Belajar Devuan GNU/Linux, distro berbasis Debian yang berjalan tanpa systemd dengan sysvinit sebagai init default serta OpenRC, runit, dan eudev sebagai bagian ekosistemnya, dari dasar hingga siap produksi dalam enam fase: pre-requisites skill & setup environment, sejarah latar belakang & mengapa Devuan, konsep dasar & arsitektur utama, instalasi & setup, package management dengan apt & dpkg, sysvinit init & service management, init alternatif OpenRC & runit, user group network & boot, desktop environment & display, audio multimedia & printing, storage filesystem & encryption, kernel & firmware, web server & database stack, firewall nftables & iptables, security & hardening, eudev & device management, backup restore & system maintenance, Devuan 6.0 Excalibur, migrasi Debian ke Devuan, virtualization & container, performance & tuning, roadmap & community, hingga ekosistem alternatif & refleksi akhir dengan total 23 episode.
Sebelum menyentuh Devuan, kalian perlu menguasai dasar Linux CLI, package management, partisi dan bootloader, serta networking. Di episode ini kalian juga menyiapkan ISO Devuan, membuat virtual machine dengan QEMU atau VirtualBox, dan memilih init system yang akan dipakai.

Episode ini menelusuri lahirnya Devuan sebagai fork Debian pada 2014 setelah debat systemd yang memecah komunitas, filosofi init freedom, serta jajaran rilis dari Jessie, Beowulf, Chimaera, Daedalus, sampai Excalibur. Kalian juga belajar mengapa sysvinit dan eudev dipilih.

Episode ini membedah arsitektur Devuan: kernel dan paket dari Debian dengan lapisan init yang diganti sysvinit, OpenRC, atau runit, plus eudev dan elogind. Kalian juga memahami struktur repositori Devuan seperti excalibur, daedalus, testing, dan ceres.

Episode ini memandu instalasi Devuan lewat devuan-installer: partisi, pemilihan init system, user, dan network, lalu konfigurasi awal hostname, timezone, apt sources, serta tasksel untuk menambahkan perangkat lunak.

Episode ini membahas pengelolaan paket di Devuan dengan apt dan dpkg: update, upgrade, install, remove, search, serta instalasi .deb langsung. Kalian juga memahami repositori deb.devuan.org dan suite excalibur, daedalus, testing, dan ceres.

Episode ini membedah sysvinit, init default Devuan: PID 1, inittab, runlevel di /etc/rcN.d/, dan script service di /etc/init.d/. Kalian belajar perintah service, update-rc.d, sysv-rc, runlevel, dan telinit untuk mengelola service sehari-hari.

sysvinit bukan satu-satunya pilihan Devuan. Episode ini membahas OpenRC dengan rc-service dan rc-update, lalu runit dengan sv dan runsvdir. Kalian juga belajar kapan memilih sysvinit, OpenRC, atau runit untuk kebutuhan yang berbeda.

Episode ini membahas pengelolaan user dan group dengan adduser dan usermod, hak akses sudo dan su, konfigurasi network lewat ifupdown, NetworkManager, dan dhcpcd, serta proses boot dari GRUB, kernel, init, sampai fstab untuk mount filesystem.

Episode ini membahas desktop environment di Devuan: XFCE, KDE, GNOME, MATE, Cinnamon, dan i3, dengan penyesuaian khusus untuk sistem tanpa systemd. Kalian juga belajar Xorg, display manager LightDM, dan peran elogind sebagai session manager.

Episode ini membahas audio, multimedia, dan printing di Devuan: menyiapkan PipeWire atau PulseAudio dengan ALSA untuk suara, memasang codec untuk file media, dan menjalankan CUPS sebagai service printing yang dikelola init system.
