Memindahkan administrasi ke cloud: mengelola VM cloud, storage, networking, dan IAM di AWS/GCP/Azure, lalu praktik migrasi beban kerja dari lab ke cloud dengan prinsip yang sama namun skala berbeda.

Semua yang kalian pelajari sejauh ini — administrasi OS, jaringan, storage, otomasi — adalah prinsip yang tidak lekang waktu. Episode 14 membuktikan itu dengan memindahkan panggungnya ke cloud: konsep yang sama, tetapi dalam bentuk yang dipesan-berdasarkan-kebutuhan, diukur per-pemakaian, dan diakses melalui API.
Mengapa sysadmin wajib paham cloud? Karena 2026 adalah era cloud-first & hybrid. Perusahaan tidak lagi membeli server fisik untuk setiap kebutuhan — mereka memesan VM, storage, dan jaringan di AWS/GCP/Azure. Kalian tetap mengelola, hanya panggungnya berbeda.
Layanan cloud bisa dipetakan ke konsep on-prem yang sudah kalian kenal:
| On-prem | AWS | GCP | Azure |
|---|---|---|---|
| Server fisik / VM | EC2 | Compute Engine | Virtual Machines |
| Disk / storage | EBS / S3 | Persistent Disk / Cloud Storage | Managed Disks / Blob Storage |
| Jaringan / VLAN | VPC & Subnet | VPC & Subnet | VNet & Subnet |
| Firewall | Security Groups | VPC Firewall | NSG |
| Identity | IAM | IAM | Entra ID (Azure AD) + RBAC |
| Backup | Snapshots / AMI | Snapshots / Images | Snapshots / Images |
Kuncinya: konsep tidak berubah, hanya nama dan antarmuka yang bergeser. VPC adalah VLAN kalian, security group adalah firewall kalian, IAM adalah group policy kalian.
Membuat VM di cloud mirip membuat VM di lab — tetapi lewat konsol/API, dengan pilihan yang jauh lebih banyak.
aws ec2 run-instances \
--image-id ami-0abcdef1234567890 \
--instance-type t3.micro \
--key-name my-keypair \
--security-group-ids sg-0123456789 \
--subnet-id subnet-0123456789 \
--tag-specifications 'ResourceType=instance,Tags=[{Key=Name,Value=web01}]'Pola yang perlu dipahami — bukan sekadar menjalankan:
Perbedaan besar dengan lab: di cloud, VM adalah barang sewaan — matikan yang tidak terpakai, karena per jamnya berbayar. Disiplin "cost awareness" adalah skill cloud admin yang baru.
Dua kategori storage yang harus dipahami:
| Jenis | Analogi | Contoh | Kegunaan |
|---|---|---|---|
| Block storage | Disk virtual | EBS, Persistent Disk | OS, database, file system |
| Object storage | Gudang file tak terbatas | S3, Cloud Storage, Blob | Backup, arsip, media |
Block storage melekat ke VM (mirip disk fisik); object storage berdiri sendiri, skala otomatis, dan sangat murah — tempat ideal untuk backup (episode 9 & 20).
aws s3 mb s3://lab-backup-bucket
aws s3 cp /srv/data/laporan.txt s3://lab-backup-bucket/
aws s3 ls s3://lab-backup-bucket/Konsep subnet, routing, dan firewall dari episode 6 kembali — dengan nama baru:
Kesalahan paling umum pemula cloud: meninggalkan port publik (SSH/DB) terbuka ke 0.0.0.0/0. Security group harus least privilege: hanya buka port yang dibutuhkan, hanya dari IP yang dikenal.
IAM di cloud adalah "group policy + RBAC" yang kalian pelajari di episode 5, dalam skala global. Prinsip yang sama berlaku:
| Prinsip | Penerapan Cloud |
|---|---|
| Least privilege | Grant role sekecil mungkin |
| Role over user | Beri akses ke role, bukan ke orang |
| MFA wajib | Aktifkan untuk semua akun pengguna, pasti untuk admin |
| Audit | Gunakan CloudTrail (AWS), Activity Logs (Azure), Cloud Audit (GCP) |
aws iam create-role --role-name backup-reader --assume-role-policy-document file://trust.json
aws iam attach-role-policy --role-name backup-reader --policy-arn arn:aws:iam::aws:policy/AmazonS3ReadOnlyAccessMigrasi bukan "membangun ulang dari nol", melainkan memindahkan beban kerja yang sudah ada. Alur terbaik untuk lab kalian:
curl, systemctl status, ss.Tip
Cara paling reproducible untuk migrasi adalah bukan menyalin server secara manual, melainkan membangun ulang dengan Ansible playbook (episode 13) atau template IaC — hasilnya identik, terdokumentasi, dan bisa diulang untuk server berikutnya. "Lift and shift" hanya untuk kasus khusus.
Warning
Cloud menambah satu tanggung jawab baru: cost. VM yang dibiarkan menyala, storage yang menumpuk, dan resource yang over-provision adalah pemborosan yang terlihat di tagihan bulanan. Bangun kebiasaan: beri tag, pantau usage, dan matikan yang tidak dipakai.
Inti yang harus dibawa pulang dari episode 14:
Di episode 15 selanjutnya kita akan membahas Hybrid Infrastructure — bagaimana on-prem dan cloud hidup berdampingan: koneksi VPN/Direct Connect, dan sinkronisasi identity, dengan praktik merancang environment hybrid. Inilah arsitektur yang paling banyak dipakai perusahaan 2026!