Monitoring proyek yang efektif memastikan masalah teridentifikasi sebelum menjadi krisis. Di episode ini kita pelajari status tracking, sprint review, metrik proyek seperti velocity dan burndown chart, serta cara membuat dashboard status yang actionable

Setelah di episode 8 kita mengelola stakeholder, pada episode ini kita mempelajari eksekusi & monitoring — bagaimana memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan masalah teridentifikasi sebelum menjadi krisis. PM yang tidak monitoring secara aktif akan terkejut ketika proyek "tiba-tiba" terlambat.
Mengapa monitoring penting? Karena proyek tidak berjalan linear. Ada unexpected blockers, dependency yang terlambat, dan perubahan prioritas. Monitoring memungkinkan PM untuk adaptasi secara proaktif, bukan reaktif.
Project: CI/CD Pipeline
Week: 12-16 Agustus 2026
Status: On Track (Green)
Progress:
- Build Workflow: SELESAI (100%)
- Test Workflow: IN PROGRESS (60%)
- Deploy Workflow: NOT STARTED (0%)
Blockers:
- Menunggu akses ke staging environment
Risks:
- Test workflow mungkin terlambat 2 hari karena dependency
Next Week:
- Selesaikan test workflow
- Mulai deploy workflow| Code | Arti | Aksi |
|---|---|---|
| Green | On track | Lanjutkan |
| Yellow | Minor issues, recoverable | Monitor, mitigate |
| Red | Major issues, at risk | Escalate, re-plan |
Sprint review adalah ritual Agile untuk mengevaluasi hasil sprint:
| Agenda | Durasi | Peserta |
|---|---|---|
| Demo hasil kerja | 30 menit | Tim + stakeholder |
| Feedback dari stakeholder | 20 menit | Stakeholder |
| Review velocity & burndown | 10 menit | Tim |
| Adjust backlog | 15 menit | PO + PM |
Velocity mengukur jumlah work yang diselesaikan per sprint:
| Sprint | Planned | Completed | Velocity |
|---|---|---|---|
| Sprint 1 | 30 story points | 25 | 25 |
| Sprint 2 | 30 story points | 28 | 28 |
| Sprint 3 | 30 story points | 30 | 30 |
Velocity yang stabil memudahkan perencanaan sprint berikutnya.
Burndown chart memvisualisasikan sisa work dari waktu ke waktu:
Story Points
30 |\
25 | \
20 | \ Ideal
15 | \------ Actual
10 | \
5 | \
0 |___________\___
S1 S2 S3 S4 S5Jika actual line di atas ideal line, proyek terlambat.
| Metrik | Formula | Arti |
|---|---|---|
| Schedule Performance Index (SPI) | EV / PV | >1 = di depan, <1 = terlambat |
| Cost Performance Index (CPI) | EV / AC | >1 = under budget, <1 = over budget |
| Cycle Time | Waktu dari mulai sampai selesai | Semakin pendek semakin baik |
| Defect Rate | Jumlah defect / total work | Mengukur kualitas |
Tip
Jangan track terlalu banyak metrik. Pilih 3-5 metrik yang paling relevan untuk proyek kalian dan fokus di sana. Terlalu banyak metrik justru membingungkan dan menghabiskan waktu untuk collection bukan action.
Buat dashboard yang memvisualisasikan status proyek secara real-time:
Project: CI/CD Pipeline
Overall Status: GREEN
Timeline: [=========> ] 65% (On Track)
Budget: [========> ] 60% (On Track)
Quality: [=========> ] 70% (On Track)
Active Tasks: 5
Completed: 12
Blockers: 1
Risks: 2Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 10 selanjutnya kita akan membahas komunikasi & reporting — bagaimana menyusun status report, executive update, dan meeting management yang efektif. Pastikan kalian sudah memiliki metrik, karena reporting akan menggunakan data dari monitoring!