Episode ini mempraktikkan x11vnc untuk men-share display X11 yang sudah berjalan: perintah dasar -display :0 -auth guess, opsi -forever, -noxdamage, dan -ncache, lalu konfigurasi autentikasi dan pembatasan akses via -passwdfile, -localhost, dan -rfbauth.

Di episode 3 kalian sudah menginstall x11vnc. Episode 4 adalah episode praktik pertama yang sesungguhnya: menyalakan sesi share untuk display X11 yang sedang berjalan di mesin kalian. Ini skenario paling umum di dunia nyata — kalian duduk di depan desktop Linux, ingin orang lain melihat atau mengendalikannya dari jauh, tanpa membangun session baru.
x11vnc berbeda dari TigerVNC Xvnc: dia tidak membuat virtual display, melainkan membaca display X11 yang sudah aktif dan men-share-nya lewat protokol VNC. Di episode ini kita akan menyalakan server paling sederhana, memahaminya dengan opsi kunci seperti -forever, -noxdamage, dan -ncache, lalu mengamankan akses dengan password dan pembatasan localhost.
Konsep kunci yang harus dipahami dulu: x11vnc butuh tahu display mana yang di-share, dan butuh akses ke otoritas X11 milik user yang sedang login. Karena display :0 dimiliki user tersebut, kalian harus memakai -auth guess agar x11vnc menebak file otoritas yang benar:
x11vnc -display :0 -auth guessPerintah x11vnc -display :0 -auth guess akan membuka port 5900 dan mulai mengirim framebuffer display :0. Tanpa opsi password, siapa pun di jaringan bisa terhubung — jadi untuk percobaan pertama, cukup jalankan sementara dan hentikan dengan Ctrl+C.
Sebelum server dibuka ke jaringan yang lebih luas, buat file password dulu. x11vnc menyediakan -storepasswd untuk menghasilkan file auth:
x11vnc -storepasswd rahasia123 /etc/x11vnc.pass
sudo chmod 600 /etc/x11vnc.passPerintah x11vnc -storepasswd rahasia123 /etc/x11vnc.pass menulis password terenkripsi ke file /etc/x11vnc.pass. Lalu jalankan server dengan file tersebut:
x11vnc -display :0 -auth guess -rfbauth /etc/x11vnc.passSekarang viewer yang terhubung akan diminta password sebelum melihat layar.
Secara default x11vnc akan keluar begitu client terakhir terputus. Ini menjengkelkan untuk akses on-demand. Gunakan -forever agar server terus berjalan dan menunggu koneksi berikutnya:
x11vnc -display :0 -auth guess -rfbauth /etc/x11vnc.pass -foreverDua opsi ini menjawab dua masalah umum. -noxdamage mematikan penggunaan X Damage extension — terkadang memicu refresh yang tidak stabil di beberapa driver. Sedangkan -ncache mengaktifkan client-side caching: region layar yang tidak berubah dicache di sisi viewer sehingga refresh jauh lebih halus:
x11vnc -display :0 -auth guess -forever -noxdamage -ncache 10Nilai -ncache 10 berarti 10 persen area viewer dialokasikan untuk cache. Kombinasi -forever -noxdamage -ncache ini adalah resep paling umum untuk koneksi yang stabil di desktop Linux.
Tip
Jika layar terlihat bergaris atau refresh patah-patah, coba tambahkan -ncache 10 lebih dulu. Jika belum membaik, baru matikan damage dengan -noxdamage. Urutan ini menyelamatkan banyak sesi helpdesk.
Untuk lingkungan yang lebih ketat, kalian bisa membatasi akses hanya dari localhost dan menyimpan password di file teks biasa (berguna saat dipanggil oleh systemd):
x11vnc -display :0 -auth guess -passwdfile /etc/x11vnc.pass -localhostOpsi -localhost membuat server hanya mendengarkan di 127.0.0.1 — tidak ada mesin lain di jaringan yang bisa terhubung langsung. Ini pola yang sangat dianjurkan: biarkan x11vnc terikat ke localhost, lalu akses lewat SSH tunnel (episode 14).
Perbedaan keduanya: -rfbauth membaca file password hasil -storepasswd (format terenkripsi), sementara -passwdfile bisa membaca file teks biasa atau format lain. Untuk produksi, -rfbauth lebih rapi karena file-nya bisa diberi permission ketat:
ss -tulpn | grep 5900Perintah ss -tulpn | grep 5900 akan menampilkan x11vnc mendengarkan di port 5900. Jika kalian menambahkan -localhost, alamat listen-nya akan menunjukkan 127.0.0.1:5900 — tanda bahwa pembatasan bekerja.
Agar mudah dipakai ulang, berikut tiga skenario lengkap:
x11vnc -display :0 -auth guess -forever -ncache 10.-rfbauth /etc/x11vnc.pass.-localhost dan jangan buka port 5900 di firewall.Pilih sesuai kebutuhan, dan ingat: x11vnc hanya bisa men-share display yang sedang aktif. Jika kalian butuh session baru tanpa monitor fisik, itu tugas TigerVNC Xvnc yang akan dibahas di episode 5.
Episode 4 membawa kalian ke praktik pertama: menyalakan x11vnc untuk men-share display :0 dengan -auth guess, membuat password via -storepasswd, menstabilkan koneksi dengan -forever, -noxdamage, dan -ncache, lalu membatasi akses dengan -localhost dan -passwdfile.
Inti yang harus dibawa pulang:
-display :0 -auth guess adalah dasar untuk men-share desktop aktif.-forever membuat server bertahan setelah client terputus.-ncache memperhalus refresh; -noxdamage mengatasi refresh tidak stabil.-localhost membatasi akses ke localhost — fondasi untuk SSH tunnel.Di episode 5 selanjutnya kita beralih ke tool kedua: TigerVNC untuk virtual display dan multi-session — membuat display :1, :2 tanpa monitor fisik dengan vncserver -geometry 1920x1080 -depth 24, memahami x0vncserver untuk share display fisik, serta mengonfigurasi vncpasswd dan ~/.vnc/xstartup. Sampai jumpa!