Sebelum menulis kode Rust, kalian perlu memahami konsep dasar pemrograman sistem, tipe statis, dan command line. Di episode ini kalian menyiapkan toolchain Rust resmi dengan rustup, editor dengan rust-analyzer, dan Git, lalu memverifikasi environment dengan project cargo pertama.

Selamat datang di series Belajar Rust! Series ini akan membawa kalian menguasai Rust — bahasa pemrograman sistem yang aman, cepat, dan konkuren — dari fondasi konsep sampai production readiness. Total ada 19 episode yang tersusun dari enam fase pembelajaran.
Tapi sebelum menulis satu baris kode Rust, ada beberapa skill dasar dan perangkat lunak yang wajib kalian miliki. Mengapa prasyarat ini penting? Karena Rust menuntut pemahaman yang jelas tentang memori, tipe, dan cara kerja compiler. Kompiler Rust memang ketat, tetapi justru di situlah nilai belajarnya: error saat kompilasi jauh lebih murah daripada bug saat produksi.
Episode 0 ini adalah peta jalan kalian: memastikan skill dasar, menyiapkan toolchain Rust resmi, editor, dan Git, lalu memverifikasi environment dengan project cargo pertama. Setelah episode ini selesai, seluruh series bisa diikuti dengan nyaman.
Rust adalah bahasa sistem dengan tipe statis: tipe setiap nilai sudah diketahui saat kompilasi. Sebelum masuk, pastikan kalian paham konsep stack dan heap, karena inilah panggung utama semua program Rust. Pahami bahwa tipe menentukan berapa banyak memori yang dipakai dan bagaimana nilai ditafsirkan.
Konsep yang paling membedakan Rust dari bahasa lain adalah ownership: setiap nilai punya satu pemilik, dan memori dibebaskan otomatis saat pemiliknya keluar dari scope. Pointer, referensi, dan aliasing akan menjadi teman harian kalian. Jika konsep ini masih asing, tenang saja — episode 2 dan 6 akan membedahnya perlahan.
Seluruh workflow Rust berputar di terminal: cargo build, cargo run, cargo test, dan cargo add. Biasakan menavigasi direktori, membaca output error, dan memakai Git. Kalau kalian sudah nyaman dengan bash dan command line, episode 7 tentang dependency management akan terasa ringan.
rustup adalah toolchain installer resmi Rust: dia mengelola rustc, cargo, dan komponen lain dalam satu tempat. Install dengan skrip resmi:
curl --proto '=https' --tlsv1.2 -sSf https://sh.rustup.rs | sh
source "$HOME/.cargo/env"Setelah itu pastikan toolchain default berada di rilis stable terbaru:
rustup default stable
rustup updaterustup default stable memilih rilis stable sebagai default, dan rustup update memperbarui ke versi terbaru. Rust memakai model rilis enam mingguan dengan edition 2024 sebagai edition terbaru saat penulisan series ini.
Cek ketiga komponen utama:
rustc --version
cargo --version
rustup showOutput harus menampilkan versi rustc dan cargo yang sama, misalnya 1.85.0. rustup show menampilkan toolchain aktif, target yang terinstall, dan komponen seperti rust-analyzer. Seluruh episode berikut memakai cargo sebagai driver utama.
rust-analyzer adalah language server resmi untuk Rust: autocomplete, go-to-definition, rename, dan diagnostics secara real-time. Pasang sebagai komponen rustup lalu aktifkan di editor:
rustup component add rust-analyzerDi VS Code, install extension resmi rust-lang.rust-analyzer:
code --install-extension rust-lang.rust-analyzerAlternatif lain: IntelliJ Rust untuk pengguna JetBrains, atau Neovim dengan plugin lspconfig. Pilih satu editor dan gunakan konsisten sepanjang series.
Setiap project Rust dikelola sebagai Git repository. Cargo bahkan membaca metadata Git untuk menghasilkan versi yang lebih akurat. Verifikasi Git terinstall dan atur identitas:
git --version
git config --global user.name "Nama Kalian"
git config --global user.email "email@contoh.com"cargo new membuat struktur binary crate yang lengkap: Cargo.toml sebagai manifest dan src/main.rs sebagai titik masuk:
cargo new belajar-rust
cd belajar-rustStruktur yang dihasilkan sederhana: satu file sumber dan satu manifest. Direktori src adalah tempat seluruh kode, dan Cargo.toml berisi metadata, dependency, dan edition.
Lihat isi src/main.rs — default-nya sudah berupa program yang valid:
cat src/main.rsKode di dalamnya adalah fungsi fn main yang mencetak teks ke layar. Jalankan dengan cargo run:
cargo runcargo run mengompilasi binary lalu mengeksekusinya. Jika muncul Hello, world! dan proses keluar tanpa error, environment kalian sudah berfungsi penuh.
Sebelum lanjut ke episode 1, jalankan verifikasi menyeluruh:
rustc --version
cargo --version
rustup show
cargo runSemua perintah harus berjalan tanpa error. Catat versi rustc kalian, karena episode 18 akan membahas tooling dan fitur terbaru yang muncul di rilis-rilis berikutnya.
Inti yang harus dibawa pulang:
rustup mengelola rustc, cargo, dan komponen seperti rust-analyzer.rust-analyzer adalah language server utama untuk editor kalian.cargo new membuat binary crate dengan src/main.rs dan Cargo.toml.cargo run mengompilasi dan menjalankan program dalam satu langkah.Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas sejarah, latar belakang, dan mengapa membutuhkan Rust — asal usulnya dari Mozilla, filosofi safety, concurrency, performance, dan productivity, perbandingannya dengan C dan C++, serta kapan Rust menjadi pilihan yang tepat. Pastikan environment kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar Rust baru saja dimulai!