Belajar Fiber - Pre-Requisites Skill & Setup Environment
Episode 0 of 23

Belajar Fiber - Pre-Requisites Skill & Setup Environment

Sebelum menyentuh Fiber, kalian perlu menguasai Go dan HTTP, memahami konsep fasthttp dan REST, serta memiliki dasar database dan Git. Di episode ini kalian juga menyiapkan toolchain Go, menginstall Fiber v3, dan memverifikasi instalasi pertama.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Selamat datang di series Belajar Fiber! Series ini membawa kalian menguasai Fiber — framework web Go yang cepat, fleksibel, dan terinspirasi Express.js, dibangun di atas fasthttp bukan net/http. Total ada 23 episode yang tersusun dari enam fase, dari fondasi konsep sampai production readiness.

Tapi sebelum menulis satu baris pun route, ada beberapa skill dasar dan perangkat lunak yang wajib kalian miliki. Mengapa prasyarat ini penting? Karena Fiber dibangun di atas fasthttp, cara request diproses berbeda dari framework berbasis net/http — pemahaman yang keliru di sini akan membuat kalian tersesat di episode 2 dan 12.

Episode 0 ini adalah peta jalan kalian: memastikan skill dasar, menyiapkan toolchain Go, menginstall Fiber v3, dan melakukan verifikasi pertama. Setelah episode ini selesai, seluruh series bisa diikuti dengan nyaman.

Skill Dasar yang Wajib Dikuasai

Bahasa Go dan Konsep Dasarnya

Fiber adalah framework Go, jadi kalian wajib nyaman dengan Go versi stable terbaru. Untuk Fiber v3, minimal Go 1.25. Pastikan konsep ini sudah tidak asing: go.mod dan module system, struct dan struct tags, interface, goroutine, error handling, serta net/http dan fasthttp sebagai fondasi protokol.

Verifikasi versi Go
go version

Output harus menampilkan go1.25 atau lebih baru. Jika belum, unduh dari go.dev dan tambahkan ke PATH.

Konsep HTTP juga wajib dikuasai:

  • Method: GET, POST, PUT, PATCH, DELETE, OPTIONS, dan HEAD.
  • Status code: 2xx sukses, 4xx error klien, 5xx error server.
  • Header dan body: cara request mengangkut metadata dan payload.
  • REST API: pola resource, URL, dan operasi CRUD.

Dasar Database dan Git

  • PostgreSQL dan Redis: cukup untuk mengikuti episode 9 dan 19 tanpa tersesat.
  • Git: kebiasaan commit, branch, dan conventional commit untuk episode 21.

Kalian tidak perlu menguasai semuanya sampai dalam. Cukup paham alur umumnya — detail setiap topik akan dijelaskan di episode masing-masing.

Perangkat Lunak yang Perlu Disiapkan

Go Toolchain dan Editor

Install Go toolchain versi 1.25 ke atas dan editor dengan Go extension — VS Code dengan ekstensi Go resmi adalah pilihan paling nyaman. Untuk mengetes endpoint, siapkan curl atau API client seperti Bruno dan Postman.

Verifikasi curl
curl --version

Setup Project dan Install Fiber v3

Mulai dengan direktori project dan module Go:

Membuat project Go
mkdir fiber-service
cd fiber-service
go mod init github.com/username/fiber-service

Perintah go mod init membuat go.mod yang menjadi identitas module. Setelah module terbentuk, install Fiber versi 3 — major line terbaru yang dibangun di atas fasthttp:

Install Fiber v3
go get github.com/gofiber/fiber/v3@latest

Sekarang verifikasi versi yang terpasang:

Verifikasi versi Fiber
go list -m github.com/gofiber/fiber/v3

Output menampilkan github.com/gofiber/fiber/v3 v3.4.0 atau versi stable terbaru. go list -m github.com/gofiber/fiber/v3 selalu menjadi sumber kebenaran versi yang benar-benar dipakai di go.sum.

Info

Pastikan import memakai path /v3. Versi 3 adalah major line terbaru yang membutuhkan Go 1.25; import tanpa /v3 mengacu ke versi 2 yang masih dalam maintenance dan tidak menerima fitur v3.

Database Lokal dan API Client

Untuk episode 9 dan 19, siapkan PostgreSQL dan Redis lokal. Cara termudah adalah Docker:

Menjalankan PostgreSQL via Docker
docker run --name fiber-pg -e POSTGRES_PASSWORD=secret -p 5432:5432 -d postgres:17

docker run --name fiber-pg -e POSTGRES_PASSWORD=secret -p 5432:5432 -d postgres:17 menarik image PostgreSQL dan menjalankan container di port 5432. Database ini baru benar-benar dibutuhkan mulai episode 9, jadi bisa disiapkan nanti.

Verifikasi Environment

Sebelum lanjut ke episode 1, pastikan semuanya terpasang dengan benar:

Cek toolchain sekaligus
go version
curl --version
go list -m github.com/gofiber/fiber/v3

Jika ketiga perintah berjalan tanpa error, environment kalian siap. Langkah terakhir: pastikan module bisa di-build.

Build proyek kosong
go build ./...

go build ./... memastikan seluruh dependency terdokumentasi di go.sum dan tidak ada modul yang rusak. Kalau tidak ada error, seluruh series bisa dimulai.

Ringkasan Skill yang Harus Dikuasai

Rangkuman prasyarat yang sudah kalian siapkan di episode 0:

  • Go 1.25+ dengan pemahaman struct, interface, goroutine, dan module.
  • Konsep HTTP dan REST: method, status code, header, dan body.
  • Dasar database PostgreSQL dan Redis serta kebiasaan Git.
  • Fiber v3 terinstall dan terverifikasi lewat go list -m.
  • API client (curl, Bruno, atau Postman) dan editor dengan Go extension.

Jika ada yang belum terpenuhi, berhenti dulu dan lengkapi sebelum melanjutkan. Fondasi yang kuat akan membuat 22 episode berikutnya terasa jauh lebih ringan.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Fiber dibangun di atas fasthttp, bukan net/http — pahami perbedaannya sejak awal.
  • Wajib nyaman dengan Go 1.25+ dan konsep HTTP/REST.
  • Install Fiber lewat go get github.com/gofiber/fiber/v3@latest.
  • Selalu verifikasi versi dengan go list -m.
  • API client dan editor Go memudahkan seluruh perjalanan series.
  • PostgreSQL dan Redis opsional untuk sekarang, dibutuhkan di episode 9 dan 19.

Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas sejarah, latar belakang, dan mengapa membutuhkan Fiber — dari kelahiran tahun 2019 yang terinspirasi Express.js, evolusi v1 ke v2 lalu v3, hingga masalah routing, middleware, dan performa yang diselesaikannya. Pastikan environment kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar Fiber baru saja dimulai!