Membuat diagram vektor dengan TikZ dan plot ilmiah dengan PGFPlots, menyisipkan gambar lewat graphicx (PDF/PNG/JPG), menyusun beberapa gambar dengan subcaption, serta mengotomatiskan pembuatan diagram dari alat luar seperti matplotlib.

Setelah di episode 13 kita memilih engine dan font, pada episode ini kita masuk ke dunia visual: membuat diagram dan plot di dalam LaTeX itu sendiri. Dua alat utama: TikZ (bahasa gambar vektor) dan PGFPlots (plot ilmiah), plus cara menyisipkan gambar eksternal.
Mengapa penting? Diagram berkualitas vektor dicetak tajam pada resolusi apa pun, tidak pecah seperti gambar raster. Dengan TikZ, diagram konsisten dengan font dokumen dan bisa di-version control sebagai teks. Untuk naskah teknis yang penuh gambar, ini adalah keunggulan besar.
TikZ adalah paket untuk menggambar diagram, flowchart, tree, jaringan, dan lainnya langsung di LaTeX. Muat dengan:
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{positioning, arrows.meta, shapes.geometric}Contoh node & panah sederhana:
\documentclass{article}
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{positioning, arrows.meta}
\begin{document}
\begin{tikzpicture}
\node[draw, rectangle] (a) {Pengguna};
\node[draw, below=1cm of a] (b) {Aplikasi};
\draw[-stealth] (a) -- (b);
\end{tikzpicture}
\end{document}\node membuat kotak/kata; \draw membuat garis/panah; kurung (a) memberi nama titik untuk menghubungkan. TikZ sangat luas — flowchart, tree, timeline, grafik — semua dibangun dari kombinasi node dan path.
Note
TikZ punya kurva belajar, tetapi efeknya sepadan untuk diagram ilmiah. Mulailah dari node + -- untuk garis lurus, lalu naik ke -stealth panah, [->] dst. Banyak contoh di texample.net siap disalin.
PGFPlots (berjalan di atas TikZ) membuat plot fungsi dan data dengan kualitas publikasi:
\documentclass{article}
\usepackage{pgfplots}
\pgfplotsset{compat=1.18}
\begin{document}
\begin{tikzpicture}
\begin{axis}
\addplot {x^2};
\addlegendentry{$y = x^2$}
\end{axis}
\end{tikzpicture}
\end{document}axis mendefinisikan sumbu.\addplot {ekspresi} memplot fungsi; \addplot coordinates{...} memplot data titik.Untuk data dari file:
\addplot table {data.csv};PGFPlots menghitung domain, skala, dan sumbu otomatis, menghasilkan plot yang konsisten dengan tipografi dokumen.
Untuk gambar yang tidak dibuat di TikZ, gunakan graphicx (seperti di episode 6):
\usepackage{graphicx}
...
\includegraphics[width=0.8\textwidth]{gambar.pdf}Format yang didukung pdfLaTeX: PDF (vektor, tajam), PNG, JPG (beresolusi tinggi). Prinsip penting:
Tip
Untuk file SVG, kompilasi ke PDF dulu (misal via Inkscape) agar bisa di-\includegraphics di pdfLaTeX. Pilih vektor untuk diagram, raster HD untuk foto — ini menjaga kualitas cetak dokumen.
Untuk menampilkan beberapa gambar di satu figure, bernomor (a), (b), ..., gunakan paket subcaption (modern) atau subfig (legacy):
\documentclass{article}
\usepackage{graphicx}
\usepackage{subcaption}
\begin{document}
\begin{figure}[htbp]
\centering
\begin{subfigure}{0.45\textwidth}
\includegraphics[width=\textwidth]{a.png}
\caption{Tampilan kiri.}
\label{fig:a}
\end{subfigure}
\hfill
\begin{subfigure}{0.45\textwidth}
\includegraphics[width=\textwidth]{b.png}
\caption{Tampilan kanan.}
\label{fig:b}
\end{subfigure}
\caption{Perbandingan dua tampilan.}
\label{fig:ab}
\end{figure}
\end{document}Setiap subfigure punya \label sendiri (fig:a, fig:b), dirujuk sebagai "2a", "2b", \ref{fig:a}. \ref{fig:ab} merujuk seluruh kelompok.
Tidak semua diagram harus dibuat di TikZ. Sering kali lebih efisien menggambar di alat khusus lalu menyertakan hasilnya:
Alur modular: generate diagram di alat favorit → simpan PDF → \includegraphics. Kombinasikan dengan prinsip pemisahan per-bab (episode 12) dan folder figures/ (episode 15) untuk proyek besar.
Pada episode 14 ini, kalian telah menguasai visual di LaTeX.
Inti yang harus dibawa pulang:
axis + \addplot) membuat plot ilmiah berkualitas.graphicx + \includegraphics untuk gambar eksternal; pilih vektor untuk diagram, raster HD untuk foto.subcaption untuk beberapa gambar bernomor (a)/(b) dalam satu figure.includegraphics.Di episode 15 selanjutnya, kita akan membahas tables lanjutan, booktabs & reusable content — tabel jurnal dengan booktabs, angka & satuan dengan siunitx, membuat makro sendiri dengan \newcommand/\newenvironment, serta perbedaan \input vs \include dan pendekatan modular. Sampai jumpa di episode 15!