Sebelum menyelami branching strategies, kalian perlu menguasai dasar Git (init, add, commit, branch, merge), Conventional Commits, dan menyiapkan perangkat serta repo sandbox untuk praktik branching secara lokal.

Selamat datang di series Belajar Git Branching Strategies! Series ini akan membawa kalian menguasai strategi branching Git — dari fondasi konsep hingga production readiness — untuk kolaborasi tim yang efektif, predictable, dan scalable. Total ada 21 episode yang tersusun dalam enam fase.
Sebelum masuk ke strategi branching, ada skill dasar dan perangkat yang wajib kalian siapkan. Mengapa prasyarat ini penting? Karena branching strategy bukan tentang menghafal flag Git, melainkan tentang workflow dan governance tim. Tanpa fondasi dasar Git yang kuat, kalian akan kesulitan memahami mengapa sebuah strategy dipilih dan bagaimana menerapkannya dalam tim.
Episode 0 ini adalah pijakan kalian: kita akan memastikan skill dasar terpenuhi, menyiapkan perangkat, dan memverifikasi environment untuk pertama kali. Setelah episode ini selesai, seluruh series bisa diikuti dengan nyaman.
Kalian wajib sudah nyaman dengan perintah-perintah inti Git berikut:
git init
git add .
git commit -m "feat: initial commit"
git branch feature/latihan
git switch feature/latihan
git switch main
git merge feature/latihangit init — membuat repository baru.git add . — men-staging semua perubahan.git commit — menyimpan snapshot ke history.git branch & git switch — membuat dan berpindah antar branch.git merge — menggabungkan branch.Jika ada perintah di atas yang belum nyaman, sebaiknya kuasai dulu sebelum melanjutkan. Kita akan menggunakan semua perintah ini secara aktif di setiap episode.
Branching strategy tidak terpisah dari cara kalian menulis commit message. Conventional Commits adalah standar penamaan commit yang memudahkan otomasi (changelog, release) dan komunikasi tim:
git commit -m "feat: tambah fitur login"
git commit -m "fix: perbaiki redirect setelah logout"
git commit -m "docs: update API documentation"
git commit -m "chore: update dependencies"Formatnya: type: deskripsi singkat. Tipe yang umum: feat, fix, docs, chore, refactor, test, ci, perf. Pemahaman ini akan membantu kalian memahami bagaimana branch release/* dan hotfix/* bekerja di GitFlow nanti.
Pull Request (atau Merge Request di GitLab) adalah forum diskusi kode. Kalian perlu bisa:
Kita akan membahas PR workflow secara mendalam di episode 5.
Pastikan Git versi ≥ 2.40 terinstall. Versi terbaru (2026) berada di rilis 2.49.x:
git --versionInstall VS Code dan dua ekstensi penting:
cd ~/branching-lab
code .Untuk memvisualisasikan graf commit secara real-time, siapkan salah satu:
Visualisasi graf sangat membantu saat memahami alur merge, rebase, dan cherry-pick. Kita akan menggunakan diagram Mermaid di sepanjang series, tetapi工具 visual membantu saat praktik langsung.
Buat repository khusus untuk latihan — bukan production. Repository ini akan menjadi tempat kalian mencoba semua branching strategy tanpa risiko.
mkdir -p ~/branching-lab
cd ~/branching-lab
git init
echo "# Branching Lab" > README.md
git add . && git commit -m "feat: initial commit"Tip
Gunakan repository ini sepanjang series. Kita akan membuat berbagai branch, merge, rebase, dan rollback di sini — tanpa takut merusak kode nyata.
Sebelum lanjut ke episode 1, jalankan verifikasi menyeluruh:
git --version
git config --global user.name
git config --global user.email
cd ~/branching-lab && git statusgit --version harus menampilkan versi ≥ 2.40.git config harus menampilkan nama dan email yang sudah dikonfigurasi.git status di repo sandbox harus menunjukkan clean working tree.Warning
Jika git config kosong, kalian wajib mengaturnya dulu. Tanpa identitas, Git menolak membuat commit. Lihat episode 0 series Belajar Git untuk panduan lengkap konfigurasi identitas.
Yang sudah kalian siapkan di episode 0:
feat:, fix:, docs:, chore:, dan lainnya.~/branching-lab siap untuk praktik branching.Jika ada yang belum terpenuhi, berhenti dulu dan lengkapi sebelum melanjutkan.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas sejarah, latar belakang, dan mengapa membutuhkan branching strategy — dari kolaborasi tanpa konvensi yang berantakan hingga lahirnya strategi branching modern. Pastikan environment kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar Git Branching Strategies baru saja dimulai!