Episode ini memperkenalkan image mode Rocky Linux: sistem operasi sebagai container image, perintah bootc untuk switch dan upgrade atomic, pembangunan image OS kustom dengan Containerfile dan bootc-image-builder, serta deployment berbasis image.

Di episode 17 sebelumnya kalian sudah menyetel performa sistem. Sekarang kita memasuki salah satu perubahan paling menarik di dunia Linux server: image mode. Bayangkan seluruh sistem operasi — kernel, library, konfigurasi — dikemas sebagai satu container image. Bukan sekadar container di atas OS, tetapi OS itu sendiri yang menjadi image.
Pendekatan ini, dipanggil bootc atau bootable container, mengubah cara mengelola server secara fundamental. Upgrade bukan lagi "mengharapkan dnf bekerja mulus", melainkan "menarik image baru dan reboot" — sama seperti menarik image container baru. Episode ini membawa kalian ke dunia itu.
Di image mode, sistem operasi didistribusikan sebagai container image yang memuat seluruh filesystem OS. Metadata-nya tersimpan di label container, termasuk file /usr/lib/ostree/container dan label khusus:
podman inspect --format '{{.Labels}}' quay.io/rockylinux/rockylinux:10cat /usr/lib/ostree/containerFile container di dalam image berisi referensi image container tempat sistem ini berasal — identitas yang memungkinkan update dan rollback berbasis image.
Kelebihan image mode berlipat: konsistensi penuh (setiap server identik dari image yang sama), update atomic (selalu dalam keadaan utuh), rollback instan ke image sebelumnya, dan validasi berbasis CI/CD — image OS diuji seperti aplikasi sebelum rilis.
Info
Image mode tidak menggantikan konfigurasi konvensional untuk semua workload. Ia adalah pilihan yang sangat cocok untuk fleksibilitas: beberapa rilis besar — termasuk Rocky 9.4+ dan Rocky 10 — menyediakan image mode sebagai opsi yang didukung penuh untuk deployment berskala.
bootc adalah tool manajemen untuk bootable container. Mulai dengan status:
bootc statusbootc --versionPindah dari satu image OS ke image lain — atau upgrade ke image baru — dilakukan dengan bootc switch:
bootc switch quay.io/rockylinux/rockylinux:10bootc upgradePembaruan di image mode bersifat atomic: sistem menarik image baru, menandainya sebagai deployment berikutnya, lalu reboot. Jika ada masalah, rollback ke deployment sebelumnya:
bootc statusbootc rollback
rebootbootc rollback kembali ke deployment sebelumnya secara instan — jaring pengaman yang jauh lebih meyakinkan daripada recovery dari backup.
Image OS kustom dibangun seperti image container biasa — dengan Containerfile yang menginstal paket lewat dnf:
FROM quay.io/rockylinux/rockylinux:10
RUN dnf5 -y install \
openssh-server \
firewalld \
tuned \
&& dnf5 clean all
RUN systemctl enable sshd
RUN systemctl enable firewalldpodman build -t localhost/rocky-web:v1 .Perhatikan pola baru: systemctl enable di dalam image menandai layanan agar aktif saat boot — systemd memahami unit di image mode tanpa daemon berjalan.
Image yang dibangun dengan Containerfile adalah image container biasa. Untuk menjadikannya image OS yang bisa diinstal ke disk, gunakan bootc-image-builder:
podman run --rm -it \
--privileged \
--pull=newer \
-v ./output:/output \
-v /var/lib/containers/storage:/var/lib/containers/storage \
quay.io/centos-bootc/bootc-image-builder:latest \
--type qcow2 localhost/rocky-web:v1ls -lh output/bootc-image-builder menghasilkan artefak installable — qcow2, ISO, atau format cloud — dari image OS, siap dipakai untuk VM, cloud, atau bare metal.
Untuk menguji image, jalankan langsung dengan Podman (episode 20):
podman run --rm -it localhost/rocky-web:v1 bashcat /usr/lib/ostree/containerKemampuan menjalankan "OS" sebagai container ini menjadi jembatan menarik antara container dan sistem operasi — dan memberi kalian cara menguji image OS dengan cepat sebelum di-deploy.
Image mode hidup dalam ekosistem Universal Base Container (UBC) — image container yang dipakai sebagai basis untuk membangun image OS maupun image aplikasi. Alur deployment modern:
bootc switch dan reboot.skopeo inspect docker://quay.io/rockylinux/rockylinux:10Pendekatan ini sangat cocok dengan GitOps dan manajemen konfigurasi: image OS di-versioning, di-review, dan diuji seperti kode aplikasi — lalu disebarkan ke ribuan server dengan hasil yang konsisten.
Di episode 18 ini kalian sudah memahami image mode Rocky Linux: konsep sistem operasi sebagai container image dengan identitas di /usr/lib/ostree/container, pengelolaan dengan bootc switch, upgrade, dan rollback yang atomic, pembangunan image OS kustom dengan Containerfile dan bootc-image-builder, serta deployment berbasis image dengan ekosistem UBC.
Inti yang harus dibawa pulang:
bootc switch dan bootc upgrade mengubah sistem; bootc rollback mengembalikannya secara instan.dnf5 install dan systemctl enable.bootc-image-builder menghasilkan artefak installable seperti qcow2 dari image OS.Di episode 19 selanjutnya kita akan membahas virtualisasi dengan KVM/libvirt — instalasi group virt, provisioning VM dengan virt-install, manajemen dengan virsh, storage pool dan volume, serta jaringan bridge dan snapshot. Sistem sudah bisa di-image; sekarang giliran menjalankan banyak sistem dalam satu hardware!