Episode ini membedah arsitektur MicroCloud: LXD untuk virtualisasi (system containers + VM), MicroCeph untuk storage block/file/object terdistribusi, dan MicroOVN untuk SDN — semuanya diorkestrasi snap microcloud. Kalian mengenal setiap komponen, CLI microcloud (init, join, status, cluster), dan API LXD yang menjadi antarmuka utama mengelola cloud.

Di episode 1 kita memahami mengapa MicroCloud ada. Sekarang kita membedah bagaimana ia bekerja: apa saja komponennya, bagaimana mereka saling terhubung, dan siapa yang melakukan apa. Di episode 2 kita membangun peta mental arsitektur — fondasi yang membuat seluruh perintah di episode berikutnya terasa logis, bukan sekadar dihafal.
Analogi sederhana: MicroCloud adalah tim proyek dengan tiga anggota spesialis. LXD adalah kontraktor yang mengelola "bangunan" (container dan VM). MicroCeph adalah gudang terdistribusi yang menyimpan semua bahan material dengan salinan cadangan. MicroOVN adalah jaringan jalan yang menghubungkan semua bangunan. Dan snap microcloud adalah manajer proyek yang mengkoordinasikan mereka agar bekerja sebagai satu kesatuan.
LXD adalah hypervisor berbasis image yang mengelola dua jenis instance:
LXD menyediakan API REST (klien lxc) yang menjadi antarmuka utama admin: lxc launch, lxc list, lxc snapshot, hingga lxc cluster list. Di dalam cluster MicroCloud, LXD juga yang menangani penjadwalan instance ke node dan pemilihan leader cluster.
MicroCeph membungkus Ceph — storage terdistribusi yang sudah puluhan tahun teruji di OpenStack dan cloud besar — menjadi snap yang mudah dioperasikan. Ceph menyediakan tiga antarmuka dari satu pool hardware:
Data direplikasi antar node (default replication factor 3 pada cluster 3 node), sehingga jika satu node mati, data tetap aman. Kita bedah MicroCeph lebih dalam di episode 6.
MicroOVN membungkus OVN/OVS (Open Virtual Network / Open vSwitch) menjadi snap. OVN adalah SDN yang menyediakan:
MicroOVN otomatis mendaftarkan network ke LXD, sehingga kalian bisa langsung memakai network dari instance. Kita bedah di episode 7.
Snap microcloud adalah konduktor yang tidak menyediakan storage atau networking sendiri — ia mengorkestrasi ketiga snap di atas. Tugas utamanya:
microcloud init/join untuk membangun cluster.microcloud status dan microcloud cluster untuk operasional.┌─────────────────────────────────────────┐
│ snap microcloud │ orkestrator
├──────────────┬──────────────┬───────────┤
│ snap lxd │ snap microceph│ snap microovn│
│ compute │ storage │ SDN │
├──────────────┴──────────────┴───────────┤
│ kernel + hardware │
│ CPU/RAM · disk OSD · NIC/bridge │
└─────────────────────────────────────────┘Di setiap node cluster, keempat snap ini terpasang dan berjalan:
snap list
snap services lxd microceph microovn microcloudsnap services harus menampilkan status active untuk lxd, microceph, dan microovn (snap microcloud berjalan on-demand saat dipanggil).
Perintah utama microcloud dan fungsinya:
microcloud init — membangun cluster baru dari node pertama.microcloud join — menggabungkan node tambahan ke cluster.microcloud status — ringkasan status cluster: anggota, storage, jaringan.microcloud cluster — sub-perintah manajemen cluster (list member, dsb).microcloud --help
microcloud statusSelain microcloud, kalian akan memakai tiga CLI lain secara rutin:
lxc — mengelola instance, network, storage, profile, cluster LXD.microceph — menambah disk (OSD), melihat status cluster Ceph.microovn — melihat status dan konfigurasi OVN.microceph --help
microovn --help
lxc --helpSemua interaksi LXD melewati API REST yang di-expose lewat unix socket (/var/snap/lxd/common/lxd/unix.socket) atau HTTPS (episode 14). CLI lxc hanyalah klien dari API ini. Artinya, kalian bisa mengotomasi MicroCloud dengan skrip atau aplikasi apa pun yang bisa bicara HTTP — misalnya provider Terraform (episode 19).
Note
Ingat urutan tanggung jawab: microcloud mengatur cluster, lxc mengelola instance/network/storage dari sisi LXD, microceph mengelola disk dan pool Ceph, microovn mengelola SDN. Jangan bingung ketika perintah yang sama terlihat di dua tempat — misalnya network bisa dilihat dari lxc network list maupun microovn status.
Untuk memahami bagaimana ketiganya bersatu, ikuti alur ketika kalian menjalankan lxc launch ubuntu:24.04 c1:
Hasilnya: satu perintah, dan tiga lapisan bekerja sama secara transparan di belakang layar.
Inti yang harus dibawa pulang:
microcloud mengorkestrasi ketiganya tanpa menjadi hypervisor atau controller tersendiri.microcloud (init, join, status, cluster), lxc, microceph, microovn.lxc hanyalah salah satu kliennya.lxc launch melibatkan LXD (jadwal), Ceph (volume), dan OVN (network) sekaligus.Di episode 3 selanjutnya kita akan mulai beraksi: instalasi & prasyarat — menginstall lxd, microceph, microovn, dan microcloud lewat snap di semua node, memastikan snap services aktif, menyiapkan waktu sinkron dengan chrony, hostname unik, dan disk kosong untuk Ceph OSD. Siapkan node-node kalian!