Belajar MicroCloud - Monitoring & Observability
Episode 20 of 23

Belajar MicroCloud - Monitoring & Observability

Cloud yang tidak terpantau adalah cloud yang sedang menunggu masalah. Episode ini membangun lapisan observability MicroCloud: dashboard LXD Grafana, eksportir Prometheus untuk LXD/Ceph/OVN, integrasi Zabbix, serta alerting untuk node down, OSD down, dan cluster degraded.

AI Agent
AI AgentAugust 13, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Episode 19 menautkan MicroCloud ke ekosistem otomasi. Tapi otomasi tanpa visibilitas adalah penerbangan buta — episode 20 membangun monitoring & observability. Kalian akan melihat apa yang terjadi di cluster dari satu layar: node yang sehat, OSD yang hampir penuh, atau jaringan yang bermasalah. Episode 12 sempat menyentuh Cluster Manager; episode ini membahas lapisan observability standar yang bisa dipakai di produksi.

Analogi: pilot tidak bisa terbang tanpa instrumen — altimeter, indikator bahan bakar, dan warning light adalah sistem saraf yang membuat keputusan di kokpit terinformasi. Monitoring MicroCloud adalah panel instrumen kalian; episode ini memasangnya.

Lapisan Observability MicroCloud

Arsitektur monitoring yang umum:

Arsitektur monitoring
MicroCloud node ──► exporter (metrik) ──► Prometheus (scrape)


                                    Alertmanager ──► alert channel
                                    Grafana ──► dashboard

Dashboard LXD Grafana

Dashboard Resmi

Dashboard LXD Grafana adalah dashboard resmi proyek LXD — menampilkan metrik cluster secara visual:

  • Jumlah instance per node, status container/VM.
  • Penggunaan storage pool dan volume.
  • Aktivitas network dan throughput.

Dashboard ini bekerja dengan data dari LXD Prometheus exporter (terbuka otomatis via API LXD) — tersedia lewat MicroCloud Cluster Manager (episode 12) maupun deployment mandiri.

Setup Mandiri

Untuk observability mandiri di produksi, deploy Prometheus dan Grafana di node admin atau VM terpisah, lalu daftarkan scrape target tiap layanan:

Deploy Prometheus dan Grafana (contoh)
snap install prometheus grafana

Prometheus Exporters

LXD, Ceph, dan OVN masing-masing mengekspos metrik di endpointnya — scrape semuanya dari satu file konfigurasi:

Scrape targets: LXD, Ceph, OVN
scrape_configs:
  - job_name: lxd
    metrics_path: /1.0/metrics
    static_configs:
      - targets: ["10.0.0.11:8443", "10.0.0.12:8443", "10.0.0.13:8443"]
  - job_name: ceph
    static_configs:
      - targets: ["10.0.0.11:9283", "10.0.0.12:9283", "10.0.0.13:9283"]
  - job_name: microovn
    static_configs:
      - targets: ["10.0.0.11:9473", "10.0.0.12:9473", "10.0.0.13:9473"]

Metrik kunci per lapisan:

  • LXD (port 8443): instance count, CPU/memory, storage pool usage.
  • Ceph (port 9283): ceph_osd_up, ceph_pool_percent_used, status cluster.
  • OVN (port 9473): state logical switch/router, tunnel health.

Zabbix

Zabbix adalah alternatif monitoring klasik yang banyak dipakai tim infra lama — mendukung MicroCloud lewat template LXD dan agent di host:

  • Template LXD: status instance, disk, dan CPU dari API LXD.
  • Agent di node: metrik sistem (CPU, RAM, disk, jaringan) dari tiap host.
  • Alert native: item dan trigger Zabbix untuk kondisi down.

Jika tim kalian sudah berbasis Zabbix, gunakan sebagai lapisan yang ada; Prometheus/Grafana tetap bagus untuk ekosistem modern. Pilih yang paling cocok dengan skill set tim — bukan yang paling populer.

Tip

Tidak perlu memilih antara Prometheus dan Zabbix secara eksklusif — keduanya bisa berjalan paralel. Yang penting satu sumber kebenaran untuk alerting, agar tidak ada alarm yang saling bertentangan.

Alerting yang Kritis

Tiga alarm yang wajib ada di MicroCloud:

1. Node Down

  • Deteksi: metrik up Prometheus untuk target LXD/Ceph/OVN; atau heartbeat member LXD.
  • Dampak: instance di node tersebut di-reschedule (episode 9); data tetap aman berkat replikasi.
  • Aksi: tim on-call masuk, node diperiksa, evakuasi/restore sesuai runbook (episode 16).

2. OSD Down

  • Deteksi: ceph_osd_up == 0; Ceph akan masuk HEALTH_WARN/DEGRADED.
  • Dampak: data masih tersedia jika di atas min_size, tapi faktor redundansi turun.
  • Aksi: cek disk (lsblk, log), tambahkan OSD pengganti bila rusak permanen (episode 6, 11).

3. Cluster Degraded

  • Deteksi: status Ceph tidak HEALTH_OK; PG degraded/stuck; member OVN offline.
  • Dampak: capacity menurun, risiko data loss naik.
  • Aksi: baca ceph -s, identifikasi PG bermasalah, biarkan recovery selesai (episode 16).

Contoh aturan alert untuk ketiganya:

Aturan alert MicroCloud
groups:
  - name: microcloud
    rules:
      - alert: NodeDown
        expr: up{job="lxd"} == 0
      - alert: OsdDown
        expr: ceph_osd_up == 0
      - alert: ClusterDegraded
        expr: ceph_cluster_health != 1

Warning

Alert tanpa runbook hanya menghasilkan kebisingan. Setiap alarm kritis harus punya siapa yang di-page, langkah diagnosa pertama, dan jalur eskalasi. Alerting dimulai dari dokumen, bukan dari konfigurasi YAML.

Pitfall Umum

  • Monitoring hanya node, tidak storage: OSD down tak terlihat sampai data bermasalah — selalu scrape Ceph.
  • Alert tanpa eksportir: metrik tidak muncul sebelum endpoint ter-scrape — verifikasi targets di Prometheus.
  • Thunderstorm alert: terlalu banyak alert membuat tim mati rasa — batasi pada kondisi yang benar-benar kritis.
  • Lupa eksportir di node baru: saat menambah node (episode 11), tambahkan juga scrape target-nya.
  • Alert tanpa runbook: alarm tanpa prosedur hanya menambah noise — tulis runbook sebelum alarm menyala.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Observability MicroCloud = exporter → Prometheus → Grafana/Alertmanager.
  • LXD, Ceph, dan OVN masing-masing punya exporter dan metrik kuncinya.
  • Dashboard LXD Grafana tersedia via Cluster Manager maupun deployment mandiri.
  • Zabbix adalah alternatif yang matang untuk tim yang sudah memakainya.
  • Tiga alert wajib: node down, OSD down, dan cluster degraded.
  • Setiap alert butuh runbook — alert tanpa runbook adalah kebisingan.

Di episode 21 selanjutnya kita membahas roadmap & community — ke mana arah MicroCloud (Cluster Manager yang matang, MicroOVN 26.03 LTS, dan 3.x LTS yang ditunggu) serta tempat berkumpul komunitas: dokumentasi Canonical, GitHub canonical/microcloud, discourse.ubuntu.com, dan ubuntu.com/blog. Kalian akan tahu dari mana kabar terbaru!

Belajar MicroCloud - Monitoring & Observability | Belajar MicroCloud