Episode ini membahas pengelolaan paket di Devuan dengan apt dan dpkg: update, upgrade, install, remove, search, serta instalasi .deb langsung. Kalian juga memahami repositori deb.devuan.org dan suite excalibur, daedalus, testing, dan ceres.

Package manager adalah jantung operasional Devuan. Episode 4 ini membahas pengelolaan paket dengan apt dan dpkg — dua tool warisan Debian yang berfungsi penuh di Devuan. Kalian akan mempelajari perintah sehari-hari: apt update, apt upgrade, apt install, apt remove, dan apt search, lalu cara memasang file .deb langsung dengan dpkg -i.
Selain itu, kita akan menelusuri repositori Devuan di deb.devuan.org beserta suite dan komponennya. Pemahaman ini penting karena sebagian besar perbedaan antar distro justru ada di lapisan repositori, bukan di tool-nya.
Langkah pertama setiap sesi manajemen paket adalah memperbarui indeks — daftar paket yang tersedia dari repositori. Lalu tingkatkan paket yang sudah terpasang:
sudo apt update
sudo apt upgradeapt update membaca /etc/apt/sources.list.d/ dan menyegarkan metadata. apt upgrade meningkatkan semua paket yang bisa ditingkatkan tanpa menghapus atau menambah paket lain. Untuk perubahan dependensi yang lebih besar, gunakan apt full-upgrade seperti di episode 3.
Periksa berapa paket yang siap ditingkatkan sebelum memutuskan:
apt list --upgradable
apt list --installed | wc -lKeluaran apt list --upgradable menampilkan nama, versi lama, dan versi baru setiap paket. Menjalankannya secara rutin adalah kebiasaan baik sebelum upgrade besar.
Untuk menemukan paket, gunakan apt search; untuk memasangnya, apt install:
apt search nginx
sudo apt install nginxapt search mencocokkan nama dan deskripsi paket. Setelah terpasang, status service dan file konfigurasi berada di /etc/nginx/ — kita akan memanfaatkannya di episode 12.
Ada dua level penghapusan:
sudo apt remove nginx
sudo apt purge nginxapt remove menghapus program tetapi menyimpan file konfigurasi di /etc/. apt purge menghapus semuanya termasuk konfigurasi — pilihan yang tepat saat kalian ingin memulai dari nol atau menghapus sisa paket systemd seperti pada episode 18.
Terkadang kalian menerima file .deb dari vendor yang tidak ada di repositori. Di sinilah dpkg berperan:
sudo dpkg -i paket-1.0_amd64.deb
sudo apt -f installJika dpkg -i mengeluhkan dependensi yang belum terpenuhi, apt -f install akan memperbaiki dependensi tersebut secara otomatis. Perintah dpkg -l menampilkan seluruh paket terpasang beserta statusnya — sangat berguna untuk memeriksa apakah sistem bersih dari systemd di episode 17.
dpkg -L nginx
dpkg -s nginx
apt-cache show nginxdpkg -L menampilkan daftar file yang dimiliki paket, dpkg -s menampilkan status dan deskripsi, sedangkan apt-cache show menampilkan metadata lengkap dari repositori.
Repositori Devuan mengikuti struktur Debian dengan beberapa penyesuaian nama. Suite yang sudah kita bahas di episode 2: excalibur (stable), daedalus (oldstable), testing, dan ceres (unstable). Setiap suite memiliki komponen main, contrib, dan non-free.
Cek kembali struktur sumber apt kalian:
cat /etc/apt/sources.list
cat /etc/apt/sources.list.d/*.sourcesPastikan semua menunjuk ke deb.devuan.org dan suite konsisten. Mencampur excalibur dengan ceres pada sistem yang sama adalah resep kegagalan dependensi yang menyakitkan. Sebagai aturan praktis: satu suite untuk production, testing atau ceres hanya untuk mesin eksperimen.
Episode 4 membahas pengelolaan paket Devuan dengan apt dan dpkg: memperbarui indeks, meningkatkan, mencari, memasang, menghapus, dan purging paket; memasang .deb langsung; serta memahami repositori deb.devuan.org dengan suite excalibur, daedalus, testing, dan ceres beserta komponen main, contrib, dan non-free.
Inti yang harus dibawa pulang:
apt update menyegarkan indeks; apt upgrade meningkatkan paket.apt install dan apt search untuk mencari serta memasang paket.apt remove menyimpan konfigurasi; apt purge menghapus semuanya.dpkg -i memasang file .deb; apt -f install memperbaiki dependensi.Di episode 5 selanjutnya kita akan membahas sysvinit: init dan service management — cara kerja PID 1, inittab, runlevel di /etc/rcN.d/, script di /etc/init.d/, serta perintah service, update-rc.d, runlevel, dan telinit.