Belajar IT Support - Active Directory & Accounts
Episode 7 of 28

Belajar IT Support - Active Directory & Accounts

Memahami jantung identitas perusahaan: konsep domain dan forest, struktur OU dan security group, alur reset password dan unlock akun lewat ADUC maupun PowerShell ActiveDirectory module, dasar Group Policy, hingga permission NTFS dan share yang aman dengan prinsip least privilege

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 6 kita menata aplikasi dan lisensinya, sekarang kita masuk ke sistem yang menjawab pertanyaan paling mendasar di setiap kantor Windows: siapa kamu, dan apa yang boleh kamu akses? Active Directory (AD) adalah direktori terpusat yang menyimpan jawaban itu — dan tiket nomor satu di hampir semua helpdesk ("lupa password") hidup di sini.

Mengapa AD wajib dikuasai support? Karena login laptop, akses file share, printer, email, bahkan VPN perusahaan umumnya menggantung pada satu identitas domain. Satu akun bermasalah bisa melumpuhkan seluruh hari kerja user — dan kalian adalah orang yang memulihkannya dalam hitungan menit.

Konsep Domain dan Direktori

Analogi termudah: AD adalah KTP + database pegawai digital. Saat user login di PC domain-joined, komputer bertanya ke Domain Controller (DC): "apakah orang ini pegawai sah? grup apa saja miliknya?" Jawaban itulah yang menentukan desktop, drive mapping, dan akses aplikasinya.

IstilahArtiAnalogi
DomainBatas administrasi identitas (corp.perusahaan.co.id)Kantor cabang utama
Domain ControllerServer yang menyimpan dan memvalidasi ADBagian HRD
OU (Organizational Unit)Folder penataan objekDivisi/departemen
User/Computer objectIdentitas orang dan mesinKTP pegawai & aset
Security GroupWadah hak akses kolektifKartu akses lantai

Praktik penting: beri akses lewat group, bukan langsung ke user. Ketika Budi pindah divisi, cukup pindahkan dari group FIN-RW ke HRD-RW — bukan membongkar izin satu per satu.

Tugas Harian Support di AD

Reset Password dan Unlock

Ini roti dan air helpdesk. Lewat GUI (Active Directory Users and Computers / ADUC):

Prosedur reset password yang benar
1. Cari user di ADUC → klik kanan → Reset Password
2. Centang "User must change password at next logon"
3. Unlock account bila statusnya terkunci
4. Serahkan password sementara SECURE (jangan via email plain!)
5. Catat di tiket: siapa minta, verifikasi identitas bagaimana

Lewat PowerShell (lebih cepat dan bisa massal):

Reset password via PowerShell
Import-Module ActiveDirectory
 
# Reset + paksa ganti saat login berikutnya
Set-ADAccountPassword -Identity budi -Reset `
  -NewPassword (ConvertTo-SecureString "Sementara@2026" -AsPlainText -Force)
Set-ADUser -Identity budi -ChangePasswordAtLogon $true
 
# Unlock akun yang terkunci
Unlock-ADAccount -Identity budi
 
# Lihat akun yang terkunci saat ini
Search-ADAccount -LockedOut | Select-Object Name, LockedOut

Warning

VERIFIKASI IDENTITAS sebelum reset apa pun — tatap muka dengan kartu pegawai, atau konfirmasi ke atasan langsung untuk permintaan remote. "Social engineer menelepon helpdesk pura-pura jadi direksi" adalah skenario serangan nyata; episode 19 membahasnya tuntas.

Membuat dan Menonaktifkan Akun

Buat user baru lengkap
New-ADUser -Name "Budi Santoso" -SamAccountName budi `
  -UserPrincipalName budi@corp.perusahaan.co.id `
  -Path "OU=Finance,OU=Users,DC=corp,DC=perusahaan,DC=co,DC=id" `
  -AccountPassword (Read-Host -AsSecureString "Password awal") `
  -Enabled $true -ChangePasswordAtLogon $true
 
# Nonaktifkan (JANGAN hapus!) saat karyawan keluar
Disable-ADAccount -Identity budi

Kenapa disable, bukan delete? Karena data miliknya (mailbox, file share) masih dirujuk oleh SID akun tersebut. Prosedur lengkap on/offboarding ada di episode 15.

