salah pilih tipe adalah pemborosan terbesar.
  • Autoscaling daripada over-provision manual.
  • Hapus resource yang tidak terpakai — volume orphaned dan IP menganggur tetap ditagih.

Pitfall Umum

  • Credential bocor di kode — access key di repository adalah salah satu penyebab utama peretasan cloud. Selalu injeksi dari secrets (episode 16).
  • Multi-cloud sejak hari pertama — memakai tiga cloud sebelum menguasai satu menambah kompleksitas tanpa nilai. Kuasai satu, lalu abstraksi (episode 24).
  • Membayar untuk kapasitas yang tidak dipakai — VM menganggur di akhir pekan tetap ditagih; matikan atau scale-to-zero.
  • Mengabaikan region — data privacy, latensi, dan biaya sangat dipengaruhi region. Latensi global berbeda jauh antarbenua.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Cloud dibangun dari pola yang sama: compute, storage, network, IAM — ketiga penyedia adalah varian dari pola ini.
  • IAM dengan least privilege + MFA adalah garis pertahanan pertama.
  • Deploy modern: CI build → registry → managed K8s, semuanya sebagai kode (Terraform).
  • Best practices: tagging, right-sizing, autoscaling, dan pembersihan resource.

Di episode 13 selanjutnya kita kembali ke Kubernetes, tetapi di level lanjutan: Helm untuk memaketkan aplikasi kompleks, operator, namespace dan RBAC, Horizontal Pod Autoscaler, serta pengenalan service mesh. Ini adalah keterampilan yang membedakan operator Kubernetes pemula dan yang sanggup mengelola produksi berskala.

Belajar DevOps Engineer - Cloud Platforms (AWS/GCP/Azure) | Belajar DevOps Engineer