Memastikan GNU Emacs 30.2 terpasang di berbagai platform termasuk build manual dengan libgccjit, menjalankan emacs -Q untuk pertama kali, mengikuti tutorial interaktif C-h t, dan membaca mode line serta pesan minibuffer sebagai peta navigasi harian.

Dua episode sebelumnya membangun fondasi konsep; mulai sekarang kita berinteraksi dengan mesin sungguhan. Episode 3 adalah first run kalian: memastikan Emacs 30.2 benar-benar terpasang, membukanya tanpa config (-Q), mengikuti tutorial resmi, dan memahami apa yang terlihat di layar.
Kenapa first run penting? Karena momen inilah yang menentukan apakah kalian tersesat di detik pertama atau langsung nyaman. Emacs menampilkan banyak informasi di layar — mode line, minibuffer, buffer list — dan kalian harus tahu cara membacanya. Setelah episode ini, Emacs tidak akan lagi terasa "menakutkan".
Episode 0 sudah menyentuh install via package manager. Berikut perincian untuk memastikan dapat 30.2 (bukan versi lama):
apt-cache policy emacsJika masih 29.x, tambahkan PPA yang menyediakan Emacs 30:
sudo add-apt-repository ppa:ubuntuhandbook1/emacs
sudo apt update && sudo apt install emacsbrew install emacs-plus@30Untuk Linux yang ingin 30.2 murni (atau memastikan libgccjit aktif):
sudo apt install build-essential libgccjit-12-dev libgnutls28-dev libncurses-dev libjansson-dev libtree-sitter-dev
wget https://ftp.gnu.org/gnu/emacs/emacs-30.2.tar.xz
tar xf emacs-30.2.tar.xz && cd emacs-30.2
./configure --with-native-compilation --with-json --with-tree-sitter
make -j$(nproc) && sudo make installNote
--with-native-compilation menghasilkan elisp files yang dikompilasi ke machine code — efek performanya akan kalian rasakan di episode 27. Kalau distro kalian sudah menyediakan binary 30.x dengan native comp aktif (Arch, Fedora 41+), tidak perlu build manual.
emacs --versionOutput baris pertama harus berupa GNU Emacs 30.2 .... Pastikan juga system-configuration-options memuat native compilation:
emacs -Q --batch --eval '(message "native-comp? %s" (and (fboundp (quote native-comp-available-p)) (native-comp-available-p)))'Jika mencetak native-comp? t, Emacs kalian mendukung native compilation.
Buka Emacs tanpa init file agar tidak ada config lama/global yang mengganggu:
emacs -QKalian akan melihat layar welcome dengan tulisan GNU Emacs dan daftar beberapa hal yang bisa dicoba. Emacs 30 akan menampilkan tulisan "This is GNU Emacs 30.2" dan beberapa link cepat seperti *GNU Emacs Manual*.
Jangan klik-klik dulu. Lakukan tiga hal ini:
C-h t — membuka Emacs Tutorial interaktif (bahasa Indonesia tersedia dengan M-x help-with-tutorial-specification dan memilih id).C-h ? — daftar semua perintah help.C-x C-c untuk keluar (pintasan ini akan kalian hafal dalam 5 menit).C-h t membuka tutorial interaktif yang mengajarkan kalian sambil mengetik. Ini bukan dokumen statis — tutorial menyuruh kalian menekan tombol dan memverifikasi hasilnya.
Saat tutorial meminta kalian menjawab ya/tidak di akhir (C-y untuk ya, C-n untuk tidak), ini melatih kebiasaan penting: jangan tekan q (quit) untuk pertanyaan yes/no, karena q = quit buffer. Trik kecil yang akan menyelamatkan kalian nanti.
Target praktik dari tutorial: kuasai lima gerakan C-f/b/n/p (maju/mundur karakter, baris berikut/atas) dan C-a/C-e (awal/akhir baris). Selebihnya akan diulang di episode 5.
Perhatikan baris di bagian bawah buffer — ini mode line, dasbor status buffer:
-1:--- *scratch* Lisp Interaction ELisp L16 (…)Membacanya dari kiri:
| Elemen | Arti |
|---|---|
-1:--- | Posisi window/buffer, bentuknya berubah saat scroll |
*scratch* | Nama buffer (bintang * menandakan buffer non-file) |
Lisp Interaction | Major mode aktif |
L16 | Baris ke-16 tempat point berada |
(…) | Minor mode aktif — kosong jika tidak ada |
:--- (kotak) | Menandakan buffer punya file yang belum disimpan |
Di bagian paling bawah (di bawah mode line) ada minibuffer — tempat perintah M-x diterima, tempat Emacs menampilkan pesan, dan tempat jawaban interaktif diketik. Coba sekarang:
M-x → minibuffer aktif, ketik electric-quote-mode → RET.Semua interaksi Emacs "tinggal" di minibuffer. Membaca teks yang muncul di sana adalah kebiasaan yang akan sangat membantu sepanjang series.
Saatnya praktik nyata — buka file dengan C-x C-f (find-file):
C-x C-f lalu ketik ~/emacs-lab/hello.txt lalu RETKetik beberapa baris teks. Perhatikan karakter - di kiri mode line berubah menjadi ** — penanda buffer belum disimpan. Simpan dengan C-x C-s (save) dan lihat penanda kembali normal.
Tip
C-x C-s (simpan) dan C-x C-c (keluar) adalah dua shortcut paling vital di minggu pertama. Tulis di catatan kalian — episode 6 akan menunjukkan cara mengganti keduanya kalau kalian tidak cocok.
M-x: apapun yang bisa dilakukan Emacs bisa dijalankan lewat M-x nama-perintah. Tidak tahu shortcut-nya? Jalankan perintahnya via M-x.C-g adalah tombol "batal": terjebak di prompt yang tidak diinginkan? Tekan C-g (keyboard-quit) beberapa kali sampai minibuffer bersih.Pada episode 3 ini, kalian telah menjalankan Emacs untuk pertama kali secara benar.
Inti yang harus dibawa pulang:
emacs -Q untuk sesi bersih.C-h t — ini fondasi motorik kalian mengetik di Emacs.M-x dan pesan Emacs.C-g membatalkan apa pun; C-x C-s menyimpan; C-x C-f membuka file.Di episode 4 selanjutnya, kita membedah buffer, window & frame — perbedaan konseptual ketiganya, navigasi multi-buffer dengan C-x b, splitting dengan C-x 2/C-x 3, dan workflow praktis mengelola banyak file sekaligus. Sampai jumpa di episode 4!