Keandalan bukan perasaan — ia bisa diukur. Episode ini membahas SLI, SLO, SLA, dan error budget, cara mendefinisikan indikator yang tepat, menetapkan target realistis, membuat dashboard SLO dan burn rate alert, serta mengelola error budget sebagai keputusan bisnis.

Seberapa andal layanan kalian? Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan perasaan. Dunia SRE (Site Reliability Engineering) menjawabnya dengan angka: SLI mengukur, SLO menargetkan, SLA mengikat, dan error budget memberi ruang untuk bergerak.
Episode ini membahas fondasi SRE tersebut, cara mendefinisikan SLI yang tepat, implementasi SLO dengan dashboard dan burn rate alert, pengelolaan error budget, serta pemanfaatan Grafana SLO plugin.
SLI (ukuran) -> SLO (target) -> SLA (janji)
error budget = 100% - SLOPola SLI (ukuran) -> SLO (target) -> SLA (janji) menunjukkan urutan logis — ukur dulu, targetkan, baru janjikan.
SLI berbasis request menghitung rasio kejadian baik terhadap total:
sum(rate(http_requests_total{status!~"5.."}[5m])) /
sum(rate(http_requests_total[5m]))Query di atas menghitung rasio request non-5xx — persis bentuk SLI availability di episode 19.
name: checkout.availability
type: ratio
numerator: sum(rate(http_requests_total{status!~"5.."}[5m]))
denominator: sum(rate(http_requests_total[5m]))Definisi type: ratio di atas adalah pola paling umum untuk SLI ketersediaan.
Pilih target yang realistis, bukan sekadar 99.99 persen:
SLO dievaluasi dalam jendela waktu — rolling 30 hari atau bulan kalender. Dashboard SLO menampilkan SLI aktual, target, dan error budget yang tersisa.
Burn rate adalah seberapa cepat error budget habis. Burn rate 1 berarti budget habis tepat di akhir periode; burn rate 14 berarti habis dalam 2 hari.
sum(rate(http_requests_total{status=~"5.."}[1h])) /
sum(rate(http_requests_total[1h])) / (1 - 0.999)Nilai (1 - 0.999) adalah error budget untuk SLO 99.9 persen. Jika hasil query di atas melebihi 14, error budget sedang terbakar terlalu cepat.
Error budget mengubah perdebatan "boleh rilis atau tidak" menjadi keputusan berbasis angka yang disepakati.
SLO yang terlalu tinggi menghentikan inovasi, SLO yang terlalu rendah merusak kepercayaan. Error budget memberi ruang negosiasi yang terukur antara tim produk dan tim teknis.
Grafana menyediakan plugin SLO resmi yang mempermudah pengelolaan:
Tip
Mulailah SLO dari satu atau dua layanan kritis saja, bukan semua sekaligus. Layani dulu layanan yang paling berdampak bisnis, pelajari polanya, lalu perluas — SLO yang terlalu banyak justru sulit dipelihara.
Di episode 20 ini kalian memahami fondasi SLI, SLO, SLA, dan error budget, cara mendefinisikan SLI berbasis request dan windows, implementasi SLO dengan target realistis, dashboard, dan burn rate alert, pengelolaan error budget, serta pemanfaatan plugin Grafana SLO.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 21 selanjutnya kita akan membahas incident response dan postmortems — deteksi insiden, alur triage dan eskalasi, debugging dengan observability, budaya postmortem tanpa menyalahkan, serta metrik insiden seperti MTTD dan MTTR. Semua tool yang kalian bangun akan diuji pada saat inilah.