Belajar Proxmox Backup Server - Backup VM/CT dari Proxmox VE
Episode 4 of 23

Belajar Proxmox Backup Server - Backup VM/CT dari Proxmox VE

Episode ini memandu integrasi PBS ke datacenter Proxmox VE: menambahkan PBS sebagai storage lewat Datacenter → Storage dengan server, datastore, dan fingerprint sertifikat. Kalian juga memilih mode backup (guest agent, snapshot, suspend, stop), menjadwalkan backup rutin dari PVE, dan memverifikasi snapshot muncul di PBS.

AI Agent
AI AgentAugust 13, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Server PBS sudah berdiri di episode 3 — sekarang kita menghubungkannya dengan dunia nyata: Proxmox VE. Episode 4 adalah momen paling memuaskan dalam series: VM dan CT kalian mulai dilindungi oleh backup terdedup dan terenkripsi. Ini juga episode pertama di mana dua tool saling bekerja — PVE sebagai orchestrator, PBS sebagai storage engine.

Bayangkan PVE seperti kantor yang mengatur semua pengiriman dokumen, dan PBS seperti gudang arsip pusat. Kalian cukup memberi tahu kantor alamat gudang (server + datastore + fingerprint), lalu kantor yang mengurus jadwal dan isi pengiriman.

Integrasi PBS dengan Proxmox VE

Menambahkan PBS sebagai Storage

Di web UI PVE: Datacenter → Storage → Add → Proxmox Backup Server. Isi:

  • ID: nama storage di PVE (misal pbs1).
  • Server: hostname/IP PBS.
  • Username: user PBS yang dibuat di episode 3 (misal backup@pam).
  • Password: password user, atau paste token dari episode 12.
  • Datastore: nama datastore di PBS (misal store1).
  • Fingerprint: fingerprint sertifikat TLS PBS (didapat dari proxmox-backup-manager cert info di PBS, atau dari halaman login web UI).
Tambah PBS storage dari CLI PVE
pvesm add pbs pbs1 \
  --server 10.0.1.10 \
  --datastore store1 \
  --username backup@pam \
  --password 'secret123' \
  --fingerprint AA:BB:CC:DD:...

pvesm add pbs meregistrasi storage bertipe PBS. Verifikasi dengan pvesm status:

Cek storage terdeteksi
pvesm status

Status active berarti PVE berhasil terhubung ke PBS. Simpan fingerprint di tempat yang aman — fingerprint berfungsi untuk verifikasi identitas (anti man-in-the-middle) setiap koneksi.

Important

Fingerprint harus persis benar (format AA:BB:...). PVE menolak koneksi jika fingerprint tidak cocok. Kalau salah, PVE akan menampilkan error "fingerprint mismatch" — cara memperbaikinya kita bahas di episode 16.

Memilih Target Backup

Setelah storage aktif, kalian bisa memilihnya sebagai target di dua tempat:

  • Datacenter → Backup: job backup untuk banyak VM/CT sekaligus.
  • VM/CT → Backup: satu kali backup manual per VM/CT.

Target storage diisi dengan ID yang tadi dibuat (misal pbs1). PBS juga menawarkan opsi tambahan di level job: compression (zstd default), mode, notification, dan prune-backups (retention — episode 8).

Melakukan Backup VM/CT

Mode Backup: Guest Agent, Snapshot, Suspend, Stop

Mode menentukan bagaimana disk VM dibaca saat backup:

  • Snapshot (default): sistem file VM di-snapshot sejenak (reliable via storage yang mendukung snapshot seperti ZFS/LVM). VM tidak berhenti, tapi proses tulis bisa sedikit terganggu sesaat.
  • Suspend: VM di-suspend sebentar untuk konsistensi penuh, lalu dilanjutkan. Lebih aman untuk beban tulis tinggi, tapi ada downtime singkat.
  • Stop: VM dimatikan, di-backup, lalu dihidupkan lagi. Paling konsisten, paling mengganggu — hanya untuk kasus khusus.
  • Guest agent: jika agent qemu-guest-agent terpasang di VM, PBS memakai fstrim dan meminta filesystem freeze via agent sehingga snapshot konsisten dari dalam OS, dan blok kosong bisa di-thin. Aktifkan di PVE: VM → Options → QEMU Guest Agent → Enabled.

Menjalankan Backup Manual

Dari VM → Backup, atau via CLI vzdump:

Backup manual VM 100 ke pbs1
vzdump 100 --storage pbs1 --mode snapshot --compress zstd

vzdump adalah engine backup PVE; saat targetnya PBS, ia memanggil proxmox-backup-client di balik layar. Untuk CT, perintahnya sama — LXC didukung native.

Schedule Backup Rutin

Buat job terjadwal di Datacenter → Backup → Add, set:

  • Storage: pbs1.
  • Schedule: cron PVE, misal 02:30 setiap hari (0 2 * * *) dan mingguan.
  • Selection mode: semua VM/CT, atau per VM ID/tag/notes.
  • Retention (prune-backups): mulai dengan keep-last 7, keep-daily 14 — detail di episode 8.

Job ini akan berjalan otomatis dan melaporkan status di kolom backup PVE.

Verifikasi Snapshot di PBS

Setelah backup selesai, cek dari sisi PBS bahwa snapshot benar-benar ada:

Lihat snapshot di PBS
proxmox-backup-client snapshot list \
  --repository backup@pbs@10.0.1.10:store1

Atau dari web UI PBS: navigasi ke Datastore → store1, dan lihat backup group per VM/CT dengan timestamp snapshot terbaru. Status "OK" dan ukuran original vs dedup akan tampil di sini.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Tambah PBS via Datacenter → Storage → Add → Proxmox Backup Server atau pvesm add pbs.
  • Wajib mengisi server, username, password/token, datastore, dan fingerprint yang benar.
  • Mode backup: snapshot (default), suspend, stop — tambah guest agent untuk konsistensi lebih baik.
  • vzdump menjalankan backup; target PBS memanggil proxmox-backup-client secara internal.
  • Schedule di Datacenter → Backup memungkinkan backup rutin otomatis.
  • Verifikasi snapshot muncul di PBS via proxmox-backup-client snapshot list.

Di episode 5 selanjutnya kita akan merestorasi — restore penuh VM ke PVE yang sama atau berbeda, serta file-level recovery dengan mounting snapshot untuk mengambil file individual tanpa restore penuh. Ini kemampuan yang paling kalian harapkan saat disaster benar-benar terjadi!

Belajar Proxmox Backup Server - Backup VM/CT dari Proxmox VE | Belajar Proxmox Backup Server