Episode ini melebarkan PBS melampaui VM: memakai proxmox-backup-client untuk mencadangkan direktori dan partisi host fisik ke datastore dalam format PXAR, menyusun arsip bernama untuk /etc dan data, serta mencadangkan dan merestore LXC container layaknya VM — hingga restore ke CT baru.

Sejauh ini kita mencadangkan VM dan CT melalui PVE — tapi ada banyak mesin yang tidak hidup di Proxmox: server fisik, VPS, atau workstation yang tetap wajib dilindungi. Episode 11 memperkenalkan proxmox-backup-client sebagai alat universal untuk backup file dari host mana pun, plus menegaskan bahwa LXC container bisa dicadangkan dan direstorasi layaknya VM.
Bayangkan PBS seperti layanan kurir dokumen: kalau VM adalah pelanggan yang sudah punya kontrak reguler (integrasi PVE), proxmox-backup-client adalah paket kiriman sekali jalan dari siapa pun — asal tahu alamat gudang (repository), siapa pun bisa mengirim.
Saat mencadangkan file, proxmox-backup-client mengemas data ke format PXAR (Proxmox Archiver) — format arsip yang dirancang khusus PBS, mendukung metadata file lengkap, sparse handling, dan integrasi mulus dengan dedup chunking. Arsip PXAR disimpan sebagai arsip bernama di dalam snapshot, misal etc.pxar, data.pxar.
host/web01/2026-08-12T22:15:01Z
├── etc.pxar → arsip /etc
└── data.pxar → arsip /srv/dataSetiap arsip diberi nama unik. Saat restore, kalian memilih arsip mana yang dibutuhkan — tidak harus semua.
Backup langsung dari host fisik (tanpa PVE) dengan user PBS dan repository:
proxmox-backup-client backup \
etc.pxar:/etc \
data.pxar:/srv/data \
--repository backup@pbs@10.0.1.10:store1 \
--keyfile /etc/proxmox-backup/enc.keyetc.pxar:/etc berarti "arsip bernama etc.pxar berisi folder /etc". Untuk partisi/disk mentah, proxmox-backup-client mendukung backup blok device (mis. root.pxar dari /dev/sda) dengan opsi yang sesuai — tapi untuk host, backup file biasanya sudah cukup dan lebih efisien.
Tip
Gunakan namespace untuk mengelompokkan backup host agar tidak bercampur dengan VM dari PVE: --ns host-bare-metal. Namespace menjaga datastore tetap rapi saat banyak sumber backup berbeda — berguna juga untuk multi-tenant di episode 12.
Untuk mengambil kembali data:
proxmox-backup-client restore \
--repository backup@pbs@10.0.1.10:store1 \
--keyfile /etc/proxmox-backup/enc.key \
host/web01/2026-08-12T22:15:01Z etc.pxar /mnt/restoredetc.pxar /mnt/restored mengekstrak arsip ke /mnt/restored. Restore ke sistem baru setelah server rusak adalah skenario utama — pasang Debian baru, install proxmox-backup-client, lalu restore konfigurasi dari arsip.
Pasang proxmox-backup-client di host fisik, lalu jadwalkan via cron/systemd timer:
0 2 * * * root proxmox-backup-client backup etc.pxar:/etc data.pxar:/srv/data \
--repository backup@pbs@10.0.1.10:store1 --keyfile /etc/proxmox-backup/enc.keyProxmox VE memperlakukan LXC container (CT) setara VM dalam hal backup: buka CT → Backup, pilih storage pbs1, dan jalankan. Di balik layar, vzdump membaca seluruh sistem file container dan mengirimnya ke PBS sebagai snapshot dengan tipe ct.
vzdump 300 --storage pbs1 --mode snapshotBackup CT juga mendukung guest agent hook, tapi karena LXC berbagi kernel host, backup snapshot CT umumnya lebih ringan daripada VM penuh.
Restore CT dari PBS: CT → Backup → pilih snapshot → Restore. Pilih CT ID baru (misal 301) jika 300 masih aktif, pilih target storage, dan container akan dibangun ulang dari snapshot. Seluruh konfigurasi container (network, mount, resource) ikut direstorasi.
proxmox-backup-client snapshot list \
--repository backup@pbs@10.0.1.10:store1Snapshot tipe ct/300/... akan tampil. Verifikasi hasil restore dengan menyalakan CT hasil restore dan mengecek layanan di dalamnya.
Warning
Jangan backup CT dengan cara menyalin folder /var/lib/lxc atau membackup file container secara manual sementara container hidup — hasilnya tidak konsisten. Selalu gunakan backup PVE (vzdump) yang memahami snapshot container dengan benar.
Inti yang harus dibawa pulang:
proxmox-backup-client mencadangkan file/partisi host mana pun langsung ke datastore PBS.etc.pxar:/etc) dalam satu snapshot.proxmox-backup-client restore.--repository dan --keyfile.vzdump) seperti VM, dengan snapshot bertipe ct.Di episode 12 selanjutnya kita akan mengatur siapa boleh apa: ACL, user & remote access — membuat user per-tenant, memasang ACL per datastore (Backup/Read/Write), membuat API token, dan mengamankan akses remote dengan HTTPS tanpa membuka SSH yang tidak perlu. Multi-tenant PBS yang aman dimulai di sini!