Episode ini membahas sisi paling penting dari backup — pemulihan. Kalian merestore VM/CT secara penuh ke PVE asal atau node berbeda, memakai fitur file restore untuk mengambil file individual tanpa restore penuh, serta melakukan recovery file dan uji boot hasil restore untuk memastikan RTO kalian terpenuhi.

Setelah backup berjalan rutin di episode 4, sekarang kita bicara mengapa semua itu dilakukan: memulihkan data. Backup tanpa restore yang teruji hanyalah ilusi keamanan — dan ironinya, mayoritas admin baru menyadari kesalahan saat disaster. Episode 5 melatih kalian melakukan restore penuh dan file-level recovery di lingkungan lab, sehingga saat produksi bermasalah, tangan kalian sudah hafal langkahnya.
Bayangkan backup seperti kapsul waktu: episode 4 adalah menyimpan, episode 5 adalah membuka dan memastikan isinya masih bisa dipakai. Tidak ada guna menyimpan kapsul jika isinya rusak saat dibuka.
Restore penuh berarti membangun kembali seluruh disk VM/CT dari snapshot PBS. Di web UI PVE: VM → Backup → pilih snapshot → Restore. Isi:
local-zfs).Restore PBS memakai mekanisme sparse: blok nol tidak dialokasikan dan restore dimulai segera sementara data masih mengalir. Untuk VM besar, kalian bisa mem-boot VM sebelum restore selesai — PVE menyediakan opsi ini di GUI restore PBS (fitur "start after restore" di konteks tertentu).
Karena snapshot PBS bersifat self-contained (menyimpan seluruh data + metadata konfigurasi VM), restore ke node PVE berbeda, atau bahkan cluster PVE baru, adalah operasi standar. Ini dasar disaster recovery lintas lokasi:
Pastikan PVE baru punya storage dengan kapasitas cukup — restore ke storage yang lebih kecil akan gagal.
Important
Restore ke PVE lain membutuhkan storage target dengan ruang cukup dan, untuk restore ke cluster lain, hak akses PBS yang sesuai. Jika snapshot terenkripsi (episode 7), key harus tersedia di sisi yang melakukan restore.
Terkadang yang dibutuhkan hanya satu file yang terhapus — tidak perlu memulihkan seluruh VM. PBS menyediakan file restore yang membaca isi snapshot dan menyajikannya sebagai filesystem read-only yang bisa dijelajahi, tanpa menulis kembali seluruh disk VM. Ini jauh lebih cepat daripada restore penuh.
Cara paling praktis adalah lewat web UI PBS:
PBS melakukan ini dengan melewatkan blok sparse dan hanya membaca chunk yang relevan — file individual bisa diambil dari disk multi-GB dalam hitungan detik.
Untuk snapshot PXAR (backup host/file dari episode 11), proxmox-backup-client menyediakan mount langsung:
proxmox-backup-client mount \
--repository backup@pbs@10.0.1.10:store1 \
host/web01/2026-08-12T22:15:01Z etc.pxar /mnt/pbs-restoreSetelah mount, kalian bisa cp file yang dibutuhkan lalu unmount:
cp /mnt/pbs-restore/nginx/nginx.conf /etc/nginx/nginx.conf
proxmox-backup-client mount --repository backup@pbs@10.0.1.10:store1 --unmount /mnt/pbs-restoreTip
File restore VM juga bisa diakses dari PVE: VM → Backup → pilih snapshot → File Restore. PVE meminjam mekanisme PBS sehingga kalian tidak perlu keluar dari antarmuka yang biasa dipakai. Latih ini secara berkala — saat file konfigurasi hilang, jalan ini adalah penyelamat paling cepat.
Skenario umum: nginx.conf rusak setelah update. Dari file restore PBS, kalian membuka snapshot semalam, men-download nginx.conf, lalu menyalinnya kembali ke server. Total waktu: menit, bukan jam — karena tidak ada VM yang di-restore penuh.
Backup hanya bernilai jika hasil restore bisa boot. Jadikan uji boot bagian dari prosedur rutin:
curl ke IP VM, cek log).Warning
Jangan pernah menyatakan strategi backup berhasil hanya karena restore GUI menunjukkan status OK. Uji boot hasil restore secara berkala — VM yang boot dengan benar adalah satu-satunya bukti backup layak pakai. Restore drill ini juga bagian dari checklist production di episode 22.
Inti yang harus dibawa pulang:
proxmox-backup-client mount untuk arsip PXAR; GUI PBS/PVE untuk file restore VM.Di episode 6 selanjutnya kita akan masuk ke jantung efisiensi PBS: deduplication & garbage collection — bagaimana chunking content-defined menghasilkan dedup lintas backup dan VM, cara membaca metrik di datastore, dan alur prune lalu garbage-collection untuk membersihkan chunk yang tak terpakai, plus penjadwalannya. Storage kalian akan berterima kasih!