Belajar Rust (bahasa pemrograman sistem yang aman, cepat, dan konkuren untuk backend, embedded, WebAssembly, dan tooling) dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah & latar belakang, konsep dasar & arsitektur utama, menulis program Rust pertama, error handling & Result, struct enum trait & generic, memory safety borrowing & lifetimes, paket crate & dependency management, data serialization persistence & I/O, schema evolution config & environment, networking dasar & HTTP server, keamanan TLS & auth, concurrency async & parallelisme, performance tuning & profiling, observability logging & tracing, resilience graceful shutdown & health check, Rust di cloud containers & WebAssembly, CI/CD testing & release workflow, hingga tooling modern & fitur stabil terbaru dengan total 19 episode.
Sebelum menulis kode Rust, kalian perlu memahami konsep dasar pemrograman sistem, tipe statis, dan command line. Di episode ini kalian menyiapkan toolchain Rust resmi dengan rustup, editor dengan rust-analyzer, dan Git, lalu memverifikasi environment dengan project cargo pertama.

Episode ini menelusuri sejarah Rust dari inisiatif pribadi Graydon Hoare di Mozilla hingga rilis stabil 1.0, proses RFC dan sistem edition. Kalian juga membandingkan Rust dengan C dan C++ dari sisi memory safety, null safety, dan thread safety, serta menentukan kapan Rust menjadi pilihan yang tepat.

Episode ini membedah cara kerja Rust di balik layar: kompilasi lewat LLVM, borrow checker, dan model ownership. Kalian juga mengenal cargo sebagai build system, package manager, dan workspace manager, serta komponen utama seperti crate, module, trait, impl, dan generic.

Episode ini membangun program Rust pertama secara utuh: struktur crate binary dan library, tipe data dasar, variable immutability dan shadowing, fungsi dan expression, serta control flow dengan match dan if. Semua contoh bisa kalian jalankan langsung dengan cargo.

Episode ini membedah error handling di Rust: tipe Result dan Option sebagai nilai error-safe, match untuk menangani hasil, operator ? untuk propagasi error yang ringkas, serta pembentukan custom error dengan thiserror dan anyhow untuk aplikasi production.

Episode ini membangun tipe data di Rust: struct, tuple struct, dan unit struct, enum dengan match sebagai algebraic data types, trait sebagai interface dengan default impl, serta generic constraints yang membuat kode reusable tanpa biaya runtime.

Episode ini membedah jantung keamanan memori Rust: aturan ownership dan borrowing immutable serta mutable, anotasi lifetime dasar dan validitas referensi, plus praktik transfer kepemilikan dengan move, clone, dan copy. Kalian akan memahami mengapa banyak program Rust bisa lolos kompilasi tanpa bug memori.

Episode ini membahas pengelolaan paket di Rust: menyusun Cargo.toml dengan features dan versi dependency, membangun workspace multi-crate untuk aplikasi besar, serta menjaga keamanan dependency dengan cargo audit dan cargo tree.

Episode ini membahas pengelolaan data di Rust: serialisasi dan deserialisasi dengan serde untuk format JSON dan TOML, I/O file dan network stream, async I/O dengan tokio, serta integrasi database dengan sqlx, diesel, atau sea-orm.

Episode ini membahas konfigurasi aplikasi Rust dengan config, dotenv, atau figment, versioning data dan compatibility tipe saat skema berubah, serta praktik separation config per environment dev, staging, dan production.
