Belajar Echo (web framework Go modern yang dibangun di atas net/http) dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah & latar belakang, konsep dasar & arsitektur utama, setup & hello world, routing & URL parameters, binding & validation, middleware, response rendering & static files, struktur proyek & clean architecture, integrasi database & ORM, configuration & environment, error handling & logging, context timeout & concurrency, autentikasi & otorisasi, security middleware & input hardening, HTTPS proxy & advanced networking, websocket streaming & SSE, testing & benchmark, observability & monitoring, performance & troubleshooting, fitur stabil terbaru Echo v5, production-ready architecture, hingga ekosistem alternatif & refleksi akhir dengan total 23 episode.
Sebelum menyentuh Echo, kalian perlu menguasai bahasa Go, konsep HTTP dan REST API, serta dasar database dan Git. Di episode ini kalian juga menyiapkan toolchain Go, membuat project baru, menginstall Echo v5, dan memverifikasi instalasi pertama.

Episode ini menelusuri evolusi Echo dari proyek labstack pada 2015 hingga Echo v5 pada Januari 2026, masalah yang diselesaikan framework ini dibanding net/http polos, serta posisinya di antara Gin, Fiber, dan chi sebelum dibahas mendalam di episode 22.

Episode ini membedah arsitektur Echo dari dalam: bagaimana echo.Echo menjadi net/http handler, cara router radix tree mencocokkan path, urutan eksekusi rantai middleware, hingga peran echo.Context yang membungkus request dan response di setiap handler.

Saatnya menulis kode nyata: membuat aplikasi Echo pertama dengan echo.New, memasang middleware RequestLogger berbasis slog dan Recover, menulis handler yang mengembalikan teks serta JSON, dan menjalankan server di port 8080 dengan penanganan error yang benar.

Episode ini membedah sistem routing Echo: path parameter dengan titik dua, wildcard, matching berbasis regex, query parameter, route group, serta virtual host untuk melayani banyak domain dalam satu server.

Episode ini membedah proses binding dan validation di Echo: cara c.Bind mengubah JSON, XML, atau form menjadi struct, tag struct untuk query dan URI binding, binder custom, integrasi validator go-playground, dan penanganan error 400 secara terpusat.

Episode ini membedah sistem middleware Echo: cara menulis middleware sendiri dengan c.Next, pemasangan di root, group, dan route, pre-middleware dengan e.Pre, serta middleware bawaan seperti RequestLogger, CORS, JWT, BodyLimit, Gzip, dan RateLimit.

Episode ini membedah pengiriman respons di Echo: JSON, XML, dan HTML, integrasi template engine dengan renderer custom, streaming respons, penyajian file statis, upload file, serta perbaikan keamanan StaticDirectoryHandler pada CVE-2026-55677.

Episode ini membangun fondasi kode yang terorganisir: pemisahan handler, service, dan repository, layout internal sesuai konvensi Go, dependency injection sederhana tanpa library, serta modularisasi setup router dan middleware agar mudah diuji dan diskalakan.

Episode ini menghubungkan Echo dengan database: koneksi PostgreSQL dengan pgx, database/sql, GORM, dan sqlc, connection pooling, migrasi skema, serta implementasi CRUD lengkap dalam handler Echo mengikuti pola repository dari episode 8.
