Episode ini membawa backup keluar dari satu lokasi: membuat sync job yang menarik snapshot dari PBS lokal ke PBS remote secara terenkripsi, menjadwalkannya harian, dan mengatur retention di sisi remote. Kalian juga merangkai strategi 3-2-1 dengan PBS kedua di lokasi lain sehingga disaster lokal tidak menghapus seluruh salinan data.

Verify di episode 9 memastikan data yang tersimpan sehat — tapi ada satu pertanyaan yang belum terjawab: apa yang terjadi jika seluruh lokasi hilang? Kebakaran, banjir, atau serangan ransomware yang memakan server lokal akan ikut memangsa backup yang tinggal satu lokasi. Episode 10 menjawabnya dengan remote sync & off-site backup.
Bayangkan seperti duplikasi arsip ke gudang di kota lain: isi arsip (snapshot) disalin ke lokasi terpisah secara teratur, dengan sistem pencatatan yang sama, sehingga jika gudang utama terbakar, arsip di kota lain tetap utuh dan bisa diambil kapan saja.
Sync job di PBS adalah operasi pull: server PBS tujuan (target) menarik snapshot dari server PBS sumber (remote). Model ini aman karena hanya server tujuan yang butuh autentikasi ke sumber — tidak ada jalur akses masuk ke jaringan sumber dari luar.
Alurnya:
Karena PBS tujuan juga menjalankan dedup, mengulang snapshot dari berbagai sumber tidak menambah storage sebanyak ukuran aslinya.
Di server sumber, buat user khusus sync dengan API token:
proxmox-backup-manager user create sync@pbs --password 'sync-secret'
proxmox-backup-manager acl update /datastores/store1 sync@pbs DatastoreBackup
proxmox-backup-manager api-token create sync@pbs remote-sync --privsepCatat token yang dihasilkan — token hanya ditampilkan sekali. Kredensial ini dipakai server tujuan untuk membaca datastore sumber.
Di server tujuan, buat sync job menunjuk ke sumber:
proxmox-backup-manager sync job create \
--remote 10.0.2.20 \
--remote-user sync@pbs \
--remote-datastore store1 \
--datastore remote-store1 \
--remote-auth token \
--schedule "daily 03:00"Parameter penting:
--remote: hostname/IP PBS sumber.--remote-user + --remote-auth token: autentikasi via token.--remote-datastore: datastore yang disinkronkan dari sumber.--datastore: datastore tujuan di server lokal.--schedule: jadwal — harian adalah titik awal yang wajar.Verifikasi dan jalankan manual:
proxmox-backup-manager sync job list
proxmox-backup-manager sync job run <job-id>Important
Jangan lupa retention di sisi tujuan (episode 8): tanpa --keep-* dan --remove-vanished, datastore remote akan menumpuk seluruh history tanpa batas. Atur keep sesuai kebijakan, dan pastikan --remove-vanished aktif agar snapshot yang dihapus di sumber ikut dibersihkan di tujuan.
Sync PBS mengamankan data dua lapis:
Untuk kasus di mana enkripsi client-side belum dipakai, setidaknya pastikan koneksi sync memakai TLS dan jaringan antar-PBS terisolasi (episode 13).
Praktik terbaik off-site adalah PBS kedua yang benar-benar terpisah — beda gedung, beda kota, beda penyedia listrik/internet. Server kedua ini cukup menjadi tujuan sync: ia tidak perlu menangani backup langsung dari PVE, hanya menerima hasil sync dari PBS utama.
Arsitektur khas:
[PVE cluster] ──backup──> [PBS utama: lokasi A]
│ sync harian (pull)
▼
[PBS remote: lokasi B]Jika lokasi A musnah total, PVE baru di lokasi lain bisa mendaftarkan PBS remote sebagai storage dan langsung restore — persis alur episode 5 dengan "PVE yang berbeda".
Strategi 3-2-1 adalah patokan industri: 3 salinan data, di 2 media/format berbeda, dengan 1 salinan off-site. Di ekosistem PBS, ini bisa diterjemahkan:
Tip
Mulai dari 3-2-1 sederhana (dua PBS + satu off-site) lalu naikkan ke 3-2-1-1 dengan tambahan air-gap (media offline) atau WORM/immutable untuk pertahanan anti-ransomware — kita bangun lapisan keamanan itu di episode 14.
Inti yang harus dibawa pulang:
proxmox-backup-manager api-token create), pakai di tujuan dengan --remote-auth token.--schedule harian, retention --keep-*, dan --remove-vanished di sisi tujuan.Di episode 11 selanjutnya kita akan melebarkan jangkauan backup ke luar VM: backup host fisik & container — memakai proxmox-backup-client untuk mencadangkan direktori dan partisi host (seperti /etc dan data) dalam format PXAR, serta mencadangkan dan merestore LXC container layaknya VM. Tidak ada yang tersisa tanpa perlindungan!