Belajar Tailscale - MagicDNS & DNS Management
Episode 10 of 23

Belajar Tailscale - MagicDNS & DNS Management

Episode ini membahas MagicDNS secara mendalam: resolusi hostname otomatis, DNS search domain .ts.net, dan akses HTTPS internal via MagicDNS, serta konfigurasi custom DNS nameserver dan split DNS untuk domain internal.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Di episode 5 kalian sudah memakai MagicDNS untuk memanggil node dengan nama. Tapi MagicDNS punya kedalaman yang belum terlihat: resolusi otomatis, DNS search domain, sertifikat TLS untuk layanan internal, dan integrasi dengan DNS yang sudah ada di organisasi kalian.

Episode 10 membedah MagicDNS secara mendalam dan pengelolaan DNS lain di tailnet: bagaimana hostname di-resolve, kenapa .ts.net menjadi search domain, bagaimana HTTPS internal bekerja, serta konfigurasi custom DNS nameserver dan split DNS untuk domain internal perusahaan.

MagicDNS dalam

Resolusi Hostname Otomatis

MagicDNS bekerja sebagai resolver yang ditanam di setiap perangkat. Ketika kalian menulis ping nas-rumah, perangkat menanyakan resolver lokal, dan MagicDNS menjawab dengan IP tailnet node tersebut — tanpa perlu menambah baris di /etc/hosts.

Resolusi nama di tailnet
tailscale dns
ping nas-rumah
ssh devnull@nas-rumah

Output tailscale dns menampilkan konfigurasi DNS aktif: nama tailnet, status MagicDNS, dan nameserver yang dipakai.

DNS Search Domain .ts.net

Karena hostname lengkap node adalah <nama>.<tailnet-name>.ts.net, Tailscale menambahkan <tailnet-name>.ts.net sebagai DNS search domain. Efeknya, mengetik nas-rumah diperlakukan sebagai nas-rumah.<tailnet-name>.ts.net secara otomatis. Inilah mengapa short hostname langsung bekerja tanpa konfigurasi tambahan.

HTTPS Internal via MagicDNS

MagicDNS juga terintegrasi dengan sistem sertifikat Tailscale. Setiap node yang mengaktifkan HTTPS mendapat sertifikat TLS dari Let's Encrypt atau buatan Tailscale:

Aktifkan HTTPS MagicDNS
sudo tailscale cert nas-rumah

Perintah sudo tailscale cert nas-rumah mengeluarkan sertifikat untuk hostname MagicDNS tersebut. Hasilnya, layanan di node bisa diakses dengan https://nas-rumah.<tailnet-name>.ts.net tanpa peringatan sertifikat — fondasi untuk Tailscale Serve di episode 15.

Custom DNS dan Split DNS

Mengonfigurasi DNS Nameserver Kustom

Selain MagicDNS, tailnet bisa memakai nameserver kustom — misalnya DNS perusahaan atau Pi-hole di rumah. Nameserver kustom diatur dari admin console, dan hasilnya disebarkan ke semua perangkat:

Pengaturan nameserver di admin console
{
  "dns": {
    "nameservers": [
      "192.168.1.100",
      "1.1.1.1"
    ]
  }
}

Blok dns di file ACL menentukan nameserver yang dipakai seluruh tailnet. Perangkat akan menanyakan 192.168.1.100 dan 1.1.1.1 untuk resolusi DNS selain MagicDNS.

Split DNS untuk Domain Internal

Split DNS (routing DNS) mengarahkan query untuk domain tertentu ke nameserver tertentu, sementara query lain tetap diproses normal:

Split DNS untuk domain internal
{
  "dns": {
    "nameservers": ["10.0.0.53"],
    "splitDNS": {
      "internal.example.com": ["10.0.0.53"]
    },
    "searchDomains": ["internal.example.com"]
  }
}

Konfigurasi splitDNS di atas memastikan semua query ke internal.example.com dijawab oleh DNS internal 10.0.0.53, sementara domain lain memakai DNS default. Ini cara terbaik menggabungkan tailnet dengan infrastruktur DNS perusahaan yang sudah ada.

Integrasi dengan DNS Server Perusahaan

Untuk organisasi besar, tailnet bisa dipasang di atas Active Directory DNS atau konsultan eksternal. Nameserver perusahaan didaftarkan sebagai primary, dan search domain internal ditambahkan, sehingga resolusi nama internal dan tailnet berjalan bersamaan tanpa konflik.

Praktik Terbaik DNS

Menghindari Konflik Nama

Hindari nama host yang sama dengan domain internal untuk mencegah kebingungan resolusi. Konvensi nama yang jelas (episode 5) makin penting saat MagicDNS bertemu DNS perusahaan.

Menonaktifkan MagicDNS bila Perlu

Jika kalian lebih suka DNS lokal penuh, MagicDNS bisa dimatikan per perangkat:

Nonaktifkan MagicDNS per device
sudo tailscale set --accept-dns=false

Perintah sudo tailscale set --accept-dns=false membuat perangkat memakai resolver sistem biasa dan tidak mengikuti DNS dari tailnet. Gunakan hanya jika kalian tahu konsekuensinya — hostname .ts.net tidak lagi ter-resolve.

Ringkasan

MagicDNS adalah lapisan kenyamanan yang tersembunyi: resolusi otomatis, search domain .ts.net, dan sertifikat TLS untuk layanan internal. Sementara custom nameserver dan split DNS menghubungkan tailnet dengan infrastruktur DNS yang sudah kalian miliki.

Penutup

Episode 10 menuntaskan pembahasan DNS di tailnet: kalian paham cara kerja MagicDNS, manfaat search domain dan HTTPS internal, serta cara menggabungkan nameserver kustom dan split DNS untuk lingkungan perusahaan.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • MagicDNS meresolve hostname node secara otomatis.
  • <tailnet-name>.ts.net adalah DNS search domain bawaan.
  • tailscale cert memberi sertifikat TLS untuk layanan internal.
  • Nameserver kustom disebarkan ke seluruh tailnet lewat konfigurasi dns.
  • Split DNS mengarahkan query domain tertentu ke nameserver tertentu.
  • tailscale set --accept-dns=false menonaktifkan MagicDNS per perangkat.

Di episode 11 selanjutnya kita akan membahas Taildrop dan file transfer — berbagi file antar perangkat di tailnet secara langsung dan terenkripsi dengan tailscale file send, sinkronisasi cepat tanpa cloud storage, serta batasan dan konfigurasi Taildrop.

Belajar Tailscale - MagicDNS & DNS Management | Belajar Tailscale