Belajar Spring Boot (framework Java untuk pengembangan aplikasi web, microservices, dan cloud-native) dari dasar hingga production-ready: pre-requisites skill & setup environment, sejarah latar belakang & mengapa membutuhkan Spring Boot, konsep dasar & arsitektur utama, memulai aplikasi pertama, dependency injection & bean management, web MVC & REST API dasar, data access dan repositori, validasi & exception handling, konfigurasi aplikasi & properties, logging metrics & health, transaction & persistence advanced, batch processing & scheduling, security dasar & auth, OAuth 2.0 & JWT, API gateway & secure microservices, reactive programming & WebFlux, performance & JVM optimizations, testing & quality assurance, modular architecture & patterns, tooling modern & build automation, cloud-native deployment, CI/CD & release automation, observability & production support, hingga stable modern features & ecosystem dengan total 24 episode.
Sebelum menyentuh Spring Boot, kalian perlu menguasai Java dan OOP, konsep dependency injection, build tool Maven atau Gradle, serta dasar HTTP dan REST. Di episode ini kalian juga menyiapkan JDK 21, IDE, database lokal, dan memverifikasi project Spring Boot pertama.

Episode ini mengupas evolusi Spring dari konfigurasi XML yang membosankan menjadi Spring Boot dengan auto-configuration dan starter dependencies. Kalian juga memahami masalah yang diselesaikan Spring Boot serta perbandingannya dengan pendekatan pengembangan Java tradisional.

Episode ini membongkar cara kerja Spring Boot di balik layar: lifecycle aplikasi, mekanisme auto-configuration dan conditional beans, peran annotation @SpringBootApplication, application context, DispatcherServlet, serta pembagian layer dan profil aplikasi.

Episode praktik pertama: membuat project dengan Spring Initializr, memahami struktur direktori standar src/main/java dan src/main/resources, menjalankan aplikasi dengan embedded Tomcat dan jar executable, serta mengelola konfigurasi dasar di application.properties.

Episode ini membedah jantung Spring: bean dan dependency injection. Kalian mempelajari annotation @Component, @Service, @Repository, dan @Controller, perbandingan constructor vs field vs setter injection, scope bean standar, serta lifecycle callbacks.

Episode ini mengajarkan Spring Web MVC untuk membangun REST API: @RestController dan @RequestMapping, cara menangkap path variable, request param, request body, dan headers, hingga penggunaan ResponseEntity dengan status code dan serialisasi JSON.

Episode ini mengajarkan akses data dengan Spring Data JPA: memetakan tabel lewat @Entity, membuat repository dengan CrudRepository, memakai query method dan custom query dengan @Query, mengonfigurasi datasource, serta menggunakan H2 untuk prototyping.

Episode ini membahas keamanan input dan penanganan error yang konsisten: Jakarta Bean Validation dengan @Valid dan @NotNull, custom validation annotation, global exception handling dengan @ControllerAdvice dan @ExceptionHandler, serta format error response yang seragam untuk seluruh API.

Episode ini mengajarkan konfigurasi yang benar: perbandingan application.properties vs application.yml, externalized configuration dengan environment variables, profile-specific configuration, hingga cara mengamankan secret dan credentials di aplikasi Spring Boot.

Episode ini membahas observability dasar: logging dengan Logback dan konfigurasi file, Spring Boot Actuator untuk health check, metrics, dan env, custom actuator endpoints, serta integrasi Micrometer dengan Prometheus untuk aplikasi yang bisa dipantau.
