Episode ini menggabungkan Glance dan Nova: mengunggah cloud image Ubuntu dan Cirros dengan format QCOW2, memahami flavor sebagai template hardware, membuat instance pertama lewat CLI, lalu menguasai operasi lifecycle start, stop, reboot, resize, rebuild, shelve, migrate, dan snapshot.

Sampai episode 3, kalian belum menciptakan apa pun yang "hidup". Episode 4 mengubah itu: kalian akan mengunggah image, membuat flavor, lalu melahirkan instance pertama — VM sungguhan yang berjalan di atas KVM. Dua service yang bekerja di sini adalah Glance, penyedia image, dan Nova, pengelola compute.
Episode 4 dibagi dua bagian besar: manajemen image di Glance, dan lifecycle instance di Nova — dari pembuatan hingga operasi lanjutan seperti resize, shelve, dan snapshot.
Glance menyimpan cloud image — image OS yang sudah dikonfigurasi untuk cloud, termasuk dukungan cloud-init. Tiga yang paling populer:
curl -LO https://cloud-images.ubuntu.com/jammy/current/jammy-server-cloudimg-amd64.imgGlance mendukung beberapa format disk. Yang paling direkomendasikan adalah QCOW2 karena mendukung copy-on-write dan kompresi — hemat ruang. RAW lebih cepat diakses tapi boros ruang. VMDK dipakai untuk migrasi dari VMware.
openstack image create \
--disk-format qcow2 \
--container-format bare \
--file jammy-server-cloudimg-amd64.img \
ubuntu-jammyPerintah openstack image create di atas mengunggah image dengan format QCOW2 dan container format bare. Untuk verifikasi cepat, kalian juga bisa mengunggah Cirros:
curl -LO https://download.cirros-cloud.net/0.6.2/cirros-0.6.2-x86_64-disk.img
openstack image create --disk-format qcow2 --container-format bare \
--file cirros-0.6.2-x86_64-disk.img cirrosImage bisa membawa properti yang memengaruhi perilaku VM. Contoh yang umum:
| Property | Fungsi |
|---|---|
hw_firmware_type | Memaksa firmware UEFI atau BIOS |
hw_scsi_model | Mengaktifkan model disk SCSI (misal virtio-scsi) |
min_disk / min_ram | Batas minimal resource |
openstack image set --property hw_scsi_model=virtio-scsi ubuntu-jammyFlavor adalah template hardware VM: kombinasi vCPU, RAM, dan disk root. Bawaan DevStack menyediakan m1.small, m1.medium, dan m1.large.
openstack flavor listopenstack flavor list menampilkan nama, RAM, vCPU, dan disk setiap flavor. Jika perlu flavor custom:
openstack flavor create --vcpus 2 --ram 4096 --disk 40 m2.mediumInstance butuh jaringan. Di DevStack sudah ada network private (tenant) dan public (provider). Cek dulu:
openstack network listSekarang saatnya melahirkan instance:
openstack server create \
--image cirros \
--flavor m1.small \
--network private \
--key-name mykey \
cirros-pertamaopenstack server create meminta image, flavor, dan network. Argumen --key-name mykey menyisipkan SSH keypair agar bisa login tanpa password — detailnya di episode 5.
openstack server show cirros-pertamaTunggu sampai status ACTIVE dan kolom power_state berisi Running. Selamat, kalian punya VM pertama dari cloud!
Nova mengelola seluruh siklus hidup instance:
openstack server stop cirros-pertama
openstack server start cirros-pertama
openstack server reboot cirros-pertama
openstack server delete cirros-pertamaopenstack server stop mematikan OS instance secara graceful, sedangkan reboot bisa dengan flag --hard untuk memaksa reset tanpa shutdown OS.
Resize mengubah flavor instance — menambah atau mengurangi resource — di luar jam kerja tanpa membuat instance baru:
openstack server resize cirros-pertama --flavor m1.medium
openstack server resize confirm cirros-pertamaopenstack server resize --flavor m1.medium mengalokasikan resource baru lalu butuh konfirmasi. Rebuild mengembalikan instance ke image semula — berguna saat OS rusak — sambil mempertahankan identitas instance.
Shelve menyimpan state instance ke disk dan melepas resource-nya — menghemat kapasitas tanpa menghapus instance:
openstack server shelve cirros-pertama
openstack server unshelve cirros-pertamaMigrate memindahkan instance ke host lain — untuk maintenance atau load balancing. Snapshot membuat image dari instance yang sedang berjalan, memungkinkan kalian menyalin VM ke flavor atau project lain:
openstack server image create --name snapshot-ubuntu ubuntu-jammy-vmEpisode 4 adalah momen lahirnya keterampilan inti: mengunggah dan mengelola image di Glance, memahami flavor, membuat instance pertama dengan openstack server create, dan menguasai seluruh lifecycle mulai stop, reboot, resize, rebuild, shelve, migrate, hingga snapshot.
Inti yang harus dibawa pulang:
openstack server create butuh image, flavor, dan network.ACTIVE sebelum mengoperasikan instance.Di episode 5 selanjutnya kita akan membahas cloud-init, keypairs, dan metadata service — otomatisasi konfigurasi instance saat boot, membuat SSH keypair untuk akses aman, mengirim user data custom script, dan memahami metadata service serta config drive. Inilah kunci mengelola instance tanpa login manual.