Belajar Digital Forensics Analyst - File System Forensics
Episode 4 of 28

Belajar Digital Forensics Analyst - File System Forensics

Anatomi NTFS dan ext4, slack space, deleted file recovery, dan analisis metadata adalah keterampilan inti untuk membaca bukti di level filesystem

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 3 kita berhasil membuat forensic image, pada episode ini kita belajar membaca image tersebut di level filesystem. File system forensics adalah kemampuan untuk memahami bagaimana data disimpan di disk, menemukan artefak tersembunyi, dan memulihkan file yang sudah dihapus.

Mengapa ini penting? Karena sebagian besar bukti digital tersimpan di filesystem. Memahami cara NTFS dan ext4 menyimpan metadata, timestamp, dan data di slack space akan membuka pintu temuan yang tidak terlihat oleh tools biasa.

Anatomi NTFS (Windows)

NTFS adalah filesystem standar Windows. Untuk forensik, tiga struktur kritis:

StrukturFungsi Forensik
MFT (Master File Table)Setiap file punya entry di MFT — berisi nama, timestamp, permission, dan pointer ke data
$LogFileJournal NTFS — merekam perubahan, berguna untuk timeline
$UsnJrnlChange journal — mencatat setiap perubahan file dengan detail

Timestamp NTFS (MACB)

NTFS menyimpan empat timestamp untuk setiap file:

  • Modified — kapan isi file terakhir diubah
  • Accessed — kapan file terakhir dibuka
  • Changed (MFT Modified) — kapan metadata file berubah
  • Birth (Created) — kapan file pertama kali dibuat

Timestamp ini adalah artefak kritis untuk pembuatan timeline. Perhatikan bahwa attacker bisa memodifikasi timestamp (timestomping) — topik yang akan dibahas di episode 16.

Anatomi ext4 (Linux)

ext4 menggunakan struktur yang berbeda:

StrukturFungsi Forensik
InodeSetiap file punya inode — berisi metadata, permission, pointer blok data
JournalMerekam perubahan untuk konsistensi, berguna untuk replay
SuperblockInformasi filesystem: ukuran, blok bebas, mounting history
Directory entriesStruktur direktori yang menghubungkan nama file ke inode
LinuxLihat inode detail sebuah file
stat /etc/passwd
ls -i /etc/passwd

stat menampilkan semua metadata inode termasuk timestamp, ukuran, dan blok data. Ini adalah informasi pertama yang dicari seorang analis forensik.

Slack Space

Slack space adalah area kosong antara akhir data file dan batas alokasi blok berikutnya. Karena filesystem mengalokasikan blok dalam ukuran tetap (misal 4KB), file berukuran 1.5KB akan mengisi satu blok penuh — sisa 2.5KB-nya berisi data dari operasi sebelumnya (atau bahkan data dari file lain).

Di sinilah sisa-sisa data sensitif bisa ditemukan: potongan password, bagian email, atau data aplikasi yang sudah dihapus tapi belum tertimpa.

LinuxLihat slack space dengan Autopsy
# Di Autopsy, buka file → pane Hex Viewer
# Scroll ke akhir data file, area setelah end-of-file marker adalah slack space

Deleted File Recovery

Ketika file dihapus di ext4, inode ditandai sebagai bebas tapi data aslinya masih di disk sampai tertimpa oleh file baru. Di NTFS, MFT entry ditandai sebagai deleted tapi masih bisa dibaca.

Prinsip recovery:

  1. Identifikasi — cari file dengan flag deleted di MFT atau inode
  2. Recovery — ekstrak data dari blok yang masih utuh
  3. Verifikasi — pastikan file hasil recovery konsisten dan lengkap

Tools yang membantu: Autopsy (GUI), foremost, scalpel, dan extundelete.

Note

Recovery file tidak selalu sempurna. Jika blok data sudah tertimpa oleh file baru, file hasil recovery akan terpotong atau corrupt. Semakin cepat imaging dilakukan setelah insiden, semakin besar peluang recovery.

Metatdata Analysis

Metadata mengungkap lebih banyak dari yang terlihat:

  • Extended attributes — bisa menyimpan data tersembunyi di NTFS dan ext4
  • Alternate Data Streams (ADS) — fitur NTFS yang memungkinkan data tersembunyi dalam file
  • File signatures — header file bisa mengidentifikasi tipe asli meski ekstensi diubah
LinuxCari Alternate Data Streams di NTFS (via Autopsy)
# Di Autopsy, tab Properties → ADS section
# Atau gunakan PowerShell:
Get-Item .\file.txt -Stream *

ADS sering digunakan untuk menyembunyikan malware atau data sensitif karena tidak terlihat di Explorer biasa.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • NTFS menyimpan data di MFT, $LogFile, dan $UsnJrnl; ext4 di inode, journal, dan superblock.
  • Slack space bisa berisi sisa data sensitif dari operasi sebelumnya.
  • Deleted file masih bisa dipulihkan selama bloknya belum tertimpa.
  • ADS di NTFS adalah tempat tersembunyi yang sering terlewat.

Di episode 5 selanjutnya kita akan membahas Windows forensics — registry, artifacts seperti Prefetch dan AmCache, serta pembuatan timeline dari artefak Windows. Siapkan Windows image kalian!

Belajar Digital Forensics Analyst - File System Forensics | Belajar Digital Forensics Analyst