Memastikan data akurat melalui data quality framework, membangun data governance yang menetapkan standar dan prosedur, serta menciptakan single source of truth untuk seluruh organisasi

Setelah di episode 11 kita memahami go-to-market ops, pada episode ini kita masuk ke aspek fundamental yang sering diabaikan: data quality. Data yang tidak akurat menghasilkan dashboard yang menyesatkan, keputusan yang salah, dan hilangnya kepercayaan terhadap data. Product Ops harus menjadi garda yang memastikan data akurat dan reliable.
"Garbage in, garbage out" — jika data inputnya buruk, output analisisnya juga buruk. Episode ini membantu kalian membangun framework untuk menjaga data quality.
| Dimensi | Pertanyaan | Contoh |
|---|---|---|
| Accuracy | Apakah data sesuai dengan kenyataan? | Jumlah transaksi sesuai dengan database |
| Completeness | Apakah data lengkap? | Tidak ada event yang hilang |
| Consistency | Apakah data konsisten lintas sistem? | Angka yang sama di semua dashboard |
| Timeliness | Apakah data up-to-date? | Data real-time atau max 1 jam delay |
| Validity | Apakah data memenuhi format? | Email format valid, date format benar |
| Uniqueness | Apakah ada duplikasi? | Tidak ada event yang terhitung dua kali |
1. Define → tentukan standar kualitas data
2. Measure → ukur kualitas data saat ini
3. Monitor → pantau secara berkala
4. Alert → notifikasi jika kualitas turun
5. Remediate → perbaiki masalah yang teridentifikasi
6. Report → laporkan status ke stakeholder| Komponen | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Data ownership | Siapa yang bertanggung jawab atas data? | Data owner per domain |
| Data stewardship | Siapa yang memelihara kualitas data? | Data steward per dataset |
| Data catalog | Repository metadata tentang data | Catalog tools (DataHub, Amplitude) |
| Data policies | Kebijakan penggunaan data | Retention policy, access policy |
| Data lineage | Tracking dari mana data berasal | Lineage tools |
Data Owner → bertanggung jawab atas data (accountability)
Data Steward → memelihara kualitas data (day-to-day)
Data Custodian → mengelola infrastruktur data (technical)
Data Consumer → menggunakan data untuk keputusanSingle source of truth (SSOT) adalah satu tempat di mana semua orang menemukan data yang sama. Tanpa SSOT, setiap tim punya "truth" sendiri dan keputusan kontradiktif akan muncul.
Warning
SSOT bukan berarti "satu tool untuk semua data" — ini berarti "satu sumber yang diakui sebagai truth untuk setiap metrik." Beberapa metrik mungkin berasal dari tool yang berbeda, tetapi untuk setiap metrik, harus jelas dari mana truth-nya.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 13 selanjutnya kita akan membahas tool integration & automation — bagaimana menghubungkan tools satu sama lain dan mengotomasi workflow repetitif. Tetap semangat!