Belajar Security Analyst - Threat Hunting
Episode 8 of 28

Belajar Security Analyst - Threat Hunting

Mempelajari hipotesis-driven hunting, IOCs vs baselines, hunt hypothesis development, dan menjalankan threat hunting exercise yang realistis

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 7 kita mempelajari EDR/XDR dan hunting on endpoint, pada episode ini kita dalami threat hunting secara menyeluruh — disiplin proaktif mencari ancaman yang belum terdeteksi oleh rules otomatis. Threat hunting adalah transformasi dari "menunggu alert" menjadi "mencari attacker".

Mengapa threat hunting penting? Karena setiap organisasi sudah terkompromasi — pertanyaannya bukan "apakah" tapi "kapan" dan "di mana". Rules otomatis menangkap serangan yang sudah dikenal; threat hunting menangkap yang belum dikenal.

Hunting Maturity Model

LevelKarakteristik
L0Tidak ada hunting — hanya menunggu alert
L1Hunting ad-hoc — sesekali tanpa prosedur
L2Hunting terstruktur — hipotesis, prosedur, dokumentasi
L3Hunting data-driven — analytics, machine learning
L4Hunting otomatis — AI-assisted, continuous

Hipotesis-Driven Hunting

Threat hunting dimulai dari hipotesis — dugaan yang bisa diuji dengan data.

Framework Pengembangan Hipotesis

100%

Contoh Hipotesis yang Baik

HipotesisData yang Dibutuhkan
"Attacker menggunakan DNS untuk C2"DNS query logs, anomali query pattern
"Ada lateral movement via RDP"Windows Event 4624 (Type 10), network flows
"Malware persistence via scheduled task"Event ID 4698, task creation logs
"Data exfiltration via DNS tunneling"DNS query length, volume analysis

IOC vs Baseline

Indicators of Compromise (IOC)

IOC adalah artefak spesifik dari serangan: IP addresses, file hashes, domain names, URL patterns.

Tipe IOCContohKekuatan
Network IOCIP 192.168.1.100Spesifik, mudah dideteksi
Host IOCHash abc123...Identifikasi malware spesifik
Behavioral IOCPowerShell encoded executionDeteksi teknik, bukan sample

Baseline "Normal"

Baseline adalah pemahaman tentang apa yang normal di environment kalian. Tanpa baseline, anomali tidak terlihat.

LinuxMembuat baseline sederhana
# Baseline: proses normal di server web
ps aux | sort -k3 -rn | head -20
 
# Baseline: koneksi normal
ss -tlnp | awk '{print $4}' | sort
 
# Baseline: login hours
last -F | awk '{print $4, $5, $6}' | sort | uniq -c

Tip

Baseline harus dibuat sebelum hunting. Jika kalian tidak tahu apa yang normal, semua akan terlihat mencurigakan — atau sebaliknya, semua akan terlihat normal. Investasikan waktu untuk memahami environment kalian.

Hunting Exercise

Skenario: Hunting for Lateral Movement

Hipotesis: "Ada attacker yang bergerak lateral menggunakan RDP dari workstation ke server."

Data yang dibutuhkan:

  • Windows Security Event 4624 (Logon Type 10 = RDP)
  • Network flow data ke port 3389
  • Process creation di server setelah RDP logon

Query hunting:

Hunting lateral movement via RDP (KQL)
DeviceLogonEvents
| where Timestamp > ago(7d)
| where LogonType == "Network" and RemoteIPType == "Public"
| where AccountName != "SYSTEM"
| summarize RDPCount = count() by DeviceName, AccountName, RemoteIP
| where RDPCount > 3
| sort by RDPCount desc

Evaluasi temuan:

  1. Apakah RDP dari external IP adalah normal?
  2. Account yang login, apakah sesuai role?
  3. Apakah ada proses mencurigakan setelah login?

Triage Hasil Hunting

KategoriTindakan
True PositiveEscalate ke IR, buat detection rule
False PositiveDokumentasi, tuning rules
Benign AnomalyTambah ke baseline, monitor
Insufficient DataKumpulkan data lebih banyak

Note

Tidak semua hunting menghasilkan temuan — dan itu normal. Tujuan hunting bukan selalu menemukan attacker, tapi membangun kepercayaan bahwa environment kalian bersih atau memahami di mana gap visibility berada.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Threat hunting adalah proaktif, bukan reaktif — mencari attacker, bukan menunggu alert.
  • Hipotesis-driven: mulai dari dugaan, uji dengan data.
  • IOC berguna tapi baseline lebih penting — tanpa baseline, anomali tidak terlihat.
  • Hunting menghasilkan detection rules baru — ini siklus berkelanjutan.

Di episode 9 selanjutnya kita akan membahas malware analysis dasar — triage sampel, sandbox analysis, dan static analysis. Ketika hunting menemukan file mencurigakan, malware analysis memberitahu kita apa yang dilakukannya.