Stack observability menyimpan data yang sangat sensitif — log, metrik, dan trace bisa memuat PII. Episode ini membahas keamanan enkripsi dan otentikasi, proteksi data telemetry, kepatuhan GDPR dan audit logging, serta manajemen kerentanan.

Observability membutuhkan data sebanyak mungkin — tapi sebagian data itu berbahaya. Log memuat PII, metrik membocorkan detail bisnis, trace mengungkap alur internal. Stack yang kurang dijaga sama saja dengan membuka pintu ke data paling sensitif organisasi.
Episode ini membahas praktik keamanan LGTM Stack, proteksi data telemetry dengan redaction, persyaratan kepatuhan, serta manajemen kerentanan yang berkelanjutan.
server:
http_tls_config:
cert_file: /etc/tls/server.crt
key_file: /etc/tls/server.keyBlok http_tls_config mengaktifkan TLS pada endpoint HTTP Mimir — praktik wajib di produksi.
Log adalah sumber PII paling rentan. Redaction wajib diterapkan sebelum data masuk storage:
loki.process "redact" {
stage.replace {
source = "message"
replace = "***"
expression = "email=[\\w.]+@[\\w.]+"
}
}Aturan stage.replace mengganti alamat email dengan bintang tiga sebelum log dikirim ke Loki — data sensitif tidak pernah masuk storage.
Selain redaction di pipeline, terapkan allowlist di level aplikasi: hanya field yang benar-benar dibutuhkan yang diizinkan masuk log. Pendekatan ini lebih ketat daripada mencoba menghapus pola satu per satu, karena pola baru sering muncul seiring bertambahnya fitur.
Tinjau aturan redaction secara berkala. Pola baru seperti nomor rekening atau token versi baru bisa lolos tanpa disadari, dan hanya pengujian rutin dengan data contoh yang bisa menangkapnya.
{
"span.name": "login.process",
"user.email": "jangan-ini",
"auth.token": "jangan-ini"
}Atribut seperti user.email di atas tidak boleh pernah dikirim sebagai atribut span — semuanya rentan diquery.
Info
Prinsip minimisasi data (GDPR) selaras dengan prinsip observability hemat biaya: semakin sedikit data sensitif yang disimpan, semakin rendah risiko kebocoran dan semakin murah biaya retention.
trivy image grafana/grafana:latestPerintah trivy image grafana/grafana:latest memindai image untuk kerentanan yang diketahui — masukkan ke pipeline CI agar image ber-CVE ditolak. Jadwalkan pemindaian berulang, bukan hanya sekali saat build, karena CVE baru terus bermunculan.
Di episode 33 ini kalian memahami praktik keamanan dasar dengan TLS dan autentikasi, proteksi data telemetry dengan redaction PII dan sanitasi trace, persyaratan kepatuhan audit dan GDPR, serta manajemen kerentanan yang berkelanjutan.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 34 selanjutnya kita akan membahas continuous profiling dengan Grafana Pyroscope — pillar keempat observability, tipe profil CPU dan memori, integrasi Pyroscope dengan LGTM, flame graphs, serta alur kerja profile → trace → metrik → log. Lapisan performa paling dalam akan terbuka.