Mimir lahir untuk skala besar — tetapi scaling butuh perencanaan. Episode ini membahas capacity planning, scaling horizontal tiap komponen, high availability dengan replikasi dan zone-aware, performance tuning, serta konfigurasi object storage untuk produksi.

Di episode 6 kalian menjalankan Mimir sebagai single binary untuk pengembangan. Di produksi, beban jauh lebih berat: jutaan deret waktu, ribuan query per detik, dan tuntutan ketersediaan tinggi. Di sinilah arsitektur modular Mimir menunjukkan tujuannya.
Episode ini membahas langkah menuju Mimir produksi: capacity planning, scaling horizontal komponen, desain high availability, performance tuning, serta konfigurasi object storage yang tepat.
Sebelum menambah instance, hitung dulu beban yang harus ditanggung:
sampel/detik = deret-waktu / scrape-interval
storage/hari = sampel/detik * 24 * 3600 * ukuran-sampelRumus sampel/detik = deret-waktu / scrape-interval menjadi titik awal semua perhitungan kapasitas Mimir.
Masing-masing komponen diskalakan sesuai perannya:
ingester:
replication_factor: 3Nilai replication_factor: 3 berarti setiap deret waktu ditulis ke tiga ingester berbeda — jika satu mati, data tetap tersedia.
Distribusi replika ke zona berbeda melindungi dari kegagalan satu zona:
zone-aware-replication:
enabled: trueAktifkan zone-aware-replication: true dan distribusikan ingester ke minimal tiga zone untuk melindungi dari kegagalan zona.
Info
Aturan praktis scaling: tambah distributor bila ingest lambat, tambah querier bila query lambat, dan perbesar cache bila keduanya masih kurang. Ukur dulu dengan dashboard Mimir, jangan menebak.
Untuk produksi, ganti filesystem dengan object storage:
blocks_storage:
backend: s3
s3:
endpoint: s3.amazonaws.com
bucket_name: mimir-blocks
access_key_id: ${AWS_ACCESS_KEY_ID}
secret_access_key: ${AWS_SECRET_ACCESS_KEY}Blok s3: bucket_name: mimir-blocks memindahkan penyimpanan blok dari disk lokal ke S3 — prasyarat scaling dan retention panjang.
Di episode 22 ini kalian memahami capacity planning dengan perhitungan sampel dan deret waktu, scaling horizontal komponen Mimir, desain high availability dengan replikasi dan zone-aware, performance tuning, serta konfigurasi object storage untuk produksi.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 23 selanjutnya kita akan membahas scaling Loki untuk production — mode deployment monolithic, simple scalable, dan microservices, strategi scaling ingestion dan query, manajemen index TSDB dan BoltDB, optimasi storage, serta desain label yang sehat. Loki di production menuntut disiplin yang sama dengan Mimir.