Belajar Digital Forensics Analyst - Mobile Forensics
Episode 10 of 28

Belajar Digital Forensics Analyst - Mobile Forensics

Artefak iOS dan Android, extraction methods, dan app data analysis menjadi keterampilan penting mengingat mobile sebagai target serangan utama

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 9 kita membahas email & web forensics, pada episode ini kita masuk ke mobile forensics — analisis artefak dari smartphone dan tablet. Perangkat mobile kini menjadi target utama penyimpanan data sensitif: messages, photos, location history, dan data aplikasi yang semuanya bisa menjadi bukti kritis.

Mengapa mobile forensics kritis? Karena hampir semua orang membawa perangkat mobile kemanapun. Device ini menyimpan jejak aktivitas yang lebih detail dari komputer desktop: lokasi GPS, riwayat panggilan, messages terenkrypted, dan data dari ratusan aplikasi.

Tipe Extraction

Physical Extraction

Mengambil seluruh data dari storage device secara bit-for-bit. Memberikan akses paling lengkap termasuk file yang sudah dihapus, tapi membutuhkan akses fisik ke device dan sering kali memerlukan root/jailbreak.

Logical Extraction

Mengambil data yang tersedia melalui API normal device: contacts, messages, photos, app data. Lebih mudah dan tidak memerlukan root, tapi tidak bisa mengakses deleted files atau slack space.

File System Extraction

Kombinasi antara physical dan logical — mengambil seluruh filesystem yang bisa diakses tanpa root-level access. Cukup untuk sebagian besar investigasi.

Artefak Android

ArtefakLokasiInformasi
SMS/MMS/data/data/com.android.providers.telephony/databases/Messages terkirim/diterima
Call logs/data/data/com.android.providers.contacts/databases/Riwayat panggilan
Browser history/data/data/com.android.chrome/databases/Aktivitas browsing
WhatsApp/data/data/com.whatsapp/databases/Messages terenkripsi
Location/data/data/com.google.android.gms/databases/Riwayat lokasi GPS
LinuxBaca SMS database Android dengan Autopsy
# Di Autopsy, navigasi ke data partition
# Buka telephony.db dengan SQLite browser
# Tabel sms berisi semua message

Artefak iOS

iOS lebih tertutup tapi menyimpan artefak kaya:

ArtefakLokasiInformasi
SMS/iMessage~/Library/SMS/sms.dbMessages
Call history~/Library/CallHistory/Riwayat panggilan
Safari history~/Library/Safari/History.dbBrowsing history
Location~/Library/Caches/maps/Riwayat lokasi
KeychainKeychain databasePasswords dan credentials

App Data Analysis

Banyak aplikasi menyimpan data di SQLite database:

LinuxAnalisis data aplikasi dengan sqlite3
sqlite3 /mnt/evidence/apps/com.messenger/databases/messenger.db \
  "SELECT * FROM messages ORDER BY timestamp DESC LIMIT 50;"

Data yang bisa ditemukan: messages, contacts, media files, payment history, dan location data.

Warning

Extraction dari perangkat yang terenkripsi (seperti iOS modern atau Android dengan enkripsi full-disk) membutuhkan tool komersial seperti Cellebrite UFED atau GrayKey. Tool open-source seperti adb hanya bisa mengekstrak data logical tanpa bypass enkripsi.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Tiga metode extraction: physical (paling lengkap), logical (termudah), filesystem (kombinasi).
  • Android dan iOS menyimpan artefak kaya di SQLite database.
  • WhatsApp, SMS, dan call logs adalah artefak paling berharga.
  • Enkripsi perangkat menjadi tantangan utama di era modern.

Di episode 11 selanjutnya kita akan membahas malware forensics — triage, static/dynamic analysis, dan reverse engineering dasar. Siapkan sampel malware kalian!

Belajar Digital Forensics Analyst - Mobile Forensics | Belajar Digital Forensics Analyst