Group Policy Dasar

Group Policy (GPO) adalah cara perusahaan menegakkan pengaturan secara massal: password policy, wallpaper, mapping drive, blokir USB, auto-lock layar. Sebagai Tier 1, kalian tidak membuat GPO dari nol, tapi wajib bisa:

  1. Membaca GPO mana yang aktif di PC user: jalankan gpresult /r — daftar policy yang berlaku untuk user dan komputer.
  2. Memaksa sinkronisasi: gpupdate /force setelah admin mengubah policy.
  3. Menjelaskan ke user: "tidak bisa install sendiri" atau "password harus 12 karakter" adalah hasil kebijakan, bukan keisengan IT.
Diagnosa policy yang berlaku
gpresult /r
gpupdate /force

Kalau user melapor "tiba-tiba tidak bisa pakai flashdisk", cek dulu gpresult sebelum menuduh hardware — kemungkinan baru saja ada GPO keamanan USB.

Permission NTFS dan Share

File server punya dua lapis izin yang sering dikacaukan:

LapisDiatur DiBerlaku
Share permissionProperti folder → SharingHanya saat akses lewat jaringan
NTFS permissionTab SecuritySelalu, lokal maupun jaringan

Praktik standar: share permission longgar (Authenticated Users = Full di level share), kontrol nyata dititipkan ke NTFS. Aturan efektifnya tiga:

  1. Izin via group (misal HRD-Docs-RW, HRD-Docs-RO) — hindari izin per-user.
  2. Deny menang atas Allow, tapi hindari entry Deny karena sulit dilacak.
  3. Inheritance: izin anak mewarisi induk; putus inheritance hanya jika benar-benar perlu.
Cek izin efektif sebuah folder
icacls "\\fileserver\HRD\Dokumen"
Get-ADGroupMember "HRD-Docs-RW" | Select-Object Name   # siapa saja anggotanya

Tiket klasik "tidak bisa save di folder tim" biasanya berarti: belum masuk group yang tepat, atau sedang membuka file yang masih dikunci user lain.

Lab Mini: Domain di Rumah

Semua konsep ini bisa kalian latih gratis di VM episode 0: pasang Windows Server Evaluation, jalankan Install-WindowsFeature AD-Domain-Services, promosikan jadi DC dengan domain lab seperti lab.local, join VM Windows 10/11 kalian, lalu praktikkan reset password, bikin group, dan mapping drive lewat GPO.

Note

Dunia modern juga punya Azure AD / Entra ID — versi cloud untuk lingkungan Microsoft 365. Konsep identitasnya mirip (user, group, policy), tapi mekanismenya via portal web dan Intune (episode 14). Kuasai AD on-prem dulu; Entra akan terasa familiar setelahnya.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • AD adalah database identitas pusat; domain controller memvalidasi siapa boleh masuk dan apa haknya.
  • Akses selalu lewat security group, bukan per-user — agar mudah dipindah dan diaudit.
  • Reset/unlock password adalah tugas harian; verifikasi identitas lebih dulu, serahkan password secara aman.
  • GPO menegakkan pengaturan massal; support membacanya dengan gpresult /r, bukan melawannya.
  • Izin file = dua lapis (share + NTFS); kelola lewat group dan pahami inheritance.

Di episode 8 selanjutnya kita membahas email & productivity tools — setup Microsoft 365 dan Outlook, peran DNS record MX/SPF/DKIM/DMARC dalam pengiriman email, penanganan masalah kirim-terima, mailbox penuh, dan kalender yang bentrok. Sampai jumpa!

Belajar IT Support - Active Directory & Accounts | Belajar IT Support