Belajar LaTeX - Tables Lanjutan, Booktabs & Reusable Content
Episode 15 of 28

Belajar LaTeX - Tables Lanjutan, Booktabs & Reusable Content

Menyempurnakan tabel dengan booktabs (top/mid/bottomrule) dan menangani angka & satuan dengan siunitx, membuat konten reusable lewat makro sendiri dengan \newcommand/\newenvironment, serta perbedaan \input vs \include dan pendekatan modular folder untuk proyek besar.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 14 kita membuat diagram dan plot, pada episode ini kita kembali ke tabel — tetapi di level lanjutan — dan mulai masuk ke pemrograman ringan di LaTeX: membuat makro sendiri. Dua keterampilan ini adalah penanda peralihan dari sekadar "pakai LaTeX" menuju "menguasai LaTeX".

Tabel jurnal yang indah (dengan booktabs) dan satuan yang rapi (siunitx) membuat naskah terlihat profesional. Sementara \newcommand memungkinkan kalian menulis sekali, memakai berulang — persis prinsip yang sama dengan yang akan kita perdalam di episode 16 (counters, conditionals, macros).

booktabs: Tabel Jurnal

Kita sudah singgung booktabs di episode 6. Di sini kita bedah lebih dalam filosofinya: tabel jurnal memakai garis horizontal penuh (\toprule, \midrule, \bottomrule) dengan sedikit garis vertikal:

booktabs2.tex
\documentclass{article}
\usepackage{booktabs}
\begin{document}
 
\begin{table}[htbp]
    \centering
    \begin{tabular}{llc}
        \toprule
        Metode & Akurasi & Waktu (ms) \\
        \midrule
        Baseline & 0.82 & 120 \\
        Proposal & 0.94 & 98 \\
        \midrule
        Peningkatan & +0.12 & -22 \\
        \bottomrule
    \end{tabular}
    \caption{Perbandingan performa.}
\end{table}
 
\end{document}

Prinsip booktabs: minimalkan garis vertikal, gunakan sedikit garis horizontal tebal/khas, beri jarak hemat. Hasilnya tabel yang "bernapas" dan mudah dipindai — standar di jurnal ilmiah.

siunitx: Angka & Satuan

siunitx menangani angka dan satuan secara konsisten dan otomatis sejajar desimalnya:

siunitx.tex
\documentclass{article}
\usepackage{siunitx}
\begin{document}
 
Percepatan: \SI{9.8}{\metre\per\second\squared}
 
Tegangan: \SI{220}{\volt}
 
Arus: \SI{5}{\ampere} pada \SI{0.5}{\kilo\watt}
 
\begin{tabular}{S S}
    \toprule
    {Nilai} & {Satuan} \\
    \midrule
    9.81 & 0.5 \\
    0.7 & 1.2 \\
    \bottomrule
\end{tabular}
 
\end{document}
  • \SI{angka}{satuan} menulis angka + satuan dengan format yang benar.
  • Kolom tipe S (dari siunitx) menjajarkan angka berdasarkan titik desimal — sangat berguna untuk kolom numerik.

Satuan baku: \metre, \second, \kilogram, \ampere, \volt, \watt, \per (pembagian), \squared/\cubed, dsb.

Tip

Kombinasi siunitx + S kolom menghilangkan kerja manual menjajarkan desimal di tabel data — salah satu pembeda naskah yang tampak "mahal" vs "mentah" di konferensi/jurnal.

Reusable Content: Makro Sendiri

Fitur paling ampuh LaTeX adalah membuat perintah (makro) sendiri dengan \newcommand:

latex
\newcommand{\perintah}{isi}

Contoh nyata — makro tanpa argumen:

latex
\newcommand{\R}{\mathbb{R}}

Kemudian \R menampilkan ℝ (bila amsfonts/amssymb dimuat). Contoh dengan argumen:

latex
\newcommand{\perankata}[2]{#1 \textbf{#2}}
 
...
 
\perankata{Penekanan}{Penting}   % → "Penekanan Penting"

#1, #2 adalah argumen yang diisi saat dipanggil. Untuk argumen opsional (default):

latex
\newcommand{\tercantum}[2][opsi-default]{#1 -- #2}

newenvironment

Selain \newcommand, ada \newenvironment untuk mendefinisikan lingungan sendiri:

latex
\newenvironment{rangkuman}
    {\begin{quote}\textbf{Rangkuman: }}
    {\end{quote}}

Sintaksnya: \newenvironment{nama}{awal}{akhir}awal dijalankan saat \begin{nama}, akhir saat \end{nama}.

Input vs Include (Recall)

Kita sudah bahas di episode 12, tetapi ini krusial untuk proyek besar:

  • \input{file} — menyisipkan inline, tanpa \clearpage, tanpa .aux sendiri. Cocok untuk bagian kecil, preamble terpisah, tabel.
  • \include{file} — menambah \clearpage dan membuat .aux per file. Cocok untuk bab besar; mendukung \includeonly.

Pilih \input untuk fleksibilitas inline, \include untuk modularitas/kompilasi parsial per-bab.

Pendekatan Modular

Proyek besar sebaiknya diorganisasi dalam folder:

text
project/
├── main.tex
├── preamble.tex
├── chapters/
│   ├── bab1.tex
│   └── bab2.tex
├── figures/
│   ├── diagram1.pdf
│   └── plot2.pdf
└── refs.bib

Struktur terpisah per jenis file memudahkan:

  • Memelihara — tiap bagian kecil dan fokus.
  • Mengontrol versi — diff per-bab jelas di Git (episode 17).
  • Kompilasi parsial — pakai \includeonly untuk bab tertentu.
  • Berbagi gambar/referensi lintas proyek.

Note

Kebiasaan kecil seperti menaruh semua gambar di figures/ dan referensi di refs.bib akan sangat membantu saat dokumen membesar. Ini bagian dari discipline yang menjadikan kalian penulis LaTeX profesional, bukan sekadar pengguna.

Penutup

Pada episode 15 ini, kalian telah menyempurnakan tabel dan membuat konten reusable.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • booktabs (\toprule/\midrule/\bottomrule) untuk tabel jurnal yang rapi.
  • siunitx (\SI, kolom S) untuk angka & satuan konsisten, desimal sejajar otomatis.
  • \newcommand untuk makro sendiri (dengan argumen & opsional); \newenvironment untuk environment.
  • \input (inline) vs \include (per-bab + .aux).
  • Struktur folder modular (chapters/, figures/, refs.bib) untuk proyek besar.

Di episode 16 selanjutnya, kita akan membahas dokumen dinamis: counters, conditionals & macros\newcounter/\stepcounter, percabangan \if...\else...\fi, etoolbox & pgffor untuk loop, serta layer pemrograman modern expl3/L3 yang terintegrasi kernel. Sampai jumpa di episode 16!

Belajar LaTeX - Tables Lanjutan, Booktabs & Reusable Content | Belajar LaTeX