Menerjemahkan konsep rangkaian menjadi skematik profesional di KiCad: mengenal symbol dan nets, hierarchical sheets, power flags, sampai menjalankan ERC untuk menangkap kesalahan sebelum PCB dibuat.

Setelah di episode 4 kalian memahami komponen digital dan interface, sekarang saatnya menuangkan pengetahuan itu ke media kerja utama hardware engineer: skematik. Skematik adalah bahasa gambar yang menghubungkan logika kalian ke PCB — dan di episode ini kita menguasainya lewat KiCad.
Mengapa skematik harus dikuasai dengan benar? Karena skematik adalah kontrak: apa yang kalian gambar di skematik menentukan apa yang akan keluar sebagai tembaga di PCB. Kesalahan di skematik — net yang salah sambung, pin yang tertukar, power yang belum terhubung — akan terbawa sampai produksi. Semakin rapi dan benar skematik kalian, semakin sedikit masalah di episode 6 (layout), episode 9 (bring-up), dan seterusnya.
Sebelum menggambar, kenali dulu empat elemen dasar skematik:
| Elemen | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Symbol | Gambar logis komponen | IC, resistor, connector |
| Pin | Titik sambungan pada symbol | Pin 1, 2, 3… |
| Net | Nama jalur yang menyatukan pin | MCU_TX, 3V3, GND |
| Wire | Garis fisik penghubung antar pin | Garis di editor |
Perbedaan krusial: net adalah konsep logis, wire adalah representasi visual. Dua pin dengan label net yang sama terhubung secara logis meskipun tidak digambar wire — inilah dasar teknik net labeling yang membuat skematik rapi.
Daripada menarik wire panjang yang saling tumpuk, skematik profesional memakai net labels untuk memberi nama jalur, dan power flags untuk menandai power rail:
┌─────────────┐
+3V3 ──┤ VDD │
│ STM32F103 │
PA9 ───┤ TX1 BOOT │── VCC
PA10 ──┤ RX1 NRST │── RESET
│ │
GND ───┤ GND │
└─────────────┘Net label PA9 yang muncul di lima tempat berbeda adalah jalur yang sama secara listrik — jauh lebih mudah dibaca daripada satu wire yang menjalar ke seluruh halaman.
Alur pembuatan skematik di KiCad mengikuti pola konsisten:
1. kicad -> New Project -> buat folder proyek
2. Buka Schematic Editor (Eeschema)
3. Place Symbol -> cari komponen di library (mis. STM32F103C8)
4. Tempatkan, sambungkan dengan wire/net label
5. Tambahkan power flags (+3V3, GND) via Place Power
6. Jalankan ERC (Electrical Rules Check) untuk validasi
7. Annotate symbol (memberi ref desain otomatis: R1, C1, U1...)
8. Assign footprint untuk tiap komponenBuat proyek pertama dengan tiga blok: MCU, power, dan konektor serial. Berikut kandidat isi halaman skematiknya:
Blok 1 - Power:
- Connector USB (VBUS) -> diode proteksi -> LDO 3.3V
- Capasitor 10uF di input, 100nF di output
Blok 2 - MCU:
- STM32F103C8T6 (LQFP48)
- Crystal 8MHz + 2x cap 20pF
- Reset pull-up + button
- Cap decoupling 100nF per power pin
Blok 3 - UART:
- Header 4 pin (TX, RX, GND, VCC) + net label MCU_TX / MCU_RXSebelum melanjutkan ke layout, setiap komponen harus memiliki footprint — representasi fisik solder pad di PCB. KiCad memiliki footprint library standar (mis. LQFP-48, 0603, THT_Diode). Memilih footprint yang benar di skematik akan menyelamatkan kalian dari kejutan di episode 6.
Tip
Beri net label dengan nama yang bermakna dan konsisten: MCU_TX, PWR_3V3, ADC_VIN. Nama net yang baik membuat skematik bisa dibaca orang lain (dan diri kalian sendiri tiga bulan kemudian) tanpa harus menelusuri setiap jalur. Ini kebiasaan kecil dengan dampak besar di design review.
ERC (Electrical Rules Check) adalah fitur paling berharga di schematic editor. Ia menganalisis skematik kalian dan melaporkan kesalahan listrik:
Inspect -> Electrical Rules Check -> RunERC tidak menangkap semua kesalahan — ia hanya memeriksa aturan listrik, bukan kebenaran logika. Tapi menjalankan ERC di setiap tahap adalah kebiasaan non-negotiable: kesalahan yang tertangkap di skematik memakan biaya satu menit; kesalahan yang lolos ke PCB memakan biaya fabrikasi ulang.
Beberapa kesalahan yang paling sering muncul di skematik pemula:
3V3 tanpa power symbol membuat ERC bingung dan bisa menghasilkan net yang tidak terhubung.R? akan gagal saat assign footprint dan netlist.MCU_TX dan MCU_TXX adalah dua net berbeda yang terlihat hampir sama. ERC dengan koneksi mengambang akan menangkapnya.Warning
Kebiasaan yang wajib: setiap kali mengganti komponen atau menambah blok, jalankan ulang ERC. Jangan pernah menganggap skematik "beres" tanpa ERC bersih dan penelusuran manual net penting (power, ground, clock). Satu jam review di skematik menghemat satu minggu debugging di prototype.
Output akhir dari skematik adalah netlist — daftar lengkap komponen dan koneksi listrik antar pin. KiCad memuat netlist ini langsung ke PCB editor (Pcbnew) di episode 6. Inilah jembatan yang menghubungkan dunia logis (skematik) ke dunia fisik (PCB).
Netlist yang benar adalah sumber kebenaran. Jika kalian mengubah skematik setelah layout dimulai, selalu sinkronkan ulang lewat Update PCB from Schematic — jangan menggambar tembaga secara manual yang melenceng dari netlist, karena itu menciptakan dua versi kebenaran.
Pada episode 5 ini, kalian telah menguasai fondasi schematic design: symbol, pin, net, dan wire sebagai bahasa skematik, plus alur kerja KiCad dari proyek kosong sampai ERC bersih.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 6 selanjutnya, kalian akan melihat bagaimana netlist yang sama berubah menjadi PCB design & layout — placement komponen, routing tembaga, layer stack, dan design rules yang menentukan apakah board kalian berfungsi dengan baik atau penuh noise. Sampai jumpa di episode 6!