Sebelum menyentuh Hono, kalian perlu menguasai TypeScript dasar, konsep HTTP/REST API, async/await, dan pemahaman dasar edge computing. Di episode ini kalian menyiapkan Node.js atau Bun, Wrangler CLI untuk Cloudflare Workers, dan API testing tool.

Selamat datang di series Belajar HonoJS! Series ini akan membawa kalian menguasai Hono — framework web ultra-fast yang berjalan di Cloudflare Workers, Deno, Bun, dan Node.js — mulai dari fondasi konsep sampai production readiness. Total ada 21 episode yang tersusun dalam enam fase.
Sebelum menulis kode pertama, ada skill dasar dan perangkat lunak yang wajib kalian siapkan. Mengapa prasyarat ini penting? Karena Hono dibangun di atas Web Standard API dan dirancang untuk berjalan di multiple runtimes. Tanpa memahami TypeScript dan konsep edge computing, kalian tidak akan bisa memanfaatkan fitur terkuat Hono.
Episode 0 ini adalah peta jalan kalian: kita akan memastikan skill dasar terpenuhi, menyiapkan runtime dan tools, serta memverifikasi seluruh setup sebelum menulis kode pertama.
Hono menggunakan TypeScript secara ekstensif untuk type inference dan RPC mode. Kalian wajib memahami interface, type alias, generics, dan utility types seperti Pick, Omit, dan Partial.
interface User {
id: number
name: string
email: string
}
type CreateUserInput = Omit<User, 'id'>
type UserResponse = Pick<User, 'id' | 'name'>Di Hono RPC mode, tipe dari route secara otomatis terekspos ke client — jadi kalian harus nyaman bekerja dengan type inference.
Hono menggunakan Web Standard API — Request dan Response objects. Kalian wajib memahami bagaimana request masuk, diproses oleh middleware dan handler, lalu menghasilkan response.
REST API mengorganisir resource lewat URL dan HTTP method. Kalian perlu memahami routing, middleware composition, dan JSON serialization.
Edge computing berarti menjalankan kode di server yang dekat dengan user (edge locations), bukan di satu data center. Ini mempengaruhi cara kalian menulis kode: stateless, tanpa filesystem local, dan dependency yang harus ringan.
Hono berjalan di ketiga runtime ini. Pilih salah satu:
node --version # Node.js >= 20
bun --version # Bun >= 1.3
deno --version # Deno >= 2.0Wrangler adalah CLI resmi untuk Cloudflare Workers — target deployment utama Hono:
npm install -g wranglercode --install-extension bradlc.vscode-tailwindcss
code --install-extension dbaeumer.vscode-eslint
code --install-extension cloudflare.wranglerJika kalian berencana deploy ke Cloudflare Workers, login ke Wrangler:
wrangler loginIkuti instruksi di terminal untuk autentikasi dengan akun Cloudflare kalian.
Jika belum punya akun, daftar di cloudflare.com. Workers tier gratis mencakup 100k requests per hari.
Sebelum lanjut ke episode 1, jalankan verifikasi menyeluruh:
node --version || bun --version || deno --version
wrangler --versionChecklist lengkapnya:
Note
Hono bisa berjalan tanpa Cloudflare Workers — cukup dengan Node.js atau Bun. Namun deploy ke Cloudflare Workers menunjukkan kekuatan sejati Hono: zero dependencies, Web Standard API, dan edge performance.
Episode 0 menyiapkan seluruh fondasi teknis sebelum menulis kode Hono: skill TypeScript, pemahaman HTTP/edge computing, runtime, dan Wrangler CLI. Semua elemen ini akan dipakai terus di seluruh series.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas sejarah, latar belakang, dan mengapa Hono — dari evolusi framework JavaScript, kelahiran edge computing, hingga mengapa Hono menjadi pilihan utama untuk modern full-stack apps. Pastikan environment kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar HonoJS baru saja dimulai!