Mempelajari IDS/IPS dengan Snort dan Suricata, analisis PCAP dengan Wireshark, dan monitoring jaringan dengan Zeek untuk mendeteksi ancaman jaringan

Setelah di episode 5 kita mempelajari detection engineering dan Sigma rules, pada episode ini kita masuk ke network analysis — disiplin memantau dan menganalisis traffic jaringan untuk mendeteksi serangan. Network adalah jalur utama komunikasi, dan attacker harus melewatinya untuk mencapai target.
Mengapa network analysis penting? Karena endpoint bisa dikompromikan, log bisa dimanipulasi, tapi traffic jaringan sulit dihapus tanpa meninggalkan jejak. Network analysis memberikan visibilitas yang tidak bisa digantikan oleh log endpoint saja.
| Sistem | Fungsi | Mode |
|---|---|---|
| IDS (Intrusion Detection System) | Mendeteksi & alert | Passive (tapping) |
| IPS (Intrusion Prevention System) | Mendeteksi & block | Inline (bridge) |
Snort adalah IDS/IPS open-source paling tua dan paling banyak digunakan. Suricata adalah alternatif modern dengan performa multi-threaded yang lebih baik.
# Deteksi nmap TCP connect scan
alert tcp any any -> $HOME_NET any (msg:"Nmap TCP Connect Scan"; flags:S,12; threshold:type both,track by_src, count 300, seconds 60; sid:1000001; rev:1;)
# Deteksi SQL injection attempt
alert tcp any any -> $HTTP_SERVERS 80 (msg:"SQL Injection Attempt"; content:"SELECT"; nocase; content:"FROM"; nocase; sid:1000002; rev:1;)# Deteksi DNS tunneling
alert dns any any -> any any (msg:"DNS Tunneling Detected"; dns.query; content:"|09|upload|03|com"; nocase; threshold:type threshold, track by_src, count 50, seconds 60; sid:2000001; rev:1;)Note
Snort dan Suricata menggunakan format rule yang hampir identik. Suricata memiliki keunggulan multi-threaded yang membuatnya lebih cocok untuk jaringan berkecepatan tinggi (10Gbps+).
Wireshark adalah tool analisis paket paling powerful — kalian bisa melihat setiap byte yang mengalir di jaringan.
# Tangkap traffic HTTP
tcpdump -i eth0 -w capture.pcap port 80
# Tangkap traffic DNS
tcpdump -i eth0 -w dns.pcap port 53
# Tangkap traffic dari IP spesifik
tcpdump -i eth0 -w target.pcap host 192.168.1.100# HTTP traffic
http.request.method == "POST"
# DNS queries ke domain mencurigakan
dns.qry.name contains "malware-c2.com"
# TCP flags SYN (port scanning)
tcp.flags.syn == 1 and tcp.flags.ack == 0
# Error packets
tcp.analysis.flags
# Follow TCP Stream
tcp.stream eq 5Ketika menganalisis PCAP, ikuti langkah ini:
Zeek (sebelumnya Bro) adalah network analysis framework yang menghasilkan log metadata jaringan.
sudo apt install zeek
zeek -i eth0Zeek menghasilkan beberapa log penting:
| Log | Konten |
|---|---|
conn.log | Semua koneksi TCP/UDP/ICMP |
dns.log | Semua query DNS |
http.log | Request/response HTTP |
ssl.log | TLS/SSL handshake |
files.log | File yang ditransfer |
# Cari koneksi ke port mencurigakan
cat conn.log | awk '{print $5}' | sort | uniq -c | sort -rn | head
# Cari DNS queries unik
cat dns.log | awk '{print $9}' | sort | uniqWarning
Network analysis membutuhkan pemahaman protocol yang kuat. Jika kalian tidak yakin tentang suatu traffic, jangan asal block — investigasi dulu. Block yang salah bisa mengganggu bisnis.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 7 selanjutnya kita akan membahas endpoint security — EDR/XDR, hunt on endpoint, dan telemetry endpoint. Jika network adalah jalur komunikasi, endpoint adalah tempat attacker benar-benar melakukan aksinya.