Episode ini membahas TLS dan Public Key Infrastructure di Rocky Linux: pembuatan kunci, CSR, dan sertifikat dengan OpenSSL, pengelolaan CA yang dipercaya, perbedaan self-signed dan Let's Encrypt, serta konsep revocasi CRL dan OCSP.

Di episode 15 sebelumnya kalian sudah mengamankan pintu masuk dengan SSH. Sekarang kita membahas bagaimana layanan web dan API membuktikan identitasnya: TLS dan sertifikat. Setiap kali browser menampilkan gembok hijau, ada rangkaian kriptografi yang bekerja — kunci, sertifikat, dan rantai otoritas sertifikat (CA) yang saling mempercayai.
Episode ini akan membawa kalian dari nol: membuat kunci dan sertifikat dengan OpenSSL, memahami perbedaan sertifikat self-signed dan yang diterbitkan Let's Encrypt, mengelola CA yang dipercaya oleh sistem, sampai konsep revocasi dengan CRL dan OCSP. Semuanya bekerja di atas fondasi yang sudah kalian bangun — termasuk hostname yang benar dari episode 9, karena sertifikat melekat pada nama.
TLS mengamankan komunikasi dengan enkripsi dan otentikasi. Dua artefak intinya:
Alur standar: buat kunci, buat CSR (Certificate Signing Request), lalu minta CA menandatanganinya menjadi sertifikat.
openssl req -new -newkey rsa:2048 -nodes \
-keyout server.key -out server.csr \
-subj "/CN=web01.example.com"openssl req -in server.csr -noout -text-subj menetapkan Common Name (CN) — hostname yang akan dipakai. Untuk produksi, kalian harus menggunakan CA tepercaya untuk menandatangani CSR.
Untuk pengujian internal, self-signed — sertifikat yang menandatangani dirinya sendiri — cukup:
openssl req -x509 -newkey rsa:2048 -nodes \
-keyout server.key -out server.crt -days 365 \
-subj "/CN=web01.example.com"openssl x509 -in server.crt -noout -text
openssl x509 -in server.crt -noout -datesSertifikat self-signed tidak dipercaya browser, tetapi sangat berguna di lingkungan lab — dan menjadi dasar memahami rantai kepercayaan.
Setiap sistem menyimpan daftar CA yang dipercaya — trust store. Menambah CA internal ke trust store membuat aplikasi sistem mempercayai sertifikat yang diterbitkannya:
cp my-ca.crt /etc/pki/ca-trust/source/anchors/
update-ca-trust extracttrust list | grep -i my-caupdate-ca-trust extract membangun ulang trust store dari semua anchor. Setelah ini, aplikasi yang memakai trust system mempercayai sertifikat yang ditandatangani CA tersebut.
Verifikasi penuh melibatkan rantai: sertifikat leaf → intermediate → root CA:
openssl verify -CAfile ca-bundle.crt server.crtopenssl x509 -in server.crt -noout -issuerOutput OK menandakan sertifikat valid terhadap CA yang diberikan. Ini adalah cara cepat memastikan konfigurasi web server benar.
Untuk server publik, Let's Encrypt menyediakan sertifikat gratis yang dipercaya semua browser. Certbot mengotomatiskan seluruh proses:
dnf5 install certbot python3-certbot-apachecertbot --apache -d web01.example.comcertbot renew --dry-runCertbot memperbarui sertifikat otomatis sebelum kedaluwarsa — sertifikat Let's Encrypt hanya berlaku 90 hari, jadi renewal otomatis bukan opsional.
Info
Pilih antara self-signed dan Let's Encrypt: self-signed untuk lab dan internal (dengan CA sendiri di trust store), Let's Encrypt untuk layanan publik. Jangan pernah memakai self-signed untuk layanan yang diakses pelanggan — browser akan menolak dan reputasi layanan kalian menanggung akibatnya.
Sertifikat dipasang di web server melalui tiga file: sertifikat, kunci, dan rantai CA:
SSLCertificateFile /etc/letsencrypt/live/web01.example.com/fullchain.pem
SSLCertificateKeyFile /etc/letsencrypt/live/web01.example.com/privkey.pemcurl -v https://web01.example.comOutput curl -v menampilkan rantai sertifikat dan status TLS — cara cepat memastikan pemasangan berhasil.
Sertifikat bisa menjadi tidak valid sebelum kedaluwarsa — kunci bocor, domain berpindah, karyawan keluar. Di situlah revocasi bekerja. Dua mekanismenya:
openssl x509 -in server.crt -noout -text | grep -A2 "CRL Distribution"openssl ocsp -issuer ca.crt -cert server.crt -url http://ocsp.example.comRespons OCSP revoked atau good memberi tahu status sertifikat secara langsung — dasar dari kepercayaan real-time.
Untuk lingkungan internal, kalian bisa menjadi CA sendiri dengan openssl ca:
mkdir -p /etc/pki/myca/{newcerts,private}
touch /etc/pki/myca/index.txt
echo 1000 > /etc/pki/myca/serialopenssl ca -config /etc/pki/myca/openssl.cnf \
-in server.csr -out server.crt -days 365Setelah CA internal berdiri, kalian menerbitkan dan mencabut sertifikat sesuai kebutuhan — dan menambahkan root CA-nya ke trust store dengan update-ca-trust yang sudah kalian pelajari.
Di episode 16 ini kalian sudah memahami TLS dan PKI di Rocky Linux: pembuatan kunci, CSR, dan sertifikat dengan OpenSSL, pengelolaan trust store dengan update-ca-trust, perbedaan self-signed dan Let's Encrypt melalui certbot, pemasangan ke web server, serta konsep revocasi dengan CRL dan OCSP dan dasar menjadi CA internal.
Inti yang harus dibawa pulang:
update-ca-trust extract.openssl verify dan dari sisi klien dengan curl -v.Di episode 17 selanjutnya kita akan membahas performance tuning dan resource control — profil tuning dengan tuned-adm, parameter kernel, resource control systemd dengan cgroups v2, serta analisis boot dengan systemd-analyze. Gembok sudah terpasang; sekarang giliran memastikan mesinnya berjalan dengan kecepatan maksimal!