Belajar LaTeX - Bibliography & Citations (BibTeX/BibLaTeX)
Episode 9 of 28

Belajar LaTeX - Bibliography & Citations (BibTeX/BibLaTeX)

Mengotomatiskan kutipan dan daftar referensi dengan file .bib, memahami alur BibTeX klasik (pdflatex → bibtex → pdflatex), beralih ke biblatex + biber modern dengan Unicode dan sorting canggih, serta mengambil sumber .bib dari Google Scholar, arXiv, dan DOI.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 8 kita menguasai persamaan, pada episode ini kita membahas aspek yang membuat dokumen ilmiah kredibel: bibliografi dan kutipan. Menulis daftar referensi secara manual adalah mimpi buruk — rawan salah urutan, salah format, dan tidak konsisten. LaTeX mengotomatiskan semuanya: kalian menyimpan referensi sekali di file .bib, lalu memanggil kutipan dan daftar referensi otomatis dengan format konsisten sesuai gaya (IEEE, APA, Vancouver).

Kita akan membahas dua pendekatan: BibTeX (legacy, namun masih banyak dipakai) dan biblatex + biber (modern, direkomendasikan untuk proyek baru).

Mengapa Bibliografi Penting

Dalam penulisan ilmiah, kutipan harus konsisten dan mudah dikelola:

  • Kutipan \cite{key} menghasilkan penanda di teks (nomor atau penulis-tahun).
  • Daftar referensi di akhir dokumen ter-generate otomatis, urut sesuai gaya.
  • Menambah/menghapus referensi tidak memerlukan penulisan manual ulang.

Alur kerja dasar: kalian menyimpan referensi di file .bib, memanggil kutipan di teks, dan memformat lewat style bibliografi.

File .bib

File .bib adalah basis data teks biasa berisi entri referensi. Setiap entri punya key unik dan field-field:

refs.bib
@article{knuth1978tex,
  author  = {Knuth, Donald E.},
  title   = {Mathematical Typography},
  journal = {Bulletin of the American Mathematical Society},
  year    = {1978},
  volume  = {1},
  pages   = {337--372}
}
 
@book{lamport1994latex,
  author    = {Lamport, Leslie},
  title     = {LaTeX: A Document Preparation System},
  edition   = {2},
  publisher = {Addison-Wesley},
  year      = {1994}
}

Key knuth1978tex adalah pengidentifikasi yang dipakai \cite{knuth1978tex}.

BibTeX (Legacy)

Alur BibTeX klasik memakai urutan kompilasi khusus:

Kompilasi BibTeX
pdflatex dokumen   # pass 1: tulis .aux yang mencatut kutipan
bibtex dokumen     # hasilkan .bbl dari .bib
pdflatex dokumen   # pass 2: sisipkan referensi
pdflatex dokumen   # pass 3: stabilkan penomoran

Di source:

latex
\documentclass{article}
\begin{document}
 
Sebuah klaim \cite{knuth1978tex} tentang matematika.
 
\bibliographystyle{unsrt}
\bibliography{refs}
 
\end{document}
  • \bibliographystyle{ieeetr} / {unsrt} memilih format daftar referensi.
  • \bibliography{refs} memuat file refs.bib dan mencetak daftar referensi di posisi itu.

latexmk (episode 18) akan menjalankan urutan pdflatex → bibtex → pdflatex otomatis bila mendeteksi bibtex/biber.

biblatex + biber (Modern)

biblatex adalah pendekatan modern dengan lebih banyak hal, dan backend biber jauh lebih kuat — mendukung Unicode, sortir canggih, dan sumber beragam.

biblatex.tex
\documentclass{article}
\usepackage[style=ieee,backend=biber]{biblatex}
\addbibresource{refs.bib}
 
\begin{document}
 
Sebuah klaim \cite{knuth1978tex} tentang matematika.
 
\printbibliography
 
\end{document}

Perbedaannya dengan BibTeX:

AspekBibTeXbiblatex + biber
Backendbibtexbiber
UnicodeTerbatasPenuh
Sintaks sitasi\cite\cite, \parencite, \textcite, dst.
SortingTerbatasCanggih
RecomendasiLegacyProyek baru

Untuk biblatex + biber, urutan kompilasi: pdflatex → biber → pdflatex → pdflatex. Sekali lagi, latexmk mengotomatiskan urutan ini.

Warning

Jangan campur bibtex dengan paket biblatex! biblatex membutuhkan backend biber (atau bibtex untuk kompatibilitas terbatas). Untuk proyek baru, gunakan biblatex + biber. Error "biber not found" (episode 26) biasanya berarti biber belum terinstall.

Sumber .bib

Cara paling mudah mengisi file .bib:

  • Google Scholar — klik ikon kutip, pilih "BibTeX", salin entri.
  • arXiv — halaman abstract menyediakan entri BibTeX.
  • DOI — banyak situs (doi.org, publishers) menawarkan export BibTeX.
  • Overleaf — often has a built-in bibliography generator.

Setelah menyalin, tempel ke refs.bib. Entri bisa disusun rapi dan dinormalisasi nanti.

Uncited/Unused: \nocite{*}

Biasanya hanya referensi yang dikutip yang muncul di daftar. Jika menginginkan semua entri .bib tercantum (misal lampiran), gunakan \nocite{*}:

latex
\nocite{*}
\printbibliography

\nocite{*} memasukkan seluruh isi refs.bib ke daftar referensi. Untuk memanggil satu entri tanpa kutipan di teks, \nocite{key}.

Penutup

Pada episode 9 ini, kalian telah menguasai bibliografi dan kutipan.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Simpan referensi di file .bib dengan key unik; panggil dengan \cite{key}.
  • BibTeX (legacy): pdflatex → bibtex → pdflatex → pdflatex, style via \bibliographystyle.
  • biblatex + biber (modern): \usepackage[backend=biber]{biblatex} + \addbibresource + \printbibliography.
  • Ambil .bib dari Google Scholar/arXiv/DOI; \nocite{*} untuk semua entri.
  • Biarkan latexmk yang mengotomatiskan urutan kompilasi.

Di episode 10 selanjutnya, kita akan membahas cross-reference, hyperlinks & PDF metadata\label+\ref+\pageref, paket cleveref yang otomatis menulis "Gambar"/"Tabel", hyperref untuk link klik dan bookmark PDF, serta DocumentMetadata untuk metadata & menuju tagged PDF. Sampai jumpa di episode 10!

Belajar LaTeX - Bibliography & Citations (BibTeX/BibLaTeX) | Belajar LaTeX