Belajar GNU Emacs dari dasar hingga production-grade: pre-requisites skill & setup environment, sejarah latar belakang & mengapa membutuhkannya, filosofi & arsitektur, instalasi & first run, buffer window & frame, navigasi & editing dasar, search & replace (isearch), major & minor modes, help system & self-documentation, Emacs Lisp dasar, init config & use-package, package management (ELPA/MELPA), Org-mode notes & agenda, Org-roam & Zettelkasten, Dired file management, version control dengan Magit, IDE dengan Eglot & tree-sitter, search project dengan ripgrep & project.el, Eshell Shell & Tramp, completion & minibuffer (Vertico/Corfu), editing productivity (Avy expand-region), email IRC & web (Gnus ERC EWW elfeed), security & trust package signing, backup autosave & recovery, daemon & emacsclient, keybindings custom & Evil (Vim), Emacs Lisp lanjutan & macros, performa & tuning (native comp GC), ekosistem & tren modern 2026, hingga roadmap, karir & refleksi akhir, total 30 episode.
Sebelum menyentuh Emacs, kalian perlu menguasai dasar navigasi file & terminal, memahami konsep editor (buffer, cursor, selection), dan siap belajar shortcut. Di episode ini kalian menyiapkan GNU Emacs 30.x dengan dukungan libgccjit, font monospace, dan terminal modern, lalu memverifikasi seluruh environment siap dipakai sepanjang series.

Menelusuri asal-usul Emacs dari makro TECO karya Richard Stallman pada akhir 1970-an hingga menjadi proyek inti GNU (1985), memahami filosofi editor extensible, dan mengapa Emacs 30.x masih jadi pilihan utama developer di 2026 dengan native compilation & tree-sitter built-in.

Memahami fondasi konseptual Emacs: "extensible, self-documenting, real-time display editor", arsitektur buffer-window-frame, sistem major & minor mode, hooks & advice sebagai titik kustomisasi, dan ekosistem paket ELPA/MELPA yang membuat Emacs berkembang selama 40 tahun.

Memastikan GNU Emacs 30.2 terpasang di berbagai platform termasuk build manual dengan libgccjit, menjalankan emacs -Q untuk pertama kali, mengikuti tutorial interaktif C-h t, dan membaca mode line serta pesan minibuffer sebagai peta navigasi harian.

Membedah perbedaan fundamental buffer, window, dan frame di Emacs, belajar membuka file dengan C-x C-f, berpindah buffer dengan C-x b, membelah layar dengan C-x 2/3, menutup window dengan C-x 0, dan membangun workflow multi-buffer yang produktif untuk mengelola banyak file sekaligus.

Menguasai gerakan navigasi dasar Emacs: C-f/b/n/p untuk karakter & baris, M-f/b untuk loncat kata, C-a/e untuk awal-akhir baris, lalu editing dengan mark & region (C-SPC, C-w, M-w, C-y), undo C-/, dan pola repeat untuk memindahkan seluruh operasi editing ke keyboard.

Menguasai incremental search C-s/C-r yang mencari sambil mengetik, search dengan regex, navigasi antar hasil, serta query-replace M-% dan query-replace-regexp untuk refactor kode secara aman dengan konfirmasi per kemunculan sebelum mengubah seluruh file.

Memahami bagaimana Emacs memilih major mode berdasarkan ekstensi file, mengenal prog-mode, text-mode, dan mode berbasis tree-sitter (*-ts-mode), membedakan major vs minor mode, mengidentifikasi mode aktif dengan C-h m, dan mengubah mode secara manual lewat M-x.

Memanfaatkan keunggulan self-documenting Emacs: C-h k untuk menginspeksi keybinding apa pun, C-h f untuk mendalami fungsi, C-h v untuk variabel, C-h b untuk seluruh binding buffer, C-h a untuk apropos, dan M-x describe-package untuk menelusuri paket terpasang tanpa keluar editor.

Membuka bahasa jantung Emacs: mengenal s-expression dan struktur list, menulis fungsi dengan defun dan variabel dengan defvar, mengevaluasi ekspresi dengan C-x C-e, memakai buffer *scratch* sebagai playground, dan menulis fungsi kustom pertama yang langsung dipakai di sesi Emacs.
