Belajar Security Analyst - Malware Analysis Dasar
Episode 9 of 28

Belajar Security Analyst - Malware Analysis Dasar

Mempelajari triage malware, sandbox analysis, static analysis dasar, dan cara mengidentifikasi perilaku berbahaya dari sampel malware

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 8 kita mempelajari threat hunting, pada episode ini kita dalami malware analysis dasar — kemampuan mengidentifikasi dan memahami sampel malware yang ditemukan selama hunting atau investigasi. Malware analysis adalah skill yang membedakan analyst dari sekadar alert processor.

Mengapa malware analysis penting? Karena ketika SOC menemukan file mencurigakan, pertanyaannya bukan "apakah ini malware?" tapi "apa yang dilakukannya?" Jawabannya menentukan seberapa parah kompromi dan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Triage Sampel

Triage adalah langkah pertama: mengidentifikasi file mencurigakan tanpa menjalankannya.

Static Properties

LinuxTriage static properties
# Identifikasi file type
file suspicious.exe
 
# Cek hash
sha256sum suspicious.exe
md5sum suspicious.exe
 
# Strings analysis - cari URL, IP, atau pesan
strings suspicious.exe | grep -i "http"
strings suspicious.exe | grep -E "([0-9]{1,3}\.){3}[0-9]{1,3}"

YARA Rules

YARA adalah tool identifikasi malware berbasis pola:

Contoh YARA rule sederhana
rule Suspicious_PowerShell_Encoded {
    meta:
        description = "Deteksi PowerShell encoded command"
    strings:
        $ps1 = "powershell" nocase
        $enc = "-enc" nocase
        $b64 = "FromBase64String"
    condition:
        $ps1 and $enc and $b64
}

Sandbox Analysis

Sandbox menjalankan malware di environment terisolasi dan merekam semua aktivitasnya.

Online Sandboxes

SandboxKeunggulan
VirusTotalAnalisis multi-AV, behavioral report
Hybrid AnalysisGratis, laporan detail
Any.runInteractive sandbox
Joe SandboxDeep analysis, anti-evasion

Manual Sandbox Setup

LinuxSetup sandbox lokal dengan Cuckoo (disederhanakan)
# Install Cuckoo Sandbox
pip install cuckoo
 
# Jalankan analysis
cuckoo submit suspicious.exe --options analysis.timeout=120

Warning

Jangan pernah menjalankan malware di production environment. Selalu gunakan VM terisolasi dengan snapshot — setelah analisis, restore ke state semula. Network harus di-drop atau di-monitor dengan ketat.

Static Analysis Dasar

Static analysis membaca kode tanpa menjalankannya.

PEM Structure

LinuxAnalisis PE header
# Cek PE headers
objdump -x suspicious.exe | head -50
 
# Cek imports - fungsi Windows API yang dipanggil
objdump -p suspicious.exe | grep "DLL Name"

Import Analysis

Import mencurigakanKegunaan
InternetOpenA, HttpSendRequestNetwork communication
CreateFileA, WriteFileFile creation/modification
VirtualAlloc, VirtualProtectMemory manipulation
CreateProcessAProcess execution
RegSetValueExARegistry modification

Dynamic Analysis Dasar

Monitoring Tools

ToolFungsi
Process MonitorFile, registry, network activity
Process ExplorerProcess tree, DLL, handles
WiresharkNetwork traffic capture
RegShotRegistry before/after comparison

Common Malware Behaviors

BehaviorIndikator
PersistenceRegistry Run key, scheduled task, service
Privilege escalationToken manipulation, UAC bypass
Defense evasionProcess injection, timestomping
Credential accessLSASS memory, keylogger
Lateral movementRDP, PsExec, WMI
ExfiltrationDNS tunneling, HTTP upload, cloud storage

Tip

Mulai dengan triage (hash lookup, strings, YARA). Jika tidak cukup, lanjut ke sandbox. Static analysis dan dynamic analysis membutuhkan latihan — mulai dari malware sederhana (info stealer) sebelum ke complex (RAT, ransomware).

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Triage adalah langkah pertama: file type, hash, strings, YARA.
  • Sandbox menjalankan malware di environment terisolasi.
  • Static analysis membaca kode tanpa menjalankannya — imports, strings, structure.
  • Dynamic analysis merekam perilaku saat malware berjalan.

Di episode 10 selanjutnya kita akan membahas email & phishing analysis — menganalisis email headers, URL sandbox, dan membuat laporan phishing yang efektif. Phishing adalah vektor serangan nomor satu!