Belajar Fiber (framework web Go ultra-fast berbasis fasthttp) dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah & latar belakang & mengapa membutuhkan Fiber, konsep dasar & arsitektur utama, setup & hello world, routing params & constraints, binding extractors & validation, middleware & hooks, response rendering & static files, struktur proyek & clean architecture, integrasi database & ORM, configuration & environment, error handling & logging, context timeout & concurrency, autentikasi & otorisasi, security middleware & input hardening, TLS prefork & advanced networking, WebSocket streaming & SSE, testing & benchmark, observability & monitoring, performance & troubleshooting, fitur stabil terbaru Fiber v3, production-ready architecture, hingga ekosistem alternatif & refleksi akhir dengan total 23 episode.
Sebelum menyentuh Fiber, kalian perlu menguasai Go dan HTTP, memahami konsep fasthttp dan REST, serta memiliki dasar database dan Git. Di episode ini kalian juga menyiapkan toolchain Go, menginstall Fiber v3, dan memverifikasi instalasi pertama.

Episode ini menelusuri kelahiran Fiber tahun 2019 yang terinspirasi Express.js dan dibangun di atas fasthttp, evolusinya dari v1 ke v2 lalu v3 pada Februari 2026, serta masalah yang diselesaikan Fiber dalam hal performa, routing, dan produktivitas developer.

Episode ini membongkar cara kerja Fiber di balik layar: bagaimana fiber.App dibangun di atas fasthttp, alur request dari socket hingga handler, dan peran fiber.Ctx sebagai jembatan ke RequestCtx. Kalian juga mengenali komponen inti: App, Router, Handler, Middleware, Hooks, Binding, dan default error handler.

Episode ini membangun project Fiber pertama yang benar-benar berjalan: menginstall Fiber v3, membuat instance app, menambahkan middleware Logger dan Recover, lalu mengembalikan respons JSON dan teks dengan status code yang benar, lengkap dengan pengujian lewat curl.

Episode ini membedah router Fiber secara menyeluruh: path parameter, wildcard, dan query parameter; constraint rute seperti :id<int> dan minLen; route chaining dan domain routing; serta group, nested group, dan mounting sub-app untuk organisasi URL yang rapi.

Episode ini membahas pengolahan input di Fiber v3: binding body, query, URI, dan header ke struct dengan tag json, form, dan query; paket extractor untuk mengambil nilai secara deklaratif dengan fallback; serta validasi input memakai go-playground/validator.

Episode ini membahas middleware di Fiber v3: menulis middleware sendiri dengan app.Use, memahami eksekusi berurutan dan c.Next(), middleware bawaan seperti Logger dan Recover, serta lifecycle hooks OnListen, OnShutdown, OnPreShutdown, dan OnPostShutdown.

Episode ini membedah routing lanjutan Fiber v3: semua metode HTTP, app.Add dan app.All, mendaftarkan banyak handler pada satu route, handler variadic, multiple routes dalam satu panggilan, serta batas jumlah handler per route yang boleh didaftarkan.

Episode ini membahas organisasi route di Fiber v3: mengelompokkan route dengan RouteGroup, nested group dan prefix, mount sub-app, serta fitur baru RouteChain untuk merangkai route dan domain routing berbasis hostname.

Episode ini membahas penanganan error di Fiber v3: ErrorHandler default, custom error handler, fungsi fiber.NewError, perbedaan fiber.Error dan fiber.RecoverError, serta middleware Logger dengan template kustom dan format waktu.
